Rabu, 03 Juni 2020

Sistem Anti-spam Instagram Blokir Hashtag Terkait George Floyd

 Sistem anti-spam Instagram secara tidak sengaja memblokir postingan dengan hashtag #blacklivesmatter yang terkait dengan isu George Floyd.
Sejumlah pengguna melaporkan, mereka mendapatkan pesan notifikasi 'action blocked' setelah mencoba memposting atau membagikan postingan menggunakan hashtag tersebut.

Merespons hal ini, Instagram pun menjelaskan bahwa masalah tersebut muncul karena sistem anti-spam Instagram secara tidak sengaja mendeteksinya sebagai spam dan kemudian memblokirnya.

"Kami menyadari beberapa pengguna mendapatkan pesan 'diblokir' saat menggunakan hashtag #blacklivesmatter atau membagikan ulang konten terkait postingan tersebut," kata Instagram dalam pernyataannya, dikutip dari Engadget.

"Kami memiliki teknologi yang mendeteksi peningkatan aktivitas di Instagram untuk membantu memerangi spam. Mengingat konten terkait #blacklivesmatter meningkat dengan pesat, teknologi ini kemudian memblokirnya. Kami menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, dan menyelidiki masalah terpisah yang terjadi saat pengguna mengunggah Stories," jelas Instagram.

Instagram tidak menyebutkan berapa lama penanganan masalah ini, dan berapa banyak pengguna yang terdampak. Namun yang jelas, Instagram memastikan bahwa mereka sama sekali tidak membungkam postingan terkait dengan protes kematian George Floyd.

"Kami secara jelas menyatakan bahwa penggunaan hashtag #blacklivesmatter didukung di Instagram. Dan kami bergerak cepat untuk memastikan suara pengguna yang menggunakan hashtag ini didengar kata Instagram.

Tak hanya Instagram, hal serupa terjadi pula pada TikTok. Platform berbagi video ini bahkan dituding rasis setelah viralnya cuitan salah satu pengguna yang melaporkan TikTok hilangnya hashtag #blacklivesmatter dan semua yang terkait dengan #GeorgeFloyd.

Dalam pernyataannya, TikTok menjelaskan bahwa ketidakakuratan hasil pencarian terkait hashtag tersebut disebabkan oleh masalah teknis di platformnya.

Sudah 8 Ribu Sembuh, Ini 11 Provinsi yang Nol Kasus Corona pada 3 Juni

 Indonesia kembali mencatatkan penambahan kasus virus Corona COVID-19. Ada wilayah yang melaporkan banyak kasus baru, ada juga yang sama sekali tidak ada kasus.
Hingga Rabu (3/6/2020) setidaknya sudah ada 28.233 kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut 8.406 orang sembuh sementara 1.698 lainnya meninggal dunia.

Berikut wilayah yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru pada 3 Juni.

1. Aceh

2. Bengkulu

3. DI Yogyakarta

4. Jambi

5. Kalimantan Utara

6. Kepulauan Riau

7. Lampung

8. Riau

9. Papua Barat

10. Sulawesi Barat

11. Nusa Tenggara Timur

Sedangkan wilayah di Indonesia yang melaporkan peningkatan jumlah kasus terbanyak:

1. Jawa Timur = 183 kasus

2. DKI Jakarta = 82 kasus

3. Banten = 71 kasus

4. Kalimantan Selatan = 64 kasus

5. Papua = 39 kasus

6. Sulawesi Selatan = 38 kasus

7. Kalimantan Tengah = 28 kasus

8. Sumatera Utara = 26 kasus

9. Sulawesi Utara = 23

10. Jawa Tengah = 23 kasus

Wah, PayPal dan WhatsApp Bakal 'Susupi' Gojek

 Gojek bakal mengintegrasikan sistem pembayaran PayPal ke dalam layanannya. Hal ini terjadi karena Paypal kini tercatat sebagai salah satu investor decacorn Indonesia itu.
Dalam keterangan yang diterima detikINET, Gojek dan PayPal sudah bersepakat untuk mengintegrasikan layanan pembayaran PayPal ke dalam Gojek. Kemudian, keduanya juga akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna Gopay ke jaringan PayPal.

Sebagai informasi, saat ini jaringan PayPal mempunyai akses ke 25 juta merchant di seluruh dunia.

"Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digital yang dapat menciptakan kesempatan baru untuk memberikan layanan finansial kepada konsumen maupun penyedia layanan atau merchant yang selama ini belum terhubung ke layanan perbankan," ujar Farhad Maleki, Head of Corporate Development and Ventures for APAC, PayPal.

"Kami sangat bersemangat dalam memasuki sebuah hubungan strategis dengan Gojek untuk memperluas akses dan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna kami di pasar yang sangat dinamis ini dan di seluruh dunia," tambahnya dalam keterangan tersebut.

Tak cuma PayPal, Facebook pun tercatat sebagai salah satu investor baru Gojek. Investasi dari Facebook tersebut menciptakan peluang bagi dunia bisnis di Indonesia, termasuk memanfaatkan layanan instant messaging yang sudah digunakan secara luas yakni WhatsApp. Tapi belum jelas seperti apa bentuknya nanti.

"Gojek, WhatsApp, dan Facebook adalah layanan yang penting di Indonesia. Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," ujar Matt Idema, Chief Operating Officer, WhatsApp dalam keterangan yang sama.

"Bergabungnya Facebook, PayPal, Google dan Tencent merupakan pengakuan di mana perusahaan teknologi paling inovatif di dunia melihat dampak positif Gojek terhadap Indonesia dan Asia Tenggara. Dengan bekerja sama, kami memiliki kesempatan untuk mencapai sesuatu yang betul-betul unik seiring dengan upaya kami mendukung lebih banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan jutaan pelanggan mendapat manfaat dari ekonomi digital," tambah Co-CEO Gojek Andre Soelistyo.

Sistem Anti-spam Instagram Blokir Hashtag Terkait George Floyd

 Sistem anti-spam Instagram secara tidak sengaja memblokir postingan dengan hashtag #blacklivesmatter yang terkait dengan isu George Floyd.
Sejumlah pengguna melaporkan, mereka mendapatkan pesan notifikasi 'action blocked' setelah mencoba memposting atau membagikan postingan menggunakan hashtag tersebut.

Merespons hal ini, Instagram pun menjelaskan bahwa masalah tersebut muncul karena sistem anti-spam Instagram secara tidak sengaja mendeteksinya sebagai spam dan kemudian memblokirnya.

"Kami menyadari beberapa pengguna mendapatkan pesan 'diblokir' saat menggunakan hashtag #blacklivesmatter atau membagikan ulang konten terkait postingan tersebut," kata Instagram dalam pernyataannya, dikutip dari Engadget.

"Kami memiliki teknologi yang mendeteksi peningkatan aktivitas di Instagram untuk membantu memerangi spam. Mengingat konten terkait #blacklivesmatter meningkat dengan pesat, teknologi ini kemudian memblokirnya. Kami menyelesaikan masalah ini secepat mungkin, dan menyelidiki masalah terpisah yang terjadi saat pengguna mengunggah Stories," jelas Instagram.

Instagram tidak menyebutkan berapa lama penanganan masalah ini, dan berapa banyak pengguna yang terdampak. Namun yang jelas, Instagram memastikan bahwa mereka sama sekali tidak membungkam postingan terkait dengan protes kematian George Floyd.

"Kami secara jelas menyatakan bahwa penggunaan hashtag #blacklivesmatter didukung di Instagram. Dan kami bergerak cepat untuk memastikan suara pengguna yang menggunakan hashtag ini didengar kata Instagram.

Tak hanya Instagram, hal serupa terjadi pula pada TikTok. Platform berbagi video ini bahkan dituding rasis setelah viralnya cuitan salah satu pengguna yang melaporkan TikTok hilangnya hashtag #blacklivesmatter dan semua yang terkait dengan #GeorgeFloyd.

Dalam pernyataannya, TikTok menjelaskan bahwa ketidakakuratan hasil pencarian terkait hashtag tersebut disebabkan oleh masalah teknis di platformnya.
http://cinemamovie28.com/death-note-episode-28/