Senin, 03 Februari 2020

Nyoblos di Bandung, Menpar Sapa Sobat Wisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya turut menggunakan hak suaranya di Kota Bandung. Kegiatannya itu ia bagikan lewat akun resmi Instagram miliknya, sambil turut mengajak masyarakat untuk melakukan hal yang sama.

"Sobat Wisata, pagi ini saya nyoblos di TPS 009 Turangga, Lengkong, Kota Bandung," tulis Arief dalam akun Instagram resminya, seperti dilihat detikcom, Rabu (17/4/2019).

Dalam postingannya, menteri asal Banyuwangi itu terlihat mengenakan kemeja putih yang dilipat pada kedua lengannya, lengkap dengan celana hitam. Ia pun tampak tersenyum sambil memperlihatkan surat suara yang sedang dimasukkan ke dalam kotak.

"Ayo gunakan hak suara kalian dalam Pemilu 2019. Karena, suara kalian sangat menentukan nasib bangsa untuk 5 tahun ke depan," ajaknya.

Dalam foto lainnya ia juga memperlihatkan jempol kanannya yang tercelup tinta. Tak lupa dalam postingannya, Arief menggunakan sejumlah tanda pagar, di antaranya #inijarikumanajarimu #NyoblosItuKeren #PesonaIndonesia.

Kurang satu jam setelah diposting, para follower dan pengguna Instagram membuat postingan itu mendapat 795 'likes'. Sampai berita ini naik, postingan Arief tersebut sudah mendapat lebih dari 1.500 'likes'.

Berbagai tanggalan pun mewarnai kolom komentar akun Arief Yahya, yang sebagian besar mendukung langkahnya untuk mengajak masyarakat berpesta demokrasi.

"Di mana pun tempat nyoblosnya, tetap GASPOLLLLL pak..," tulis @dedy_wah***.

"Kece Pak Menpar, untuk Indonesia lebih baik," tulis @kitabm***.

Libur Pemilu 2019, Monas Jadi Primadona Wisatawan

Kawasan wisata Monas masih jadi daya tarik bagi wisatawan ibukota dan daerah. Tak sedikit yang datang berwisata ke sini habis nyoblos pemilu.

Pantauan detikcom Rabu sore ini (17/4/2019), Monas terus dipadati oleh pengunjung sejak dibuka pukul 13.00 WIB tadi. Pengunjungnya pun bervariasi dari sekitar Jakarta hingga daerah. Mereka tak melewatkan momen libur usai nyoblos.

"Iya datang wisata. Ponakan minta banget diajak ke sini. Mau naik ke atas Monas," ujar Rio, warga Bekasi yang datang bersama ibu dan keponakannya.

Datang ke Monas bukan hal baru bagi Rio dan keluarganya. Hanya atas desakan sang ponakan, mereka kembali ke Monas untuk berwisata. Tentunya hal itu dilakukan setelah menyoblos tadi pagi.

"Tadi nyoblos dulu, baru ke sini," ujar Rio sambil menunjukkan jari birunya.

Selain Rio, ada juga Fitri yang datang bersama keluarganya dari Bogor. Fitri yang memilih di rumah ayahnya di Cilandak, memanfaatkan libur untuk berwisata di Monas.

"Datang sama keluarga, jarang-jarang ke mari," pungkas Fitri.

Hanya saja, tak sedikit pula pengunjung yang datang wisata ke Monas tanpa sempat memilih pagi hari tadi. Alasan merantau hingga kesulitan mengurus surat di Jakarta jadi kendala.

"Tadi sudah ke TPS, tapi harus bawa surat dari kampung di Cilacap. Ini sama teman-teman kerja," ujar Najib asal Cilacap yang merantau kerja di Jakarta.

Ada juga pasangan dari Brebes, Erwin dan Rita. Datang merantau ke Jakarta, mereka juga melewatkan momen nyoblos karena faktor domisili. Walau begitu, mereka sudah wisata ke Kota Tua Jakarta hingga Monas hari ini.

"Kerja (di Jakarta), ini liburan. Kita dari Brebes. Kalau milih harus ke kampung dulu. Tadi dari Kota Tua," ujar Erwin.

Itulah beberapa cerita dari para pengunjung kawasan wisata Monas sore ini. Dipantau detikcom, tampak juga antrean masuk menuju ke atas Monas dari kejauhan. Hari ini, Monas buka sampai pukul 21.30 WIB. Akan hadir juga pertunjukan air mancur menari nanti malam pukul 19.30 WIB. 

Padat Kegiatan, Festival Teluk Tomini Dipredikasi Bakal Ramai Turis

Pelaksanaan Festival Teluk Tomini (FTT) 2019 di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dijamin padat dengan berbagai macam kegiatan. Apalagi, event bahari itu selalu mampu menarik wisatawan sehingga dijamin bakal seru.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, potensi pariwisata bahari Indonesia perlu dikembangkan lebih maksimal. Sebagai negara kepulauan, wisata bahari juga dinilai mampu memberi pemasukan yang cukup signifikan bagi Indonesia.

"Kekayaan bahari Indonesia amat beragam. Selain pantai, 70% jenis koral yang hidup di dunia terdapat di Indonesia. Sayangnya, kelebihan itu belum dikelola dengan baik, sehingga tidak memberi dampak positif bagi perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat. Perlu terobosan yang lebih efektif untuk mendorong kemajuan wisata bahari kita," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (17/4/2019).

Sementara itu, Kadis Pariwisata Parigi Moutong Zulfinachri Achmad mengatakan, FTT sudah digelar sejak tahun 2012. Tingginya minat masyarakat dan wisatawan pada kegiatan tersebut, akhirnya mendorong pemerintah setempat untuk menjadikannya event tahunan. Pada 2015, eksistensi FTT mendunia dan menjadi kegiatan berskala Internasional bertajuk Sail Tomini.

Adapun kegiatan yang menjadi agenda pada pelaksanaan FTT 2019, meliputi Pemilihan Putra Putri Bahari Teluk Tomini, Lomba Fotografi Objek Wisata, Parade Tomini Fashion Carnival, Festival Musik Tradisional, serta Festival Kuliner dan Pameran Kerajinan Rakyat.

"Kegiatan ini tentu memiliki keterkaitan yang erat dan tidak dapat terlepas dari kegiatan pariwisata lainnya. Keseluruhan dari kegiatan ini mempunyai arah dan tujuan yang jelas yaitu menciptakan daya tarik yang unik dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara," ujarnya.

Disisi lain, Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti menyatakan, FTT adalah kegiatan rutin tahunan yang masuk Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata. Sesuai nama kegiatan, event itu digelar untuk mengeksplor Teluk Tomini agar lebih dikenal masyarakat luas. Dengan festival tersebut, diharapkan kunjungan wisatawan semakin meningkat, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Teluk Tomini adalah aset berharga bagi sektor pariwisata Indonesia. Di sini, wisatawan bisa melakukan aktivitas snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut. Bagi yang suka memancing, Teluk Tomini juga memiliki spot-spot yang bagus untuk berburu strike," katanya.

Festival Teluk Tomini masuk dalam kategori wisata bahari dan budaya. Belakangan, jenis wisata bahari sangat digandrungi karena banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Tak hanya bersantai menikmati keindahan pantai, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan lain sesuai dengan potensi objek wisata yang bersangkutan. Antara lain diving, snorkeling, memancing, bahkan di pantai-pantai tertentu bisa digunakan untuk surfing.

"Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak objek wisata pantai yang indah dan potensial. Pantai dan laut menjadi salah satu kekayaan yang bisa digarap untuk menopang sektor pariwisata Indonesia, seiring dengan meningkatnya target kunjungan wisman sebesar 20 juta sepanjang tahun 2019," terangnya.