Rabu, 08 Januari 2020

Liburan Pecinta Film yang Jadi Nyata di Jepang

 Ada banyak alasan untuk traveling ke Negeri Sakura Jepang. Salah satunya adalah lewat film atau anime.
Bagi pencinta anime mulai dari cerita yang klasik seperti Doraemon, Saint Seiya, Inuyasha, hingga yang modern seperti Captain Tsubasa, Card Captor Sakura, dan masih banyak lagi, negara Jepang menjadi salah satu tujuan traveling impian. Tak terkecuali bagi saya yang memiliki rasa ingin tahu yang besar.

Keseharian tokoh-tokohnya, kebiasaan yang diceritakan, lokasi-lokasi yang memanjakan mata, dan makanan-makanan yang ditampilkan membuat saya sejak masih kecil sudah berangan-angan ingin mengunjungi negara Jepang dan melihat semua itu secara langsung.

Saat kesempatan itu bisa tercapai, maka saya pun memanfaatkan sebaik mungkin untuk mewujudkan perjalanan impian yang tidak biasa khas pecinta anime yang sudah saya impikan sejak kecil. Apa saja yang biasanya ada di cerita anime dan bisa disaksikan dan dirasakan langsung di Jepang?

Melihat perempuan-perempuan berdoa di shrine sambil mengenakan kimono. Di berbagai anime seperti Sailormoon, Inuyasha, Samurai X, dan masih banyak lagi, pemandangan perempuan yang khusuk berdoa sambil mengenakan pakaian tradisional Jepang ini kerap ditunjukkan. Suasana damai dan tenang kerap ditunjukkan. Banyak shrine di Jepang, salah satunya adalah Fushimi-Inari yang berwarna merah yang terletak di Kyoto, Jepang.

Kyoto terkenal sebagai daerah budaya yang ditinggali penduduknya dari berbagai generasi. Nah, traveler pun dapat menyaksikan berbagai aktivitas penduduk lokal. Jika traveler bertumbuh pada era anime seperti Chibi Maruko Chan, Sinchan, dan masih banyak lagi, maka melihat aktiitas anak-anak yang menaiki bus sekolahnya bisa dilihat salah satunya di sudut jalan Kyoto saat traveler akan menuju hutan bambu yang terkenal yakni Arashiyama. Saat melihatnya, maka traveler akan teringat kelucuan Maruko dan teman-temannya.

Menjelajah ke kota lain seperti Osaka maka traveler bisa mengunjungi Osaka Castle. Castle ini akan mengigatkan traveler pada anime klasik seperti Samurai X. Tak hanya di Osaka, di kota-kota lain pun terdapat castle dengan ciri khas dan keindahan yang berbeda. Misalnya Himeiji Castle yang berwarna putih indah hingga dijuluki bangau putih.

Selanjutnya, jangan lupa menjelajah hingga di Hakodate, Hokkaido yang juga memiliki keunikannya sendiri. Di berbagai anime, kerap ditunjukkan bahwa orang Jepang sangat gemar berjalan kaki dan jembatan dengan sungai mengalir di bawahnya kerap menjadi lokasi yang memanjakan mata.

Hakodatte terkenal dengan keindahan kotanya dan terdapat banyak jembatan dengan pemandangan yang indah. Ikutlah menyisir jalan dan jembatan berbaur dengan penduduk lokal dan rasakan bagaimana cerita dalam anime itu bisa traveler nikmati juga dalam dunia nyata.

Satu lagi hal yang menarik yang bisa dilakukan di Hakodatte adalah berjalan menikmati hari di bawah pohon Sakura sambil mengenakan kimono. Adegan ini pun kerap ditunjukkan di berbagai anime seperti Samurai X, Cardcaptor Sakura, Inuyasha, hingga Kimi No Nawa.

Tentu untuk hal ini perlu menentukan waktu yang pas yakni di sekitar bulan Maret hingga awal Mei, sesuai pergerakan udara hangat di sepanjang Jepang. Saat berjalan di bawah Sakura sambil mengenakan kimono, traveler akan bernostalgia serasa berada dalam cerita-cerita anime.

Itu baru anime, salah satu jenis referensi film atau series. Masih banyak keseruan traveling dari berbagai referensi film lainnya. Salah satunya adalah film terkenal dunia yakni Mission Impossible ke-empat yang bertajuk Mission: Impossible Ghost Protocol yang salah satu lokasi pentingnya berada di Dubai.

Saat melihat Tom Cruise berada di Burj Khalifa, Dubai, maka saya sebagai penikmat film sontak langsung berangan-angan suatu saat nanti bisa mengunjungi gedung pencakar langit setinggi 828 meter dari permukaan tanah itu.

Tak hanya karena referensi dari film, Dubai menjadi salah satu tujuan traveling impian saya karena Dubai merupakan salah satu kota yang tak hanya terkenal dengan kemegahannya tapi juga sarat dengan pengetahuan di bidang teknologi, arsitek, budaya, dan tentunya keindahan alam khas Teluk Persia yang eksotis.

Perpaduan ini tentu akan menjadikan perjalanan dan traveling di Dubai menjadi Extraordinary Traveling. Bagi saya, Dubai merupakan simbol kemajuan teknologi modern dan budaya kearifan lokal yang berjalan harmonis. Itulah yang yang menjadikan Dubai sebagai Dream Destination.

Orang Terkaya di Dunia dan Toilet yang Mengguratkan Dahi

Lewat Instagram, Bill Gates sering memposting foto perjalanannya ke berbagai negara dengan misi-misi kemanusiaan. Ada satu foto yang bikin penasaran.

Bill Gates masuk dalam daftar orang-orang terkaya di dunia. Data terbaru, dia menempati peringkat orang terkaya ketiga di dunia dengan kekayaan mencapai angka USD 100 miliar atau di kisaran Rp 1.400 triliun jika dikonversi.

Jika bicara soal traveling, gaya traveling pendiri Microsoft ini jauh dari kata mewah. Bersama sang istri, Bill gates mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Suatu yayasan kemanusiaan yang membantu orang-orang di dunia. Jadilah, traveling saling membantu manusia.

Lewat Instagram pribadinya, thisisbillgates seperti dilihat detikcom, Selasa (30/7/2019) Bill Gates sering memposting perjalanan keliling dunia dengan misi-misi kemanusiaan. Dia paling suka berkeliling Afrika, membantu anak-anak di sana untuk bersekolah dan memberikan pelayanan kesehatan.

Bersama sang istri, Miranda Gates, mereka berdua pun sudah pernah berkunjung ke Indonesia untuk mencari solusi dalam memerangi malaria. Mereka juga pernah ke India, untuk membantu orang-orang yang kekurangan air di sana.

Namun, ada satu postingan foto di Instagram Bill Gates yang mencuri perhatian. Postingan di tanggal 21 Februari 2019.

Bill Gates berpose di suatu toilet. Suatu toilet yang jauh dari kata layak. Toilet yang tanpa pintu, tidak ada air bersih dan hanya lubangan saja.

Bill Gates mengguratkan dahi. Tampak dia menahan bau yang menyengat, sembari mencoba tersenyum. Kondisi toiletnya sungguh memprihatinkan.

Sayangnya, Bill Gates tidak menyebutkan lokasinya. Bisa jadi, itu merupakan toilet di Afrika. Bisa jadi lho ya...

Postingan foto tersebut mendapat 300 ribuan lebih Likes dan dikomentari 5 ribuan netizen. Banyak netizen menyebut, Bill Gates pasti akan mendonasikan hartanya untuk mengubah toilet tersebut menjadi lebih layak dan lebih bersih, yang tentu akan bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

Banyak juga netizen yang meminta Bill Gates datang, untuk mendonasikan hal serupa di negara-negaranya.

"We face this problem in haiti the traditional toilet are partourt and in bad state which not not to make the needs on the ground which explains each time it has epidemics after the cyclones and other natural catastrophes especially which is near, we are really striking as young people I draw the bell of arlame to request your help to the Haitian people more precisely the northern department of the country 3section petite-anse," kata akun Instagram @eeh19.

"Bill, what are you doing there hahahahaha, we love your courage to change the world," puji salah seorang netizen dengan akun @o_okoro.

"We use this on a daily in Nigeria," kata akun Instagram @inside_cua.

Yang pasti, postingan-postingan Bill Gates di Instagram ingin menunjukan muka dunia yang belum banyak orang tahu. Dunia yang kelaparan, berduka dan membutuhkan tangan-tangan orang yang lebih beruntung untuk membantunya.