Kamis, 06 Februari 2020

Tampilkan Kapal Pinisi, Wonderful Indonesia Diganjar Dua Penghargaan

Baru saja digelar ajang World Travel Lifestyle Expo (WTLE) 2019 di SMX Convention Centre Filipina. Dua penghargaan pun berhasil diraih oleh Kemenpar.

Dua penghargaan yang diraih adalah Best Booth Award dan Best Performance. Penghargaan diserahkan langsung oleh Organizing Comittee WTLE 2019 kepada Asdep Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani.

"Alhamdulillah, ini membuat kami semakin confidence, makin kredibel. Penghargaan ini adalah sebuah kerja keras seluruh tim yang terlibat dan tentu saja arahan Menteri Pariwisata Arief Yahya," ujar Ricky dalam keterangan tertulis, Senin (8/4/2019).

WTLE 2019 berlangsung pada 5-7 April 2019. Kemenpar berhasil mendapatkan penghargaan tersebut setelah bersaing dengan ratusan booth dari negara lain.

Ricky menilai both Wonderful Indonesia di pameran tersebut tampil begitu impresif dan menonjol, apalagi dengan ikon Kapal Pinisi dan gapura yang Instagramable.

Menurutnya penghargaan ini membuat Wonderful Indonesia semakin percaya diri melakukan penetrasi di pasar Filipina. Apalagi Filipina mempunyai total outbound wisatawan yang besar mencapai 8.194.600 wisatawan.

"Jadi sangat strategis. Wonderful Indonesia mendapat pengakuan sebagai brand yang kuat. Ini semakin memudahkan langkah kita melakukan penetrasi pasar. Sekaligus semakin membuka mata dunia akan keunggulan pariwisata Indonesia," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Kabid Pemasaran Area Sulawesi & Filipina Kemenpar Ni Putu Gayatri. Ia menuturkan WTLE 2019 adalah momentum yang tepat untuk menjaring wisatawan Filipina. Dengan torehan penghargaan ini semakin memperkuat penetrasi pasar Filipina.

"Apalagi beragam atraksi kesenian budaya juga kita tampilkan di sana. Ini semakin memperkuat positioning kita di pasar Filipina. Penghargaan ini juga membuktikan brand Wonderful Indonesia telah melekat erat di Filipina," ucap Gayatri.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani pun ikut angkat suara. Ia semakin percaya diri untuk mengdongkrak angka kunjungan wisatawan Asia Tenggara seperti Filipina.

"Wondeful Indonesia semakin diakui, bahkan dari negara-negara pesaing pariwisata kita. Ini peluang kita untuk terus masuk lebih dalam lagi. Sehingga target kunjungan 20 juta wisman di tahun 2019 akan tercapai," ucap Rizki.

Sedangkan bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya, penghargaan tersebut membuktikan brand Wonderful Indonesia luar biasa. Menurutnya, bila semua direncanakan maka kita bisa memastikan kemenangan.

"Ini merupakan strategi yang tepat. Kemenangan itu direncanakan. Pertama, kenali dunia, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Kedua, kenali musuhmu, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Ketiga, kenali pelangganmu, kenali dirimu, maka kamu akan memenangkan peperangan. Sama seperti Sun Tzu," ungkap Arief.

Yang lebih penting lagi, lanjutnya, penghargaan ini menandakan Wonderful Indonesia semakin diperhitungkan, semakin melekat pada mind set pasar wisatawan Filipina. Selain itu penghargaan ini semakin meningkatkan kepercayaan diri dalam melakukan penetrasi pasar.

"Award ini memiliki tiga makna, yang sering saya sebut sebagai 3C. Yakni menaikkan confidence sebagai bangsa, mengangkat credibility sebagai negara, dan berfungsi sebagai calibration untuk memotret seberapa hebat Wonderful Indonesia itu," pungkasnya.

Catat! Ini Daftar Kode Telepon Negara di Dunia

Kamu mau ke luar negeri? Untuk menelepon, kamu harus menambahkan kode nomor telepon negara yang dituju. Cuma, ketahui dulu kode di tiap-tiap negara.

Setelah menambahkan kode telepon negara dituju, kamu harus menambahkan nomor telepon yang akan dihubungi. Kode telepon negara ini harus selalu digunakan agar dapat menghubungi nomor telepon yang dituju.

Kode telepon di setiap negara pasti berbeda-beda. Hanya Amerika dan Canada yang memiliki kode telepon yang sama, yaitu kode +1. International Telephone Union (ITU) telah mengatur pengalokasian kode telepon untuk setiap negara.

Kode telepon suatu negara biasanya disebut dengan Kode IDD (International Direct Calling Code) atau Kode ISD (International Subscriber Dialing). Bila Anda memperhatikan, kode telepon di Indonesia adalah +62.

Jadi setiap kali orang dari luar negeri ingin menghubungi seseorang di Indonesia, maka ia harus menambahkan kode telepon negara Indonesia tersebut. Kemudian baru menambahkan nomor telepon yang dituju di belakangnya.

Berikut daftar kode telepon negara di dunia.

1. Afganistan 93
2. Afrika Selatan 27
3. Afrika Tengah 236
4. Albania 355
5. Algeria 213
6. Amerika Serikat 1
7. Andorra 376
8. Angola 244
9. Antigua & Barbuda 1-268
10. Arab Saudi 966
11. Argentina 54
12. Armenia 374
13. Australia 61
14. Austria 43
15. Azerbaijan 994
16. Bahama 1-242
17. Bahrain 973
18. Bangladesh 880
19. Barbados 1-246
20. Belanda 31
21. Belarus 375
22. Belgia 32
23. Belize 501
24. Benin 229
25. Bhutan 975
26. Bolivia 591
27. Bosnia & Herzegovina 387
28. Botswana 267
29. Brasil 55
30. Britania Raya (Inggris) 44
31. Brunei Darussalam 673
32. Bulgaria 359
33. Burkina Faso 226
34. Burundi 257
35. Ceko 420
36. Chad 235
37. Chili 56
38. China 86
39. Denmark 45
40. Djibouti 253
41. Domikia 1-767
42. Ekuador 593
43. El Salvador 503
44. Eritrea 291
45. Estonia 372
46. Ethiopia 251
47. Fiji 679
48. Filipina 63
49. Finlandia 358
50. Gabon 241
51. Gambia 220
52. Georgia 995
53. Ghana 233
54. Grenada 1-473
55. Guatemala 502
56. Guinea 224
57. Guinea Bissau 245
58. Guinea Khatulistiwa 240
59. Guyana 592
60. Haiti 509
61. Honduras 504
62. Hongaria 36
63. Hongkong 852
64. India 91
65. Indonesia 62
66. Irak 964
67. Iran 98
68. Irlandia 353
69. Islandia 354
70. Israel 972
71. Italia 39
72. Jamaika 1-876
73. Jepang 81
74. Jerman 49
75. Jordan 962
76. Kamboja 855
77. Kamerun 237
78. Kanada 1
79. Kazakhstan 7
80. Kenya 254
81. Kirgizstan 996
82. Kiribati 686
83. Kolombia 57
84. Komoro 269
85. Republik Kongo 243
86. Korea Selatan 82
87. Korea Utara 850
88. Kosta Rika 506
89. Kroasia 385
90. Kuba 53
91. Kuwait 965
92. Laos 856
93. Latvia 371
94. Lebanon 961
95. Lesotho 266
96. Liberia 231
97. Libya 218
98. Liechtenstein 423
99. Lituania 370
100. Luksemburg 352
101. Madagaskar 261
102. Makao 853
103. Makedonia 389
104. Maladewa 960
105. Malawi 265
106. Malaysia 60
107. Mali 223
108. Malta 356
109. Maroko 212
110. Marshall (Kep.) 692
111. Mauritania 222
112. Mauritius 230
113. Meksiko 52
114. Mesir 20
115. Mikronesia (Kep.) 691
116. Moldova 373
117. Monako 377
118. Mongolia 976
119 Montenegro 382
120. Mozambik 258
121. Myanmar 95
122. Namibia 264
123. Nauru 674
124. Nepal 977
125. Niger 227
126. Nigeria 234
127. Nikaragua 505
128. Norwegia 47
129. Oman 968
130. Pakistan 92
131. Palau 680
132. Panama 507
133. Pantai Gading 225
134. Papua Nugini 675
135. Paraguay 595
136. Prancis 33
137. Peru 51
138. Polandia 48
139. Portugal 351
140. Qatar 974
141. Kongo 242
142. Republik Dominika 1-809; 1-829
143. Rumania 40
144. Rusia 7
145. Rwanda 250
146. Saint Kitts and Nevis 1-869
147. Saint Lucia 1-758
148. Saint Vincent & the Grenadines 1-784
149. Samoa 685
150. San Marino 378
151. Sao Tome & Principe 239
152. Selandia Baru 64
153. Senegal 221
154. Serbia 381
155. Seychelles 248
156. Sierra Leone 232
157. Singapura 65
158. Siprus 357
159. Slovenia 386
160. Slowakia 421
161. Solomon (Kep.) 677
162. Somalia 252
163. Spanyol 34
164. Sri Lanka 94
165. Sudan 249
166. Sudan Selatan 211
167. Suriah 963
168. Suriname 597
169. Swaziland 268
170. Swedia 46
171. Swiss 41
172. Tajikistan 992
173. Tanjung Verde 238
174. Tanzania 255
175. Taiwan 886
176,. Thailand 66
177. Timor Leste 670
178. Togo 228
179. Tonga 676
180. Trinidad & Tobago 1-868
181. Tunisia 216
182. Turki 90
183. Turkmenistan 993
184. Tuvalu 688
185. Uganda 256
186. Ukraina 380
187. Uni Emirat Arab 971
188. Uruguay 598
189. Uzbekistan 998
190. Vanuatu 678
191. Venezuela 58
192. Vietnam 84
193. Yaman 967
194. Yunani 30
195. Zambia 260
196. Zimbabwe 263