Sabtu, 30 Mei 2020

Ini yang Akan Dialami Tubuh Jika Terlalu Lama 'Absen' Bercinta

 Bagi pasangan suami istri, melakukan hubungan seks secara rutin diketahui banyak memberikan manfaat bagi tubuh. Salah satunya menghindari seseorang dari dari stres, terlebih di tengah pandemi virus Corona.
Ketika seseorang tidak melakukan hubungan seks dalam waktu yang lama, maka manfaat tersebut akan berkurang. Seperti apa sih dampaknya bagi tubuh?

Berikut lima hal yang bisa terjadi, dikutip dari Men's Health.

1. Tekanan darah meningkat
Sebuah penelitian dalam jurnal medis Biological Psychology menemukan bahwa orang yang melakukan hubungan seks secara rutin memiliki tingkat tekanan darah yang lebih rendah dibanding yang tidak melakukan hubungan seks. Jadi, jika tidak melakukannya dalam waktu yang lama tekanan darah bisa saja meningkat.

2. Kadar stres meningkat
Ahli saraf Dr debora W Soh mengatakan, saat berhubungan seks tubuh akan mengeluarkan endorfin yang akan meningkatkan suasana hati seseorang. Jadi, ketika kamu tidak melakukan hubungan seks dalam beberapa waktu dapat meningkatkan tingkat stres.

3. Imunitas tubuh menurun
Orgasme yang didapatkan saat berhubungan seks bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Psikolog Carl Charnetski dan Francis Brennan melakukan penelitian terhadap sampel air liur pasangan yang melakukan hubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu. Hasilnya, ditemukan kandungan konsentrasi yang sangat tinggi dari antibodi pilek serta imunoglobulin A.

4. Pekerjaan terganggu
Sebuah penelitian dari Oregon State University menemukan pasangan dengan kehidupan seks yang aktif jauh lebih merasa bahagia di tempat kerja.

"Menjaga hubungan yang sehat yang mencakup kehidupan seks dapat membantu karyawan lebih bahagia dalam pekerjaannya," kata Prof Keith Leavitt, salah seorang peneliti.

5. Risiko kanker prostat meningkat?
Banyak penelitian yang menyebut melakukan hubungan seks dapat menurunkan tingkat terkena kanker prostat. Tapi tenang, belum ada riset yang membuktikan sebaliknya. Absen berhubungan seks tidak serta merta akan meningkatkan risiko kanker prostat kok.

Juni, Indonesia-Korsel Uji Vaksin COVID-19

PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) bakal memulai uji klinik vaksin COVID-19 per Juni 2020 mendatang. Demikian dikutip dari keterbukaan informasi Kalbe, Jumat (29/5/2020).
"Uji klinik vaksin COVID-19 rencananya akan dilakukan di bulan Juni 2020," bunyi keterangan tersebut.

Riset vaksin ini sendiri telah dilakukan kepada primata dan telah terbukti menghasilkan antibodi yang mampu menetralisir virus Corona Baru, sehingga tahap berikutnya akan diuji kepada manusia.

Kalbe akan menggandeng lembaga pemerintah terkait untuk berkolaborasi mengembangkan vaksin COVID-19 ini sehingga proses penelitiannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia.

Untuk diketahui, Kalbe baru saja melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan asal Korea Selatan yakni Genexine, Inc terkait rencana tersebut. Genexine Inc merupakan perusahaan obat biologi dan bioteknologi yang terdaftar dalam bursa Korea Selatan berkode saham KOSDAQ.

"Kalbe dan Genexine sepakat untuk melakukan uji klinik GX-19 di Indonesia, yakni pengembangan vaksin DNA terhadap virus corona baru oleh konsorsium dengan Genexine, Binex, the International Vaccine Institute(IVI), GenNBio, the Korea Advanced Institute of Science & Technology (KAIST), and Pohang University of Science & Technology (POSTECH)," ujar Corporate Secretary Kalbe Lukita Kurniawan Gozali dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (29/5/2020).

Untuk riset ini, Kalbe akan menggandeng lembaga pemerintah terkait untuk berkolaborasi mengembangkan vaksin COVID-19 ini.

"Sehingga proses penelitiannya berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan masyarakat Indonesia," pungkasnya.

Seperti diketahui, Kalbe Farma sebelumnya juga telah menjalin kerja sama dengan Genexine Inc, membentuk PT Kalbe Genexine Biologic (KGBio), sebuah perusahaan joint venture untuk mengembangkan dan membuat bahan baku obat-obatan bioteknologi di Indonesia.
https://nonton08.com/cast/daniel-renton-skinner/

Unik! Pakai APD Superhero di RS, Dokter Nyentrik di Bogor Ini Viral

Seorang dokter di Kota Bogor baru-baru ini menarik perhatian netizen. Alat pelindung diri (APD) yang ia kenakan saat bertugas di rumah sakit membuatnya jadi 'superhero'.
dr Rollando Erric Manibuy, SpOT, mengaku awalnya memikirkan bagaimana cara bisa bekerja dengan lebih menyenangkan di tengah pandemi virus Corona COVID-19 yang membuat banyak orang takut. dr Erric yang sejak kecil senang dengan cerita pahlawan super lalu berinisiatif menambahkan properti pada APD-nya.

"Waktu itu pas banget kebetulan marak di sosmed tenaga kesehatan di sejajarin kayak superhero," kata dr Erric pada detikcom dan ditulis Sabtu (30/5/2020).

"Kita berusaha mengemas lebih lucu dan menarik biar jadi enggak nyeremin. Saya juga kerja enak ngedeketin pasien enggak takut," lanjutnya.

Di media sosial dr Erric kerap membagikan potret dirinya menggunakan APD bertema Batman, Transformer, Star Wars, hingga Iron Man. Beberapa foto menunjukkan ia sedang berinteraksi dengan pasien dan tenaga medis lainnya.

dr Erric mengaku sebagian APD dibuat sendiri dan lainnya dari penjual mainan-mainan superhero. Ia masih menyiapkan lagi beberapa APD dengan tema superhero lainnya.

"Lagi berjalan Kamen Rider Black, Spider-Man, sama Ant-Man. Ada juga Robocop, tapi itu kayaknya susah banget, nanti dulu deh," pungkasnya.

Ini yang Akan Dialami Tubuh Jika Terlalu Lama 'Absen' Bercinta

 Bagi pasangan suami istri, melakukan hubungan seks secara rutin diketahui banyak memberikan manfaat bagi tubuh. Salah satunya menghindari seseorang dari dari stres, terlebih di tengah pandemi virus Corona.
Ketika seseorang tidak melakukan hubungan seks dalam waktu yang lama, maka manfaat tersebut akan berkurang. Seperti apa sih dampaknya bagi tubuh?

Berikut lima hal yang bisa terjadi, dikutip dari Men's Health.

1. Tekanan darah meningkat
Sebuah penelitian dalam jurnal medis Biological Psychology menemukan bahwa orang yang melakukan hubungan seks secara rutin memiliki tingkat tekanan darah yang lebih rendah dibanding yang tidak melakukan hubungan seks. Jadi, jika tidak melakukannya dalam waktu yang lama tekanan darah bisa saja meningkat.

2. Kadar stres meningkat
Ahli saraf Dr debora W Soh mengatakan, saat berhubungan seks tubuh akan mengeluarkan endorfin yang akan meningkatkan suasana hati seseorang. Jadi, ketika kamu tidak melakukan hubungan seks dalam beberapa waktu dapat meningkatkan tingkat stres.

3. Imunitas tubuh menurun
Orgasme yang didapatkan saat berhubungan seks bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Psikolog Carl Charnetski dan Francis Brennan melakukan penelitian terhadap sampel air liur pasangan yang melakukan hubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu. Hasilnya, ditemukan kandungan konsentrasi yang sangat tinggi dari antibodi pilek serta imunoglobulin A.

4. Pekerjaan terganggu
Sebuah penelitian dari Oregon State University menemukan pasangan dengan kehidupan seks yang aktif jauh lebih merasa bahagia di tempat kerja.

"Menjaga hubungan yang sehat yang mencakup kehidupan seks dapat membantu karyawan lebih bahagia dalam pekerjaannya," kata Prof Keith Leavitt, salah seorang peneliti.

5. Risiko kanker prostat meningkat?
Banyak penelitian yang menyebut melakukan hubungan seks dapat menurunkan tingkat terkena kanker prostat. Tapi tenang, belum ada riset yang membuktikan sebaliknya. Absen berhubungan seks tidak serta merta akan meningkatkan risiko kanker prostat kok.
https://cinemamovie28.com/cast/garth-jennings/