Sabtu, 04 Juli 2020

Pengguna Tertipu Jutaan Rupiah, Apa Kata Lazada?

 Lazada angkat bicara terkait kasus penipuan yang dialami pasangan Steven dan Andrea yang menelan kerugian jutaan rupiah.
"Lazada selalu menghormati dan mengikuti prosedur yang berlaku. Kami tidak dapat berkomentar mengenai hal tersebut karena saat ini proses masih berjalan dengan pihak yang berwenang," ujar Misty A Maitimoe, Head of Public Relations saat dihubungi detikINET.

"Sesuai dengan prosedur keamanan dan kenyamanan bertransaksi di eCommerce, kami selalu mengingatkan konsumen untuk tidak memberikan data pribadi kepada siapapun dan tidak berkomunikasi dengan pihak manapun di luar platform dan aplikasi Lazada," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya Steven dan Andrea mengalami penipuan saat membeli perangkat rumah tangga di Lazada. Keduanya mengaku total belanja mencapai Rp 4,8 juta.

Modus yang menimpa mereka sang penjual membatalkan semua pemesanan, kemudian mengambil alih akun Steven lewat link. Para pelaku melakukan permintaan refund ke nomor mereka.

Pasangan ini mengaku sudah berusaha mengadu ke Lazada, hanya saja sudah dua bulan proses belum menemui titik terang. Hingga akhirnya Steven dan Andrea melayangkan laporan ke pihak kepolisian.

Penting! Foto WhatsApp Tak Lagi Tersimpan Otomatis di Google Photos

Sebelumnya Google Photos akan otomatis melakukan back up foto dan video dari WhatsApp maupun media sosial (medsos) lainnya. Fungsi tu saat ini tidak berlaku lagi.
Jika kalian perhatika, pada layanan Google Photos biasanya terdapat berbagai folder, baik itu dari aplikasi maupun medsos. Nah, untuk yang terakhir, Google Photos tidak lagi mencadangkan dokumentasi visualnya.

Kebijakan itu diterapkan Google karena pandemi COVID-19. Selama orang-orang diimbau untuk tinggal di rumah, tak sedikit dari mereka mengabadikan momen dan membagikannya ke medsos dan menurut Google. Akibatnya, trafik menjadi sangat tinggi, sehingga perlu diterapkan aturan main yang baru soal Google Photos ini.

Sebagaimana dikutip dari BBC, Jumat (3/7/2020) perubahan ini ditujukan untuk menghemat sumber daya internet. Meski file foto dan video di Google Photos memakan memori perangkat pengguna, fitur layanan kepunyaan Google ini pun menggunakan bandwidth.

Persoalan serupa juga dialami YouTube dan Netflix. Mereka pun telah lebih dulu memberlakukan peraturan baru dengan mengurangi padatnya lalu lintas internet selama pandemi dengan mengurangi resolusinya.

Berikut daftar aplikasi yang terpengaruhi dari kebijakan baru Google Photos yang tidak bisa mencadangkan otomatis file foto dan video, yaitu antara lain:

1. Facebook
2. Instagram
3. Helo
4. Line
5. Messages
6. Messenger
7. Snapchat
8. Twitter
9. Viber
10. WhatsApp

India dan China Bersitegang, Samsung Diuntungkan?

India dan China tengah bersitegang, membuat ajakan boikot produk dari Negeri Tirai Bambu menggaung, termasuk ponsel. Samsung bisa saja diuntungkan mengingat di luar produsen China, hanya mereka yang kuat di India.
Boikot produk China sejauh ini disebut belum berpengaruh terhadap penjualan ponsel China yang sangat dominan di India. Jika sentimen itu berhasil, Samsung yang sekarang nomor 3 di bawah Xiaomi dan Vivo bisa saja memperbaiki posisinya.

Neil Shah selaku analis dari Counterpoint Research menyebut kemungkinan itu bisa saja terjadi. Selain itu, terjadi gangguan manufaktur dan rantai suplai produsen ponsel China.

"Terkait gangguan rantai suplai dan manufaktur yang tertahan, brand China tidak bisa mendistribusikan produk ke pasar meskipun permintaannya bertahan. Samsung di sisi lain lebih punya diversifikasi suplai komponen dari Korea dan China," paparnya.

Dikutip detikINET dari Times of India, Samsung tampaknya memanfaatkan momen ini dengan menggelontorkan cukup banyak produk baru, terutama di kelas menengah yang merupakan segmen paling laku.

Pendapat lain dikemukakan oleh Navkender Singh, direktur IDC India. Ia menyatakan kalaupun Samsung diuntungkan, lebih karena gangguan di manufaktur, bukan karena sentimen anti China.

"Konsumen akan terus membeli smartphone China jika memenuhi kebutuhan mereka di titik harga yang terjangkau," katanya.
https://kamumovie28.com/cast/ryo-horikawa/

Begini Performa Perangkat Mac Berprosesor ARM Pertama

 Apple sudah mulai menyebar perangkat pertamanya yang menggunakan prosesor ARM, yang ditujukan untuk para developer agar bisa mengembangkan atau memporting aplikasi untuk macOS versi Apple Silicon.
Perangkat tersebut punya bentuk mirip Mac Mini namun dengan system on a chip (SoC) A12Z berkecepatan 2,4 GHz, sama seperti yang dipakai di iPad Pro 2020. Kapasitas RAM-nya 16GB dengan storage 512GB, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Jumat (3/7/2020).

Para developer sudah menerima perangkat ini, dan satu di antaranya sudah memposting hasil benchmark dari perangkat tersebut menggunakan Geekbench. Dari uji sintetis tersebut, 'Mac Mini' dengan prosesor ARM tersebut mendapat skor 811 untuk single core dan 2781 untuk multi core.

Perlu diingat, skor ini didapat dari virtualisasi menggunakan Apple Rosetta 2. Artinya sistem dipaksa menjalankan aplikasi untuk macOS menggunakan teknik emulasi, karena Geekbench belum diporting untuk berfungsi di platform baru tersebut. Maka hasilnya pun sebenarnya tak bisa dijadikan patokan kinerja dari SoC Apple Silicon tersebut.

Karena itulah skor yang didapat itu masih jauh dibandingkan MacBook Air 2020 varian paling rendah yang memakai prosesor Intel Core i3-100NG4 dual core, yang mendapat skor 1005 untuk single core dan 2016 untuk multi core.

Sementara perangkat dengan prosesor core i7-1060NG7 -- paling kencang untuk MacBook -- mendapat skor 1133 untuk single core dan 2990 untuk multi core. Sebuah PC desktop yang menggunakan prosesor AMD 3950X bisa mendapat skor 7500an di single core dan 15 ribu untuk multi core.

Sebagai perbandingan, Microsoft Surface Pro X yang menggunakan chip Qualcomm Snapdragon SQ1 dengan kecepatan 3 GHz dan menjalankan Geekbench versi ARM mendapat skor 726 untuk single core dan 2831 untuk multi core.

Sementara jika dibandingkan dengan iPad Pro 2018 yang memakai A12X Bionic -- yang menjadi basis untuk A12Z -- bisa mendapat skor 1100 untuk single core dan 4600 untuk multi core. Tentunya menggunakan Geekbench versi iOS yang memang dioptimasi untuk perangkat ARM.

SoC A12Z dibuat dengan pabrikasi 7nm, namun saat nanti Apple merilis perangkat pertamanya dengan Apple Silicon, mereka bisa saja menggunakan SoC yang menggunakan pabrikasi 5nm, berbasis pada SoC A14 yang dipakai di iPhone 12 dan iPad generasi selanjutnya.

Pada akhirnya, skor benchmark ini memang tak bisa dijadikan patokan karena masih menggunakan Rosetta 2 untuk beroperasi. Skornya akan lebih bisa menggambarkan saat Geekbenchnya sudah di-porting ke ARM64, dan kinerjanya diperkirakan bisa meningkat 25 sampai 40%.

Apple sendiri merencanakan masa transisi dua tahun untuk semua perangkat Mac menggunakan ARM. Dan perangkat Mac pertama dengan SoC ARM bakal meluncur pada akhir 2020 nanti.

Pengguna Tertipu Jutaan Rupiah, Apa Kata Lazada?

 Lazada angkat bicara terkait kasus penipuan yang dialami pasangan Steven dan Andrea yang menelan kerugian jutaan rupiah.
"Lazada selalu menghormati dan mengikuti prosedur yang berlaku. Kami tidak dapat berkomentar mengenai hal tersebut karena saat ini proses masih berjalan dengan pihak yang berwenang," ujar Misty A Maitimoe, Head of Public Relations saat dihubungi detikINET.

"Sesuai dengan prosedur keamanan dan kenyamanan bertransaksi di eCommerce, kami selalu mengingatkan konsumen untuk tidak memberikan data pribadi kepada siapapun dan tidak berkomunikasi dengan pihak manapun di luar platform dan aplikasi Lazada," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya Steven dan Andrea mengalami penipuan saat membeli perangkat rumah tangga di Lazada. Keduanya mengaku total belanja mencapai Rp 4,8 juta.

Modus yang menimpa mereka sang penjual membatalkan semua pemesanan, kemudian mengambil alih akun Steven lewat link. Para pelaku melakukan permintaan refund ke nomor mereka.

Pasangan ini mengaku sudah berusaha mengadu ke Lazada, hanya saja sudah dua bulan proses belum menemui titik terang. Hingga akhirnya Steven dan Andrea melayangkan laporan ke pihak kepolisian.
https://kamumovie28.com/cast/vernon-wells/