Kamis, 09 Juli 2020

Redmi Note 9 Pro, Baterai Hemat Mabar Makin Lancar

Pandemi virus Corona tidak menghentikan vendor ponsel untuk meluncurkan produk baru. Seperti Xiaomi resmi meluncurkan Redmi Note 9 Pro di Indonesia pada awal bulan lalu.
Dibanderol dengan harga Rp 3 jutaan, Redmi Note 9 Pro menyasar segmen kelas menengah, terutama untuk anak muda yang hobi main game. Chipset yang digunakan memang dikhususkan untuk meningkatkan experience saat main game yaitu Snapdragon 720G.

detikINET berkesempatan menjajal Redmi Note 9 Pro selama kurang lebih sebulan. Seperti apa performanya, terutama untuk main game? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Bodi Plastik yang Elegan
Redmi Note 9 Pro hadir dalam tiga pilihan warna, dan varian yang dijajal detikINET adalah Interstellar Grey. Walau disebut abu-abu, nyatanya ponsel ini terlihat sedikit kebiruan.

Tidak seperti pendahulunya, Xiaomi memutuskan untuk menanggalkan desain warna gradasi di Redmi Note 9 Pro. Perpaduan warna abu-abu yang solid dan permukaan yang mengkilat membuat ponsel ini terlihat sangat elegan.

Tapi bodinya yang mengkilat juga menjadi magnet untuk sidik jari. Untuk melindungi bodi ponsel dari benturan dan goresan, Xiaomi melapisi bagian belakang ponsel ini dengan Gorilla Glass 5 dan menyediakan case silikon berwarna hitam yang sayangnya justru menyembunyikan warna kece Redmi Note 9 Pro.

Redmi Note 9 Pro memiliki dimensi 165,8 x 76,7 x 8,8 mm dengan bobot 209 gram. Ketika digenggam bodinya memang terasa agak sedikit lebar tapi masih nyaman ketika menggunakan ponsel dengan satu tangan.

Lis yang membingkai keempat sudut ponsel terbuat dari plastik dengan finish matte. Walau terlihat tidak sesuai dengan bagian belakang yang mengkilap, plastik matte ini membuat ponsel bisa digenggam dengan lebih nyaman.

Redmi Note 9 Pro tidak memiliki sertifikasi IP untuk perlindungan dari air dan debu. Tapi ponsel ini memiliki lapisan P2i yang setidaknya bisa melindungi ponsel dari percikan air hujan.

Empat kamera belakangnya ditempatkan dalam modul kotak yang sedikit menonjol, sehingga membuat ponsel tidak bisa berbaring dengan rata ketika ditaruh di atas permukaan datar seperti meja. Tapi masalah ini bisa diatasi dengan bantuan case.

Tombol power dan volume Redmi Note 9 Pro ditempatkan di sisi kanan. Tombol power ini juga berfungsi sebagai sensor sidik jari yang lebih mudah dicapai dibanding sensor sidik jari di bagian belakang.

Slot kartu SIM dan MicroSD ada di sisi kiri bagian atas. Sedangkan bagian bawahnya dihuni speaker, port USB-C dan headphone jack 3,5 mm yang sudah semakin langka di banyak ponsel saat ini.

Di atas kamera depan terdapat grill earpiece yang sangat tipis dan LED untuk notifikasi. Bezel di sisi atas, kiri dan kanan terbilang sangat tipis, sedangkan bezel di bagian bawah masih cukup besar tapi tidak begitu mengganggu.

2. Layar Lapang
Redmi Note 9 Pro dibekali dengan panel LCD berukuran 6,67 inch dengan rasio 20:9. Resolusinya 2400 x 1080 pixel (Full HD+) dan dilindungi dengan Corning Gorilla Glass 5.

Redmi Note 9 Pro menggunakan desain layar punch hole dengan kamera depan yang ditempatkan di bagian tengah layar. Desain ini membuat layar terlihat sangat lapang terutama untuk nonton video dan bermain game.

Tapi, karena ponsel ini mengkombinasikan desain punch hole dengan panel LCD ada sedikit masalah pada display yaitu backlight yang tidak merata di area kamera. Kalau background di sekitar kamera berwarna gelap mungkin masalah ini tidak terlalu kelihatan, tapi lain ceritanya jika background berwarna cerah apalagi putih.

Tidak hanya lapang, layar Redmi Note 9 Pro juga cukup memuaskan meski menggunakan panel LCD. Ponsel ini juga mendukung HDR10 jadi bisa digunakan untuk menonton konten 1080p HDR dari YouTube. Redmi Note 9 Pro juga mendukung Widevine L1 sehingga bisa digunakan untuk menonton video di Neflix dengan kualitas tertinggi.

Tidak seperti Realme 6 Pro yang menjadi rival utamanya, Redmi Note 9 Pro tidak dibekali dengan layar 90Hz. Tapi absennya fitur ini tidak mengurangi experience saat menggunakan ponsel ini.

Untuk urusan multimedia, Redmi Note 9 Pro dibekali satu speaker di sisi bawah. Sayangnya performa speaker ini sedikit mengecewakan karena kurang lantang dan harus dinaikkan sampai volume maksimum baru memuaskan.

3. MIUI yang Penuh Bloatware
Sama seperti ponsel Xiaomi lainnya, Redmi Note 9 Pro menjalankan MIUI 11 yang berbasis Android 10. Tampilan antarmuka ini terlihat minimalis, ringkas dan mudah digunakan.

Redmi Note 9 Pro dibekali dengan fitur NFC yang bisa diaktifkan lewat ikon yang ada di kolom notifikasi. Fitur ini tentu sangat dinanti untuk mereka yang mencari ponsel terjangkau dengan fitur NFC.

Tapi, MIUI 11 di ponsel ini tidak menyediakan app drawer, jadi semua aplikasi ditampilkan di homescreen ponsel. Selain itu, Xiaomi juga memuat banyak aplikasi bloatware yang untungnya bisa di-uninstall dengan mudah.
https://indomovie28.net/flora/

Di PES 2021, Tak Ada Nama Klub AC Milan dan Inter Milan

Bagi kalian tifosi AC Milan dan Inter Milan, maka bersiaplah kecewa. Sebab, di game Pro Evolution Soccer (PES) 2021, nama klub tersebut kemungkinan besar menggunakan nama palsu.
Hal itu tak terlepas dari kabar bahwa Konami, pengembang game PES, telah kehilangan lisensi dua klub raksasa Serie A itu. Sebagaimana dilansir dari Euro Gamer, Rabu (8/7/2020) Konami diharuskan untuk mencari nama lain untuk AC Milan dan Inter Milan untuk PES 2021.

"Untuk game sepakbola Konami lainnya, mohon tunggu pengumuman lebih lanjut untuk masing-masing judul," ujar Konami dalam pernyataannya.

"Ke depannya, kami akan terus memperkuat kemitraan yang ada dan membangun hubungan baru untuk memberikan pengalaman eFootball sebaik mungkin. Terima kasih sekali lagi atas dukungan dan pengertian Anda," ucap Konami menambahkan.

Padahal sebelumnya, Konami menjalin kerja sama eksklusif dengan mengantongi lisensi resmi Serie A. Kesepakatan itu mengartikan bahwa semua logo, piala, dan logo resmi dari semua klub di kasta tertinggi Liga Italia itu.

Rumor yang beredar menyebutkan, hilangnya lisensi Konami terhadap dua klub satu itu, karena EA Sports, pengembang game FIFA, telah menggaet keduanya agar tampil eksklusif di FIFA 2021.

EA Sports seakan balas dendam kepada Konami yang sebelumnya menggaet Juventus secara eksklusif di PES 2020, sehingga di game pesaingnya FIFA 20 tidak ditemukan nama klub Juventus, melainkan Piemonte Calcio.

Redmi Note 9 Pro, Baterai Hemat Mabar Makin Lancar

Pandemi virus Corona tidak menghentikan vendor ponsel untuk meluncurkan produk baru. Seperti Xiaomi resmi meluncurkan Redmi Note 9 Pro di Indonesia pada awal bulan lalu.
Dibanderol dengan harga Rp 3 jutaan, Redmi Note 9 Pro menyasar segmen kelas menengah, terutama untuk anak muda yang hobi main game. Chipset yang digunakan memang dikhususkan untuk meningkatkan experience saat main game yaitu Snapdragon 720G.

detikINET berkesempatan menjajal Redmi Note 9 Pro selama kurang lebih sebulan. Seperti apa performanya, terutama untuk main game? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Bodi Plastik yang Elegan
Redmi Note 9 Pro hadir dalam tiga pilihan warna, dan varian yang dijajal detikINET adalah Interstellar Grey. Walau disebut abu-abu, nyatanya ponsel ini terlihat sedikit kebiruan.

Tidak seperti pendahulunya, Xiaomi memutuskan untuk menanggalkan desain warna gradasi di Redmi Note 9 Pro. Perpaduan warna abu-abu yang solid dan permukaan yang mengkilat membuat ponsel ini terlihat sangat elegan.

Tapi bodinya yang mengkilat juga menjadi magnet untuk sidik jari. Untuk melindungi bodi ponsel dari benturan dan goresan, Xiaomi melapisi bagian belakang ponsel ini dengan Gorilla Glass 5 dan menyediakan case silikon berwarna hitam yang sayangnya justru menyembunyikan warna kece Redmi Note 9 Pro.

Redmi Note 9 Pro memiliki dimensi 165,8 x 76,7 x 8,8 mm dengan bobot 209 gram. Ketika digenggam bodinya memang terasa agak sedikit lebar tapi masih nyaman ketika menggunakan ponsel dengan satu tangan.

Lis yang membingkai keempat sudut ponsel terbuat dari plastik dengan finish matte. Walau terlihat tidak sesuai dengan bagian belakang yang mengkilap, plastik matte ini membuat ponsel bisa digenggam dengan lebih nyaman.

Redmi Note 9 Pro tidak memiliki sertifikasi IP untuk perlindungan dari air dan debu. Tapi ponsel ini memiliki lapisan P2i yang setidaknya bisa melindungi ponsel dari percikan air hujan.

Empat kamera belakangnya ditempatkan dalam modul kotak yang sedikit menonjol, sehingga membuat ponsel tidak bisa berbaring dengan rata ketika ditaruh di atas permukaan datar seperti meja. Tapi masalah ini bisa diatasi dengan bantuan case.

Tombol power dan volume Redmi Note 9 Pro ditempatkan di sisi kanan. Tombol power ini juga berfungsi sebagai sensor sidik jari yang lebih mudah dicapai dibanding sensor sidik jari di bagian belakang.
https://indomovie28.net/spectral/