Senin, 25 Mei 2020

Viral Pria Ngaku Penjelajah Waktu, Prediksi Kapan Corona Berakhir

Sebuah cuitan dari tahun 2015 mendapat perhatian setelah disebut 'hampir akurat' mendeskripsikan kondisi kurang baik di tahun 2020 ini. Cuitan itu ditulis oleh Drew Curtis, Founder Fark.com yang juga mengaku sebagai penjelajah waktu.

"Pengakuan: Aku adalah penjelajah waktu dari 2020," tulisnya dalam tweet tersebut.

Drew Curtis
@DrewCurtis
This tweet aged well https://twitter.com/DrewCurtis/status/682568142061760512 …

Drew Curtis
@DrewCurtis
Admission: I'm a time traveler from 2020. Enjoy 2016 - it's as good as it gets for awhile

654 rb
20.34 - 1 Mei 2020
Info dan privasi Iklan Twitter
128 rb orang memperbincangkan tentang ini

Curtis sendiri adalah seorang penulis dan pernah hadir mengisi acara TED Talk yang cukup bergengsi. Ia banyak melakukan prediksi di Twitter dan tentu saja mendapatkan respon sejumlah besar orang.

Bahkan, ia juga meramal kapan pandemi Corona berakhir. "Kapan situasi ini akan menjadi lebih baik?" tanya seseorang merujuk pada pandemi COVID-19. "November 2020," jawabnya singkat.

Ia pun mewanti-wanti soal adanya lockdown tahap kedua di Amerika Serikat yang bisa terjadi antara rentang waktu Agustus-September. Tak hanya itu, Curtis juga mengatakan bahwa Donald Trump tidak akan kembali terpilih sebagai presiden.

Meski banyak yang percaya, ada juga yang menyangkal tweet Curtis sebagai bukti bahwa ia adalah seorang time traveler, sebagaimana dikutip detikINET dari Newsweek.

"Sebuah tweet tidaklah cukup," tulis @JNHJo*n***.

Curtis bukanlah orang pertama yang mengklaim mengetahui tentang coronavirus dan hal-hal lain di masa depan. Ketika pandemi dimulai, perhatian mengarah ke buku Sylvia Browne "End of Days."

Buku tersebut meramalkan adanya virus, penyakit pernapasan sekitar tahun 2020. Buku ini kemudian dibagikan oleh Kim Kardashian West sehingga menjadi viral.

Miliarder yang Cuan dan Boncos di Tengah Corona

Pandemi COVID-19 membuat perekonomian global merosot tajam. Hal ini juga mempengaruhi ekonomi-ekonomi di berbagai negara.

Para miliarder pun juga terdampak pandemi ini. Ada beberapa miliarder yang mendapat keuntungan ada pula yang menderita kerugian.Siapa saja mereka? Berikut berita selengkapnya:

Miliarder Untung

Mengutip CNBC.com bos Amazon Jeff Bezos mencatatkan kenaikan kekayaan hingga US$ 34,6 miliar. Kekayaan Bezos juga meningkat 31% menjadi US$ 147 miliar. Sedangkan mantan istri Bezos juga mengalami peningkatan kekayaan menjadi US$ 48 miliar.
Baca juga: Kekayaan Mark Zuckerberg & Elon Musk Naik Nyaris 50% Saat Lockdown


Sementara itu untuk bos Facebook Mark Zuckerberg mencatatkan kenaikan kekayaan 46% menjadi US$ 80 miliar. Kemudian bos Tesla, Elon Musk juga mencatatkan pertumbuhan keuntungan yang tinggi selama dua bulan ini. Kekayaannya naik 48% menjadi US$ 36 miliar.

Laporan Tax Fairness and The Institute for Policy Studies menjelaskan peningkatan kekayaan ini terjadi pada bisnis yang bergerak di bidang teknologi. Selain itu, kekayaan bersih miliarder asal AS juga naik 15% selama 2 bulan menjadi US$ 3,382 triliun dari sebelumnya US$ 2,948 triliun.

Posisi orang terkaya masih ditempati Bezos, Bill Gates, Zuckerberg, Warren Buffett dan Larry Elison.

Miliarder Boncos

Mengutip CNBC.com, miliarder yang mengalami kerugian akibat pandemi ini adalah Warren Buffet yang kekayaannya anjlok hingga US$ 20 miliar. Kemudian kekayaan Bill Gates juga turun hingga US$ 4,3 miliar.

Kondisi bisnis melawan pandemi ini memang sangat berat. Terutama di sektor pariwisata, bisnis ritel sampai perhotelan.

Seperti Ralph Lauren yang mencatatkan penurunan kekayaan hingga US$ 100 juta menjadi US$ 5,6 miliar. Lalu pengusaha hotel John Pritzker yang kekayaannya merosot US$ 34 juta menjadi US$ 2,56 miliar.

Berbeda dengan mereka bos Amazon Jeff Bezos mencatatkan kenaikan kekayaan hingga US$ 34,6 miliar. Kekayaan Bezos juga meningkat 31% menjadi US$ 147 miliar. Sedangkan mantan istri Bezos juga mengalami peningkatan kekayaan menjadi US$ 48 miliar.

Sementara itu untuk bos Facebook Mark Zuckerberg mencatatkan kenaikan kekayaan 46% menjadi US$ 80 miliar. Kemudian bos Tesla, Elon Musk juga mencatatkan pertumbuhan keuntungan yang tinggi selama dua bulan ini. Kekayaannya naik 48% menjadi US$ 36 miliar.
http://indomovie28.com/kinshin-mugon-sokan-2/

Minggu, 24 Mei 2020

Bagaimana Lockdown Bisa Bantu Perlambat Corona? Ini Penjelasannya

Seiring terus bertambahnya kasus virus corona COVID-19 di Indonesia, dorongan untuk melakukan lockdown semakin kuat. Hingga Kamis (19/3/2020) sore, dilaporkan sudah ada 227 kasus dengan 25 di antaranya meninggal dunia dan 11 sembuh.
Lockdown merupakan sebutan umum bagi upaya masif pembatasan ruang gerak dan sosialiasi manusia (social distancing). Beberapa negara menerapkan lockdown hanya untuk sebagian daerah, tapi ada juga yang memberlakukannya di seluruh negeri.

Dilihat dari sisi kesehatan, para ahli menyarankan lockdown sebagi cara menghambat penyebaran virus corona. Penyakit ini menyebar lewat droplet (percikan air liur) sehingga dengan menjaga jarak sekitar 1-2 meter dengan orang lain dapat menurunkan risiko tertular.

Lockdown dinilai lebih kuat daripada sekedar imbauan melakukan karantina sendiri karena ada tindakan tegas dari pemerintah.

"Jadi kita mengendalikan keinginan untuk berada di ruang publik dengan menutup tempat umum. Italia menutup restoran, China menutup semua, dan kita di sini juga sudah mulai menutup tempat-tempat," kata peneliti kesehatan masyarakat, Drew Harris, dari Thomas Jefferson University.

Semakin padat populasi suatu daerah, maka social distancing akan semakin efektif. Dengan angka pasien virus corona baru diperlambat, fasilitas kesehatan juga bisa menghindari risiko kolaps karena melebihi kapasitas.

13 Istilah Virus Corona dan Artinya, dari Social Distancing hingga Lockdown

 WHO telah menetapkan virus corona sebagai pandemi di dunia. Dalam kondisi tersebut, ada beberapa istilah teknis yang digunakan dalam penyampaian informasi situasi terkini.
Virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan atau paru-paru. Menurut WHO, gejala awal virus corona berupa demam, batuk, dan sesak napas.

Saat ini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 200 ribu orang di dunia dan menyebabkan 8 ribu orang meninggal. Dalam perkembangannya, ada beberapa istilah teknis yang digunakan. Apa saja?

Istilah virus corona:
1. Pandemi
Istilah pandemi artinya persebaran virus corona telah menyebar secara global ke seluruh dunia. Penetapan istilah tersebut dilakukan usai virus corona menyebar hampir ke 100 negara di dunia.

Pandemi berbeda dengan epidemi. Level epidemi lebih rendah karena penyebaran virusnya terjadi hanya di skala daerah secara cepat.

2. Isolasi
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) isolasi artinya pemisahan suatu hal dari hal lain. Dalam istilah penyebaran virus corona, isolasi dilakukan untuk memisahkan pasien sakit dari orang-orang yang sehat.

3. Karantina
Karantina adalah memisahkan atau membatasi pergerakan seseorang yang sempat terpapar penyakit namun tidak mengalami gejala. Misalnya, karantina diri selama 14 hari untuk seseorang yang baru pulang dari negara yang memiliki kasus virus corona.

4. Kluster
Istilah virus corona yang lain adalah kluster atau cluster. Istilah ini memiliki arti satu kelompok dengan satu kejadian kesehatan yang sama.

Contoh istilah yang dimaksud adalah, pasien kasus 01 dan 02 memiliki kluster yang sama, yakni Jakarta karena mereka saling berhubungan.

5. Positif
Positif diberikan kepada seseorang yang jelas terinfeksi virus corona. Kepastian tersebut didapatkan dari tes swab atau cek usapan lendir saluran pernapasan di laboratorium.

6. ODP
ODP adalah orang dalam pemantauan. Istilah ini diberikan kepada seseorang yang pernah kontak atau berpergian ke negara yang mengalami penyebaran virus corona walaupun belum menunjukan gejala.

7. PDP
PDP adalah pasien dalam pengawasan. Contoh PDP yang dimaksud dalam istilah virus corona adalah orang yang telah dirawat karena menunjukan gejala demam, batuk, dan sesak napas.

8. Suspect
Istilah suspect diberikan kepada orang yang diduga kuat terkena virus corona. Pasalnya, ia memiliki riwayat berpergian ke luar negeri atau pernah melakukan kontak dengan pasien positif.

Pasien suspect harus menjalani pemeriksaan guna menyatakan kondisi kesehatan positif terpapar virus corona atau tidak.

9. Lockdown
Lockdown memiliki arti tindakan darurat dengan mengunci akses masuk serta keluar suatu daerah atau negara. Dalam istilah penyebaran virus corona, lockdown berarti pengamanan ketat guna mencegah penyebaran virus.
https://kamumovie28.com/cast/jude-ciccolella/