Minggu, 01 Desember 2019

Hati-Hati! Posisi Seks Ini Menyimpan Risiko untuk Kaum Pria

Dalam berhubungan seks, bukan hanya penyakit menular yang harus diwasapadai. Tetapi, cedera pada fisik juga harus diperhatikan, termasuk untuk kaum pria. Cedera seksual bisa terjadi akibat dari posisi yang dilakukan saat kegiatan seks berlangsung.

Sebuah studi dalam Journal of Impotence Research meneliti 90 pria yang berusia antara 18-66 tahun yang mengalami robeknya tunika albuginea atau biasa disebut dengan fraktur penis. Cedera ini terjadi saat bercinta dengan beberapa posisi tertentu, dan studi ini telah mencatatnya.

Dikutip dari Livestrong, 3 posisi ini mungkin malah berbahaya untuk si pria saat melakukan hubungan seks dengan pasangannya.

1. Doggy-Style

Dalam penelitian ini, posisi doggy-style menempati urutan pertama, karena telah menyebabkan 41 persen kasus fraktur penis. Seorang terapis seks di Delaware, dr Deb Laino mengatakan posisi ini dapat menyebabkan penis patah karena penetrasi yang kasar saat melewati vagina dan atau anus.  http://indomovie28.com/heartfall-arises-2016/

"Cara yang terbaik untuk menghindarinya adalah si pria harus memastikan penis dalam kondisi benar-benar ereksi. Selain itu, hindari risiko memuntar atau bergerak keras ke arah yang tidak alami, seperti ke samping," kata dr Laino.

2. Missionary

Meskipun dikenal sebagai posisi aman, bukan berarti tidak memiliki risiko. Berdasarkan penelitian ini, posisi missionary menjadi yang paling berisiko kedua yang membuat fraktur penis. dr Laino mengatakan, jika posisi pria berada di atas, sebagian gerakan dikendalikan olehnya. Ini dapat berisiko lebih rendah untuk mengalami fraktur.

Tapi, jika si pria terlalu bersemangat dalam melakukan gerakannya, hal ini akan membuat cedera penis seperti fraktur ini terjadi. Jadi, coba lebih dilambatkan untuk menghindari risiko ini.

3. Woman On Top

Posisi ini menjadi yang berbahaya ketiga. dr Shubham Gupta, MD, asisten profesor urologi dari University of Kentucky, mengatakan hal ini terjadi karena posisi wanita yang lebih tinggi daripada pria.

"Secara intuitif, posisi pria yang memiliki kontrol frekuensi dan kekuatan penetrasi ke vagina lebih rendah, dapat membuatnya rentan terhadap cedera penis," jelas dr Gupta.

dr Laino juga menambahkan, pada posisi ini berat tubuh wanita akan bertumpu semua pada pria. Jika wanita bergerak dengan kasar, cepat, atau berbelok-belok, maka akan mengakibatkan fraktur penis itu.

Bagaimana mengetahui penis itu patah?

dr Laino mengatakan, salah satu cara untuk mengetahuinya adalah muncul suara yang aneh saat melakukan seks. Saat penis patah terjadi, biasanya ada suara letupan yang berasal dari jaringan yang robek. Pada kasus yang parah, uretra akan rusak dan menyebabkan masalah buang air kecil. Jika pasangan curiga hal itu terjadi, segera bawa pria ke rumah sakit untuk diperiksa dan mendapatkan perawatan.

"Fraktur atau patah penis adalah cedera yang sangat mengganggu. Itu bisa menyebabkan tekanan psikologis untuk si pria. Tak hanya sakit, itu (penis) bisa membengkak hingga menyerupai terong," jelas dr Gupta. http://indomovie28.com/siren-song-2016/

Hamil 5 Bulan, Ini Perkembangan yang Dialami Janin dan Ibu

Memasuki usia kehamilan 5 bulan artinya ibu hamil telah memasuki trimester dua dan telah setengah jalan melewati masa kehamilan. Di titik ini, bentuk perut ibu hamil mulai terlihat membesar karena janin yang turut bertumbuh pesat.

Perut yang membesar artinya ibu hamil bisa mengganti pakaiannya dengan maternity wear yang lucu. Selain itu, mual yang biasa dirasakan di pagi hari juga sudah menghilang, digantikan dengan rasa ngidam.

Lalu tanda-tanda apa lagi yang biasa muncul saat hamil 5 bulan? Berikut perkembangan yang biasa dialami janin dan ibu saat usia kehamilan 5 bulan seperti dirangkum detikHealth:

1. Perkembangan Janin

Di usia kehamilan 5 bulan, janin akan memiliki bobot sekitar 200-400 gram dengan panjang sekitar 16 cm. Ukurannya bisa disamakan dengan satu buah pisang atau wortel.

Kulit janin juga mulai memproduksi vernix dan lanugo di tahap ini. Vernix adalah lapisan licin yang melindungi kulit selama janin berada di kantung amniotik.

Sementara lanugo adalah rambut halus yang menjaga vernix tetap berada di tempatnya. Sebagian besar lanugo akan menghilang sebelum waktu persalinan, tapi beberapa bayi dilahirkan dengan sedikit lanugo di beberapa bagian tubuhnya.

Janin juga sudah bisa merespon cahaya dan suara. Janin mulai bergerak dengan aktif dan ibu sudah bisa merasakan janin bergerak di perut.

Janin juga bisa bangun dan tidur pada interval yang reguler, dan bisa terbangun tiba-tiba jika mendengar suara yang keras. Otak dan organ internal bayi masih dalam tahap perkembangan dan akan terus berlanjut hingga masa persalinan.

2. Perubahan pada Ibu Hamil

Tidak hanya janin yang mengalami perubahan selama masa kehamilan, ibu hamil juga mengalami perubahan secara fisik dan dan mental. Perubahan fisik yang biasanya dialami ibu saat hamil 5 bulan antara lain munculnya varises dan stretch marks, payudara membesar, kuku yang cepat panjang dan rambut yang lebih tebal serta rasa lapar yang tidak berhenti.  http://indomovie28.com/thinning-2016/

Sementara itu perubahan mental antara lain pregnancy brain, mood swings dan stress. Ibu hamil juga akan merasakan gejala-gejala seperti sesak napas, sakit kepala, kelelahan, kram, konstipasi, sakit punggung serta bengkak di tangan, kaki dan wajah.

3. Makanan untuk Ibu Hamil

Untuk ibu hamil 5 bulan makanan tentu disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat demi kesehatan ibu dan bayi. Beberapa makanan yang direkomendasikan antara lain:

- Makanan yang mengandung kalsium seperti sayuran hijau, susu, sarden dan roti.

- Makanan yang mengandung zat besi seperti ikan, sayuran hijau, buah kering, kacang-kacangan dan daging sapi.

- Makanan yang mengandung asam folat seperti sayuran hijau, kacang merah, lentil, jeruk dan kacang-kacangan.

- Makanan yang kaya vitamin D seperti salmon dan susu.

- Makanan yang kaya vitamin A seperti wortel, sayuran hijau, hati dan susu.

Selain itu, ada juga makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil saat masa kehamilan mencapai 5 bulan yaitu makanan mentah, kafein, gorengan dan makanan pedas serta susu dan keju yang tidak dipasteurisasi.

4. Apa yang Harus Dilakukan Ibu Hamil?

Saat hamil 5 bulan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan ibu hamil untuk menjaga kesehatannya dan bayi, antara lain:

- USG untuk mengetahui jenis kelamin bayi. Dokter kandungan biasanya merekomendasikan ibu hamil untuk melakukan USG di usia ini di mana wujud bayi sudah terlihat cukup jelas.

- Banyak istirahat. Istirahat dan tidur malam yang cukup menjadi semakin penting di usia kehamilan ini. Ibu hamil seharusnya tidur selama 8-10 jam tiap malam.

- Merawat kulit. Perawatan kulit menjadi semakin penting mengingat stretch marks yang terus berkembang. Gunakan pelembab yang mengandung vitamin E di bagian perut, kaki, punggung, dada dan paha untuk mengurangi tampilan stretch marks.  http://indomovie28.com/microsex-office-2011/