Jumat, 03 Juli 2020

VOOC, Teknologi OPPO Agar Smartphone Lebih Lama di Genggaman

 Teknologi dan inovasi melekat pada merek smartphone OPPO. Salah satu teknologi yang dikembangkan OPPO melalui deretan produk smartphone-nya ialah kemampuan pengisian daya cepat atau fast charging. Kemampuan ini menjadi salah satu kebutuhan pengguna smartphone saat ini yang tak bisa lepas dari perangkatnya.
Inovasi pengisian daya cepat OPPO sudah dimulai sejak 2014 silam yang dinamakan VOOC. Hingga kini OPPO memiliki teknologi VOOC Flash Charge 4.0 pada OPPO Reno3. Dengan teknologi ini, pengguna OPPO Reno3 dapat mengisi baterai 50% cukup dalam waktu 20 menit. VOOC Flash Charge 4.0 memiliki kemampuan mengisi daya 12 persen lebih cepat dibandingkan generasi 3.0 sebelumnya.

OPPO juga memperkenalkan teknologi fast charging 65W superVOOC 2.0 dalam Find X2 Series. Teknologi tersebut diklaim bisa mengisi baterai berkapasitas 4,000 mAh mulai dari nol persen hingga penuh hanya dalam waktu 30 menit.

Selain itu, OPPO juga disebut menyematkan level kecepatan pengisian daya hingga 27 persen dalam waktu lima menit atau 50 persen dalam waktu 10 menit. Hal ini disebut untuk mengakomodir kebutuhan pengguna smartphone keluaran OPPO tersebut, terutama dari kalangan milenial.

Secara umum, teknologi fast charging 65W SuperVOOC 2.0 dihadirkan untuk pengalaman mengisi daya yang lebih efektif dan efisien. Hal tersebut dilakukan melalui peningkatan sekaligus kustomisasi pada hardware, software, dan algoritma pengisian daya.

Sementara soal ranah keamanan, OPPO telah melengkapi teknologi SuperVOOC 2.0 dengan lima tingkatan perlindungan konsumen. Masing-masing perlindungan terdapat pada komponen kabel, power adapter, baterai, dan perangkat smartphone untuk memastikan sistem pengisian daya ini benar-benar aman ketika digunakan.

Untuk merasakan kecepatan pengisian daya VOOC OPPO, konsumen dapat mencobanyak melalui rangkaian produk yang bisa dilihat di sini.

iPhone 12 Tertunda Kembali Produksinya?

 Apple biasanya merilis iPhone baru pada September, namun untuk 2020 ini, waktu peluncuran iPhone 12 masih simpang siur.
Awalnya muncul kabar kalau produksi iPhone 12 bakal tertunda akibat pandemi Corona, dan peluncurannya baru akan terjadi antara bulan Oktober atau November. Namun muncul rumor yang menyebut peluncurannya bakal tetap terjadi pada September.

Kini muncul rumor terbaru yang menyebut produksi iPhone 12 bakal tertunda antara satu sampai dua bulan. Laporan yang sama juga menyebutkan kalau Apple tengah berusaha keras untuk menghindari terjadinya penundaan, namun hanya bisa 'menyelamatkan' peluncuran iPhone 12 agar tak tertunda sampai 2021.

"Dengan perkembangan yang ada saat ini tampaknya akan ada penundaan selama sebulan untuk produksi massalnya, namun Apple sudah melakukan semuanya untuk mempersingkat penundaannya," ujar salah seorang sumber yang dikutip Nikkei, Kamis (2/7/2020).

"Namun tetap ada kemungkinan kalau jadwal (yang sebelumnya) masih bisa dipenuhi," tambah si sumber, yang juga menyebut pandemi Corona sebagai penyebab penundaan tersebut.

Pandemi Corona ini memang berdampak pada banyak hal, untuk kasus iPhone 12 kemungkinan dampaknya adalah banyak fasilitas produksi yang tak bisa beroperasi dan mengakibatkan pasokan komponen menjadi terhambat.
https://indomovie28.net/murder-rx/

Ini Bukti Jelas Masker Ampuh Cegah Penularan Corona

Masker disebut benar-benar efektif mencegah penularan virus Corona berdasarkan sebuah visualisasi. Penggambaran ini adalah bagian riset yang digelar oleh akademisi di Florida Atlantic University, Amerika Serikat.
Terlihat bahwa tanpa masker, droplet yang diproduksi saat batuk bisa terbang sampai 3,7 meter. Penggunaan masker bisa memperpendek jarak itu dan berdasarkan bahannya, sebagian masker lebih ampuh dibandingkan yang lain.

"Visual yang digunakan dalam studi kami bisa membantu menjelaskan alasan rasional di balik social distancing dan rekomendasi menggunakan masker," cetus pemimpin studi ini, Siddharta Verma.

Dikutip detikINET dari Live Science, periset melakukan simulasi batuk menggunakan manekin. Batuk simulasi lantas digambarkan sebagai uap berwarna biru yang keluar dari mulut manekin tersebut.

Setelahnya, dipasang beberapa tipe masker non medis untuk melihat efektifitasnya. Termasuk masker buatan rumah dengan dua lapis kain katun, bandana satu lapis, saputangan yang terpasang longgar dan masker biasa yang dijual di apotek.

Masker kain katun disebut paling efektif walau ada kebocoran di dekat hidung, dengan droplet hanya menyebar 6,35 cm dari wajah. Masker apotek berjenis contong atau kerucut juga efektif, di mana droplet menyebar 20 cm dari muka.

Sedangkan bandana dari material kaos dan saputangan terlipat yang dipasang disebut kurang efektif, masing-masing menyebarkan droplet sejauh sekitar 1 meter dan 0,3 meter. Tapi tetap saja lebih baik ketimbang sama sekali tak memakai masker. Berikut video visualisasinya:

VOOC, Teknologi OPPO Agar Smartphone Lebih Lama di Genggaman

 Teknologi dan inovasi melekat pada merek smartphone OPPO. Salah satu teknologi yang dikembangkan OPPO melalui deretan produk smartphone-nya ialah kemampuan pengisian daya cepat atau fast charging. Kemampuan ini menjadi salah satu kebutuhan pengguna smartphone saat ini yang tak bisa lepas dari perangkatnya.
Inovasi pengisian daya cepat OPPO sudah dimulai sejak 2014 silam yang dinamakan VOOC. Hingga kini OPPO memiliki teknologi VOOC Flash Charge 4.0 pada OPPO Reno3. Dengan teknologi ini, pengguna OPPO Reno3 dapat mengisi baterai 50% cukup dalam waktu 20 menit. VOOC Flash Charge 4.0 memiliki kemampuan mengisi daya 12 persen lebih cepat dibandingkan generasi 3.0 sebelumnya.

OPPO juga memperkenalkan teknologi fast charging 65W superVOOC 2.0 dalam Find X2 Series. Teknologi tersebut diklaim bisa mengisi baterai berkapasitas 4,000 mAh mulai dari nol persen hingga penuh hanya dalam waktu 30 menit.

Selain itu, OPPO juga disebut menyematkan level kecepatan pengisian daya hingga 27 persen dalam waktu lima menit atau 50 persen dalam waktu 10 menit. Hal ini disebut untuk mengakomodir kebutuhan pengguna smartphone keluaran OPPO tersebut, terutama dari kalangan milenial.

Secara umum, teknologi fast charging 65W SuperVOOC 2.0 dihadirkan untuk pengalaman mengisi daya yang lebih efektif dan efisien. Hal tersebut dilakukan melalui peningkatan sekaligus kustomisasi pada hardware, software, dan algoritma pengisian daya.

Sementara soal ranah keamanan, OPPO telah melengkapi teknologi SuperVOOC 2.0 dengan lima tingkatan perlindungan konsumen. Masing-masing perlindungan terdapat pada komponen kabel, power adapter, baterai, dan perangkat smartphone untuk memastikan sistem pengisian daya ini benar-benar aman ketika digunakan.

Untuk merasakan kecepatan pengisian daya VOOC OPPO, konsumen dapat mencobanyak melalui rangkaian produk yang bisa dilihat di sini.
https://indomovie28.net/rough-sex-mature-wives-2/