Kamis, 09 Juli 2020

Di Balik Cepatnya China Bikin Vaksin Corona

 China ngebut membuat vaksin Corona. Perusahaan mereka berada di depan, misalnya Sinovac Biotech di mana eksperimennya bulan ini mencapai tahap akhir uji coba.
Dikutip detikINET dari Reuters, sebenarnya China bukan pemimpin di industri vaksin global. Akan tetapi pandemi Corona yang melanda negara itu membuat negara, militer, dan swasta bekerja sama dan bekerja cepat.

Dalam beberapa bulan, dua pabrik vaksin sudah selesai dibangun. Kemudian eksperimen vaksin boleh dilakukan pada para karyawan perusahaan negara dan militer.

Divisi medis tentara People's Liberation Army's (PLA) jadi salah satu aktor utama pembuatan vaksin Corona di Cina. Mereka bekerja sama dengan perusahaan swasta seperti CanSino. Saat ini, 8 dari 19 kandidat vaksin yang memasuki tahap uji coba pada manusia berasal dari China.

China fokus memakai teknologi vaksin yang sama seperti di penyakit influenza. Sedangkan rival di negara barat seperti Moderna asal Amerika Serikat atau CureVac dari Jerman, memakai teknologi baru messenger RNA yang belum pernah jadi produk vaksin massal.

Untuk mempercepat proses, China mengizinkan perusahaan Sinopharm dan Sinovac menggabungkan uji coba vaksin Corona fase satu dan dua sekaligus. Namun demikian beberapa halangan memang menghadang China.

Pandemi Corona mulai mereda di negara itu sehingga menyulitkan uji coba vaksin skala besar. Mereka pun coba menggandeng negara lain untuk berkolaborasi.

Selain itu, China dinilai harus meyakinkan bahwa vaksin Corona besutan mereka aman digunakan dan berkualitas. Pasalnya di masa silam, pernah ada skandal soal keamanan vaksin yang diproduksi di negara itu.

Namun demikian, China memang sudah mencoba berbenah. Tahun silam, mereka mengeluarkan regulasi baru industri vaksin, di mana hukuman untuk penjual vaksin palsu atau kualits rendah diperberat.

Dari Awkward Jadi Awkarin, Begini Transformasi Selebgram Karin Novilda

 Menjadi satu di antara influencer Indonesia yang memiliki banyak penggemar, Karin Novilda yang beken dengan nama panggung Awkarin selalu menjadi pusat perhatian pengguna media sosial, terutama Instagram dan YouTube. Namun siapa sangka di balik sosoknya yang penuh kontroversi sejak kemunculannya, ia kini dikenal sebagai sosok yang humanis dengan penuh aksi sosial.
"Sebenarnya kalau mau jawab jujur dulu nggak pernah kepikiran jadi seperti ini. Karena dulu sama orang tua juga dikasih jalannya buat kedokteran, karena keluarga juga banyak di dokter jadi ortu mikirnya aku bakal kedokteran," ujarnya dalam Live Streaming Power Up Talk 'Transforming Limitation Into Strength' bareng Smartfren di detikcom, Rabu (8/7/2020).

"Cuman kalau kepikiran sih enggak, cuman dulu sempat berangan-angan kalau gue terkenal, apa ya nama panggung gue gitu. Itu waktu awal-awal twitter tahun 2000an, terus gue bikin nama yang catchy, yaitu tahu nggak Awkarin sebenarnya apa, itu singkatan jadi Awkward Karin, jadi gue awkward banget ga bisa ngomong depan orang kaya gini," imbuhnya.

Awkarin pun bercerita setiap orang termasuk dirinya memiliki keterbatasan yang tidak bisa disangkal, namun bukan berarti orang harus pasrah menerima keadaan. Orang bisa berubah dan bangkit menjadikan kelebihan tergantung kemauannya itu sendiri, misal dirinya mengekspresikannya lewat media sosial.

"Sebenarnya apa yang gue lakuin sering orang lakuin juga cuman mungkin enggak di share aja. Dari situ gue belajar berarti kita boleh berekspresi di media sosial cuman ada batasannya, karena enggak semua orang sependapat dengan kita," ungkapnya.

Awkarin diketahui mulai dikenal publik pada tahun 2016 berkat sepak terjangnya sebagai selebriti di Instagram. Namun kemunculannya banyak dicibir karena sering kali menimbulkan kontroversi di dunia maya, seperti gaya pacarannya yang kontroversial.

Tidak cuma itu, pada tahun 2016 ia pernah menyanyikan lagu Indonesia Raya yang liriknya diganti dengan kata alat kelamin. Selain itu, pada pertengahan tahun 2018 Awkarin kembali dihujat netizen karena mempromosikan obat pembesar payudara yang rupanya ilegal.

Kemudian pada Oktober 2018, Awkarin sempat pamit dari Instagram selama beberapa hari. Ia mengaku beristirahat dari Instagram untuk menjalankan hidup yang normal dan ingin lepas dari candu bermain media sosial, hal ini juga dilakukannya untuk mengobati kesehatan mentalnya.
https://indomovie28.net/crawl/

Pernah Kena Gangguan Mental, Selebgram Awkarin Bakal Buat Project Ini

Mentall illness atau penyakit mental merupakan kondisi kesehatan mental yang melibatkan perubahan emosi, pemikiran, perilaku, atau kombinasi dari ketiganya. Gangguan mental sering dikaitkan dengan gejala depresi yang dialami oleh penderitanya.
Hal ini bisa menimpa siapa saja tak terkecuali selebgram sekaligus YouTuber Awkarin. Ia mengaku mengalami sakit mental pada 2018 lalu. Menurutnya stigma gangguan mental tersebut jangan dikonotasikan secara negatif, sebab kesehatan merupakan suatu hal yang harus dijaga oleh tiap orang.

"Menurut aku kesehatan mental itu konotasinya nggak selalu negatif, lu punya gangguan mental bukan berarti sakit jiwa, karena kebanyakan orang Indonesia, stigmanya nih orang gangguan mental nih pasti sakit jiwa, emang benar jiwanya lagi sakit dan harus diobatin dan caranya kita cari yang profesional seperti psikolog untuk cerita," ujarnya dalam Live Streaming Power Up Talk 'Transforming Limitation Into Strength' bareng Smartfren di detikcom, Rabu (8/7/2020).

Karin mengatakan gangguan mental masih kurang dipahami dan dipedulikan oleh banyak orang termasuk para orang tua yang anaknya terkena gejala penyakit mental. Padahal, gangguan mental itu obatnya tidak harus obat, melainkan dipedulikan oleh orang sekitar.

"Karena obatnya itu nggak harus bentuk obat, karena obatnya untuk jiwa itu kadang cukup menenangkan diri, dan ngobrol sama orang, dipeduliin atau mungkin rehat untuk istirahat, juga ngasih gift buat diri sendiri itu kadang solusinya seperti itu," terangnya.

Maka dari itu, ia pun berencana untuk membuat suatu project agar menyadarkan banyak orang tentang pentingnya kesehatan mental ini. Dia berharap setelah COVID-19 mereda dapat membuat konsultasi gratis bersama psikolog untuk ratusan orang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau mental illnes.

"Misalkan COVID-19 sudah mereda atau hilang, gue pengen bikin sama temen temen gue, tiga hari bebas konsultasi secara free. Jadi per hari itu kuotanya mungkin 100 orang ya, jadi nanti bakal tersedia 10 psikolog dan mereka bakal bisa konsultasi soal ini," jelasnya.

"Karena apa, banyak banget orang nggak bisa konsultasi ke psikologi karena biayanya mahal orang masih mikir, gue nggak mesti ke psikolog bisa ke yang lain, dan orang jadi ngeremehin karena biaya tadi," imbuh dia.

"Maka dari itu, di sini aku mau buat donasi, dan donasi ini ada tiga 300 orang yang bisa dalam waktu tiga hari agar bisa konsultasi gratis itu," pungkasnya.

Di Balik Cepatnya China Bikin Vaksin Corona

 China ngebut membuat vaksin Corona. Perusahaan mereka berada di depan, misalnya Sinovac Biotech di mana eksperimennya bulan ini mencapai tahap akhir uji coba.
Dikutip detikINET dari Reuters, sebenarnya China bukan pemimpin di industri vaksin global. Akan tetapi pandemi Corona yang melanda negara itu membuat negara, militer, dan swasta bekerja sama dan bekerja cepat.

Dalam beberapa bulan, dua pabrik vaksin sudah selesai dibangun. Kemudian eksperimen vaksin boleh dilakukan pada para karyawan perusahaan negara dan militer.

Divisi medis tentara People's Liberation Army's (PLA) jadi salah satu aktor utama pembuatan vaksin Corona di Cina. Mereka bekerja sama dengan perusahaan swasta seperti CanSino. Saat ini, 8 dari 19 kandidat vaksin yang memasuki tahap uji coba pada manusia berasal dari China.

China fokus memakai teknologi vaksin yang sama seperti di penyakit influenza. Sedangkan rival di negara barat seperti Moderna asal Amerika Serikat atau CureVac dari Jerman, memakai teknologi baru messenger RNA yang belum pernah jadi produk vaksin massal.

Untuk mempercepat proses, China mengizinkan perusahaan Sinopharm dan Sinovac menggabungkan uji coba vaksin Corona fase satu dan dua sekaligus. Namun demikian beberapa halangan memang menghadang China.

Pandemi Corona mulai mereda di negara itu sehingga menyulitkan uji coba vaksin skala besar. Mereka pun coba menggandeng negara lain untuk berkolaborasi.

Selain itu, China dinilai harus meyakinkan bahwa vaksin Corona besutan mereka aman digunakan dan berkualitas. Pasalnya di masa silam, pernah ada skandal soal keamanan vaksin yang diproduksi di negara itu.

Namun demikian, China memang sudah mencoba berbenah. Tahun silam, mereka mengeluarkan regulasi baru industri vaksin, di mana hukuman untuk penjual vaksin palsu atau kualits rendah diperberat.
https://indomovie28.net/the-furies/