Rabu, 12 Februari 2020

Trans Snow World Diresmikan, Walikota Berharap Banyak Turis ke Bekasi

Walikota Bekasi Rachmat Effendi ikut meresmikan Trans Snow World Juanda. Dia berharap wisata salju ini mendatangkan banyak wisatawan ke Bekasi.

Didampingi oleh Founder & Chairman of CT Corp Chairul Tanjung, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto dan jajarannya, Walikota Bekasi Rachmat Effendi menandatangani plakat Trans Snow World Juanda sekaligus meresmikan kehadiran taman rekreasi salju pertama Indonesia di Bekasi, Minggu (24/3/2019).

Hadirnya Trans Snow World Juanda pun memberi angin segar pada masyarakat dan kota Bekasi yang dipimpinnya. Terlebih Bekasi jadi kota pertama yang punya wahana tersebut.

"Snow World pertama, saya walikota mengucapkan terima kasih pada Pak Chairul yang telah mempercayakan, telah menginvestasikan snow world atau kegiatan lainnya yang ada di Kota Bekasi," ujar Rachmat Effendi pada detikcom di Trans Snow World Juanda.

Hadirnya Trans Snow World Juanda juga ia harapkan dapat menyedot tenaga kerja sekitar. Sedangkan untuk masyarakat Bekasi, ada wahana baru bertema salju yang dapat dinikmati.

"Ini yang pertama adalah tenaga kerja. Yang kedua, warga masyarakat saya menikmati hiburan. Itu kan 3D-nya sama dengan di Swiss. Bahkan saljunya juga 99% hampir sama dengan di Swiss," pungkas Rachmat Effendi.

Lebih lanjut, ia juga menyuarakan harapannya dari Trans Snow World Juanda untuk pariwisata Bekasi. Kini, ada alasan lain bagi traveler untuk menikmati tempat wisata di Bekasi yang baru, yakni untuk melihat dan bermain salju hingga ski!

"Pariwisata luar biasa. Terima kasih ya," tutup Rachmat Effendi.

Traveler yang mau berwisata salju di Trans Snow World Juanda dapat menikmati wahana tersebut mulai hari Senin besok (25/3). Jam bukanya dari pukul 09.00-23.00 WIB.

Harga tiket Snow World adalah Rp 200 ribu untuk weekday dan Rp 275 ribu untuk weekend. Harga tersebut sudah termasuk rental sepatu boot dan kaus kaki gratis. Pembelian tiket dapat melalui aplikasi detik.com.

Nggak perlu ke luar negeri untuk merasakan salju, cukup ke Bekasi dan pilih jam bermainmu di www.transsnowworld.com.

7 Daya Tarik Wisata Tanah Lot Bali

 Berbicara mengenai Bali, tentu tak lepas dari deretan wisata yang ada di pulau ini. Berbagai jenis wisata ada di sini, mulai dari wisata alam pantai, wisata religi, wisata budaya, hingga wisata kulinernya yang patut untuk dicoba.

Dari sekian banyaknya lokasi wisata yang ada di Pulau Dewasa Bali, Tanah Lot menjadi salah satu lokasi wisata yang cukup banyak menarik kunjungan wisatawan. Bahkan bukan hanya wisatawan lokal, melainkan wisatawan mancanegara pun banyak yang ingin tahu akan keindahan dari tempat ini.

Selain bisa menikmati keindahan alam pantainya yang begitu cantik dan mempesona, di lokasi wisata ini juga terdapat sebuah bangunan Pura yang ada di atas bukit. Pura inilah yang menjadi salah satu ikon untuk lokasi wisata populer Bali ini. Bahkan tempat ini juga sering digelar berbagai pertunjukan atraksi yang bisa disaksikan oleh para pengunjungnya. Selain itu, lokasi wisata ini juga menyimpan berbagai obyek wisata lain yang menjadi daya tariknya.

Selain menampilkan keindahan alam lengkap dengan panoramanya yang memukau. Tanah Lot Bali juga memiliki sederet tempat wisata yang menjadi daya tariknya. Ada beberapa tempat yang menjadi pusat kunjungan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Apa saja itu? Berikut tempat wisata yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke Tanah Lot di Tabanan Bali:

Meriahnya Atraksi 300 Kuda Renggong di Hardfest#3 Pesona Jatigede

Sebanyak 300 Kuda Renggong tampil dalam acara Hardfest Pesona Jatigede 2019 yang ke 3 di Sumedang, Jawa Barat. Kuda-kuda tersebut kompak bergoyang, berjingkrak, menari, dan bermain silat mengikuti irama musik.

"Ini adalah momen pertama kali penampilan 300 kuda renggong. Jumlahnya paling banyak," tutur Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, dalam keterangan tertulis, Minggu (24/3/2019).

Dalam acara yang dibuka Sabtu (23/3/2019) di Lapangan Tanjung Duriat Jatigede, Sumedang tersebut berhasil memukai ribuan penonton yang menyaksikan. Pertunjukkan yang terlihat sangat anggun, tak kalah dengan penampilan tunggang serasi di arena Asian Games dan Olimpiade. Bedanya, di Sumedang, yang tampil adalah anak-anak kecil usia 6-8 tahun. Kudanya pun tak sebesar tunggang serasi Olimpiade.

Kostum yang dipakai khas Indonesia dengan ornamen yang diambil dari tokoh-tokoh pewayangan. Sangat pas bila disandingkan dengan harmoni musik tradisional Sunda. Paduan antara kendang dan waditra gamelan terdengar sangat harmonis.

Dony pun memberikan respons positif terhadap kegiatan berbasis budaya tersebut. Menurutnya, pertunjukan ini menghibur dan menjadi atraksi pariwisata yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Saat daerah lain membawa tema global ke tingkat lokal, Sumedang justru sangat bangga mengenalkan budaya lokal ke tingkat global karena nilai-nilai kearifan yang dimiliknya," kata Donny.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR-RI Ratih Sanggarwati yang ikut hadir di tengah acara ikut mengangkat emoji tiga jempol. Maklum, selain menampilkan budaya keren, evennya juga berkibar di jajaran Trending Topic nasional.

"Saya ucapkan selamat kepada masyarakat Sumedang karena Hardfest#3 Pesona Jatigede saat ini sudah jadi trending topic nasional. Ini bukti bahwa Sumedang layak jadi rujukan pariwisata nasional," tutur Ratih.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizki Handayani Mustafa juga ikut bersuara. Menurutnya, selama ini wilayah Sumedang memang dikenal sebagai daerah yang kaya seni dan budaya. Khususnya yang berkaitan dengan kuda.

"Kesenian Kuda Renggong sudah menjadi ikon pariwisata Sumedang yang patut dibanggakan dan dilestarikan. Bukan sekadar kesenian rakyat, atraksi Kuda Renggong terbukti mampu menjadi suguhan yang menarik minat wisatawan," tambahnya.

Kabid Pemasaran Area I Kemenpar, Wawan Gunawan menambahkan Kuda Renggong bisa dikemas menarik, tanpa merusak nilai-nilai yang terkandung pada kesenian tersebut.

"Kita bisa perhatikan mulai dari desain kostum kuda dan para pawang kuda. Koreografi para penari dan aransemen musik pengiringnya juga harus ditata. Dengan demikian, semua akan terlihat lebih keren dan menjadi sajian yang luar biasa," jelasnya.

Sedangkan Menteri Pariwisata, Arief Yahya yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo juga mengapresiasi setiap pertunjukan berbasis budaya. Menurutnya, masyarakat sebagai komponen penting dalam pariwisata harus mengambil perannya dalam menjaga dan mengangkat budaya setempat. Kemudian mengemasnya sehingga menjadi sajian menarik yang dapat mendatangkan wisatawan.

"Namun, culture value harus didukung oleh commercial value. Dengan demikian, kebudayaan dapat menghasilkan economi value yang kuat. Budaya itu, semakin dilestarikan semakin mensejahterakan," tegasnya.