Kamis, 06 Februari 2020

Viral, Kisah Pesepada yang Keliling Dunia dengan Kucing

 Ada yang unik dari perjalanan seorang pesepeda Skotlandia. Dia bepergian dengan kucing yang benama Nala. Ada kisah menarik di perjalanan mereka. Penasaran?

Cara tidak biasa traveling dinikmati seorang pria Skotlandia. Alih-alih traveling dengan teman ataupun keluarga, dia traveling bersama seekor kucing. Kisah perjalanannya ini pun viral dan menarik perhatian dunia maya.

Dikumpulkan detikcom, Senin (8/4/2019) pemuda Skotlandia ini bernama Dean Nicholson (31). Dia seorang solo traveling yang bepergian dengan bersepeda. Namun kejadian unik menimpanya, karena dia bertemu seekor kucing yang kemudian menjadi patnernya bersepeda ke beragam tempat.

Di bulan September 2018, Dean memulai perjalanannya dari negeri asalnya Dunbar, Skotlandia. Dia memutuskan berhenti dari pekerjaannya sebagai tukang las, dan memulai hidupnya dengan bersepeda.

Dia telah melewati beragam negara dan menyeberang diberbagai pelabuhan. Mulai dari Skotlandia ke Inggris, naik feri ke Belanda, lanjut ke Belgia, Prancis, Swiss dan Italia. Dari pantai laut Adriatik, ia naik feri ke Kroasia dan menuju Bosnia. Namun perjalanannya harus terhenti saat dia melintasi perbatasan Bosnia ke Montenegro.

Saat menaiki bukit yang cukup curam, dia tetiba mendengarkan suara kucing yang mengeong lemah. Dia pun berhenti dan membelai kucing tersebut. Saat mau melanjutkan perjalanannya, dia pun memutuskan membawa kucing tersebut karena tidak tega melihat dia mati kelaparan.

Dean membawa kucing tersebut ke dokter hewan dan menamainya dengan Nala, sesuai dengan karakter yang disukainya di film 'The Lion King'. Dia pun jatuh hati dan memutuskan untuk membawa Nala bepergian. Dean pun meletakkan Nala di keranjang depan sepedanya.

Hebatnya, Nala sangat nyaman bepergian dengan Dean. Dia nyaman dibawa kemanapun, tanjakan curam, hujan panas, main kayaking dan ke beragam tempat. Mereka berdua telah pergi ke beragam pantai, bukit, villa, bangunan bersejarah dan menikmati waktu perjalanan berdua.

Saat bosan, Nala pun keluar dari keranjang dan naik ke pundak Dean. Tentu pemandangan ini menarik perhatian orang sekitar dan banyak orang yang ingin berfoto dengan mereka. Lalu mereka berdua terkenal dan viral.

Pada akhir tahun, Nala jatuh sakit dan perjalanan mereka terhenti. Nala mengalami infeksi karena sering berhadapan dengan perubahan cuaca. Pada saat itu Dean merasakan kehilangan dan dia rela menunda perjalanannya demi menunggu kucing kesayangannya sembuh.

Lebih satu bulan, akhirnya Nala sembuh. Demi menjaga kesehatan Nala, Dean pun memilih rute yang aman untuk kucingnya. Dulu, hanya satu visi dalam pikiran Dean, keliling dunia dengan bersepeda. Namun sejak bertemu Nala, tujuannya berubah lebih mementingkan kesehatan Nala dibandingkan ambisinya.

Dean pun membagikan perjalanannya bersepeda dengan Nala di Instagram. Dean juga membagikan kisah perjalanannya secara online di websitenya. Sekarang akun Instagramnya telah diikuti 300 ribu orang lebih.

Itulah kisah perjalanan turis Skotlandia dengan kucingnya, bagaimana dengan traveler?

Tari Wura Bongi Monca Sambut Wisatawan di Festival Pesona Tambora

Puncak Festival Pesona Tambora benar-benar luar biasa. Festival tersebut mampu membuat kawasan Doro Ncanga, Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) berubah menjadi lautan manusia, Kamis (11/4).

Berbagai sajian budaya terbaik seolah menjadi magnet tersendiri bagi ribuan masyarakat dan wisatawan yang datang. Sebuah prosesi penyambutan dengan Tari Wura Bongi Monca memulai perhelatan tersebut. Gemulai para penari bersanding manis dengan alunan musik tradisional Mbojo, khas Dumpu.

"Ini luar biasa. Keren! Festival Pesona Tambora mampu menjadi etalase terbaik. Bukan saja mengangkat kemegahan Gunung Tambora, tetapi juga seni budaya yang begitu kaya yang dimiliki NTB," ujar Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuty.

Hadirnya penyanyi ibukota Helena mampu membuat suasana semakin semarak. Jebolan salah satu ajang pencarian bakat itu tampil luar biasa. Suasana makin memanas saat Esthy Reko Astuty berduet bersama Helena menyanyikan lagu Dia milik penyanyi Anji.

Acara ini juga diwarnai penampilan Tari Kolosal Doro Mantika yang begitu apik dibawakan oleh 300 penari. Tarian yang menggambarkan kearifan lokal masyarakat Dompu itu, merupakan gambaran sejati bersandingnya masyarakat dengan Gunung Tambora.

Hadirnya Tarian Doro Mantika pun seolah menjadi pertanda, betapa betapa melekatnya Gunung Tambora kepada masyarakat NTB. Apalagi setelah letusan maha dasyat tahun 1815 Gunung Tambora menjelma menjadi lanskap yang sangat menakjubkan.

Dari puncaknya, wisatawan bisa melihat kawah besar sisa letusan gunung Tambora yang sangat mengagumkan. Bahkan menjadi kawah terdalam dan terluas di dunia. Di sekitarnya, terdapat destinasi wisata menawan yang menarik untuk dikunjungi.

Dari mulai Doro Ncanga, Doro Bente, hingga Doro Peti. Daerah-daerah itu pun menjadi lahan yang penghidupan bagi masyarakat sekitar.

Pada sambutannya, Esthy Reko Astuty menjelaskan, Festival Pesona Tambora ini sangat luar biasa. Festival ini mampu menjadi promosi pariwisata bagi Dompu, NTB, bahkan Indonesia.

Repons besar yang ditunjukan wisatawan pun menjadi representasi kebangkitan pariwisata NTB. Terutama pasca gempa yang melanda NTB beberapa waktu silam. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga pernah hadir di Festival Pesona Tambora.

Maka dari itu Kemenpar pun memberikan dukungan langsung terhadap Festival Pesona Tambora. Salah satunya dengan mendatangkan koreografer ternama Deni Malik untuk mengkurasi atraksi tarian yang ada di festival tersebut.

"Festival ini menjadi media promosi pariwisata yang bagus. Atraksinya keren," kata Esthy.

Apalagi, prestasi yang dimiliki NTB terutama untuk wisata halal sangat banyak. Dengan adanya potensi ini dan kekuatan alamnya, kawasan Tambora harus menggelar lebih banyak festival. Apalagi Kawasan Tambora sangat potensial untuk dikembangkan nomadic tourism," katanya.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah pada sambutannya pun mendukung penuh perhelatan tersebut. Menurutnya festival ini membuktikan komitmen penuh Dompu dalam mendukung pariwisata Indonesia khususnya NTB.

"Tidak mudah membangun daerah meskipun memiliki potensi yang besar. Dompu mampu mewujudkan itu dengan komitmen kuat Bupati Dompu Bambang M. Yasin dalam membangun Dompu. Terimakasih juga kepada Kemenpar yang telah mendukung penuh festival ini selama 5 tahun berturut-turut," ujar Zulkiefli.

Bagi Kepala Dinas Pariwisata, NTB, Lalu Mohammad Faozal, Festival Pesona Tambora menjadi tonggak baru mendunianya Gunung Tambora. Sebuah atraksi utama untuk mendorong sektor pariwisata NTB.

"Komitmen kami untuk terus mendorong sektor pariwisata sebagai core ekonomi daerah. Bukan cuma Lombok tetapi juga di seluruh kabupaten/kota di NTB," ujar Faozal.

Buat Menteri Pariwisata Arief Yahya, perhelatan Festival Pesona Tambora berdampak positif buat masyarakat.

"Gunung Tambora menjadi berkah yang luar biasa bagi masyarakat Dompu. Bukan saja memberikan kesuburan bagi tanahnya tetapi juga menjadi ikon pariwisata NTB. Lewat festival ini seluruh potensi pariwisata yang ada di Gunung Tambora diharapkan semakin mendunia," ucap Menpar Arief.