Senin, 13 Juli 2020

Ilmuwan Berhasil Temukan Cara Ubah DNA

 Sebagian besar sel dalam tubuh punya dua 'perpustakaan' genetik. Satu di dalam nukleus, dan yang lain di dalam struktur yang disebut mitokondria yang juga dikenal sebagai 'pembangkit tenaga sel'. Nah, ilmuwan baru-baru ini berhasil menemukan cara untuk mengubah struktur DNA mitokondria.
Upaya gabungan oleh beberapa tim peneliti di Amerika Serikat ini dapat mengarah pada suatu proses yang memungkinkan untuk memodifikasi sel, dan berpotensi mengobati berbagai kondisi tubuh.

Fondasi molekuler dari alat pengeditan gen ini adalah toksin yang disebut DddA, yang disekresikan oleh bakteri Burkholderia cenocepacia. Para peneliti dari University of Washington telah tertarik manfaat toksin ini setelah sekian lama.

Sampai akhirnya, para peneliti menemukan cara yang dapat mengubah basa asam nukleat yang disebut sitosin menjadi yang berbeda dari yang biasa ditemukan dalam RNA, yang disebut urasil.

Tetapi menyelundupkan RNA melalui membran mitokondria yang lebih selektif tidaklah sesederhana itu. Ini dikarenakan lebih dari satu miliar tahun yang lalu mitokondria adalah organisme sendiri, dan seiring waktu mereka berevolusi untuk berbagi 'tanggung jawab' dengan sel-sel yang mereka tempati saat ini.

Dalam tubuh, mitokondria metabolisme asam lemak, biosintesis pirimidina, homeostasis kalsium, transduksi sinyal seluler, dan penghasil energi. Temuan ini sudah dipublikasikan di jurnal Nature dan diharapkan bisa menjadi jalan untuk pengobatan manusia.

Seperti dikutip detikINET dari Live Science, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat yang signifikan.

Elon Musk Jadi CEO dengan Gaji Tertinggi Kalahkan Tim Cook

 2019 rupanya merupakan tahun penuh berkah bagi Elon Musk. Ia dinobatkan sebagai CEO dengan gaji tertinggi dalam daftar terbaru yang dirilis Bloomberg.
Seperti diketahui, Musk merupakan CEO SpaceX dan Tesla, dua perusahaan ternama di bidang teknologi dan otomotif. Dikutip detikINET dari Mashable, Minggu (12/7/2020) ia berhasil membawa pulang USD 595 juta (Rp 8,5 triliun) sepanjang tahun 2019.

Tapi Musk tidak mendapatkan ratusan juta dolar tersebut dari gaji utamanya, ia malah sering melupakan gaji tahunannya. Pria berusia 49 tahun itu justru meraup pendapatannya dari saham Tesla.

Baru-baru ini, saham perusahaan mobil listrik ini menembus angka USD 1.400 per lembar dan Musk memiliki 20,8% dari saham perusahaannya tersebut. Kekasih Grimes ini juga menjadi pemegang saham utama di SpaceX serta The Boring Company yang didirikannya.

Dengan berada di posisi pertama, Musk berhasil mengalahkan CEO ternama lainnya, Tim Cook. CEO Apple ini berada di posisi kedua dengan total pendapatan sebesar USD 133 juta, yang mencakup gaji tahunan sebesar USD 3 juta.

Selain Elon Musk, bos teknologi terkenal lainnya yang berada dalam daftar 10 teratas termasuk CEO Intel Robert Swan di posisi ketujuh (USD 99 juta), CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai di posisi kedelapan (USD 86 juta), dan CEO Microsoft Satya Nadella di peringkat sembilan (USD 77 juta).

Peringkat 10 teratas memang didominasi oleh CEO laki-laki. Sedangkan dalam peringkat 100 teratas, hanya ditemukan empat petinggi perempuan.

Dalam daftar tersebut ditemukan nama Sheryl Sandberg, yang tidak memegang posisi CEO tapi Chief Operating Officer Facebook. Ia berada di peringkat 72 dengan pendapatan hampir USD 32 juta.
https://indomovie28.net/wild-city/

Layanan Pinjol Ini Diklaim Bebas Riba

PT Duha Madani Syariah merilis layanan pinjaman online (pinjol) yang berbeda dibanding layanan sejenis lainnya. Yaitu layanan pinjol bernama Duha Syariah yang menerapkan prinsip syariah.
Layanan pinjol ini menggunakan prinsip syariah dengan mempertemukan pemberi dan penerima pembiayaan dalam rangka melakukan akad pembiayaan secara elektronik digital, dan mereka mengklaim layanan ini terbebas dari riba.

"Skema pembiayaan di Duha Syariah Insya Allah bebas riba, transparan, dan transaksinya sesuai dengan syariat Islam," tulis Ir. Chairul Aslam, Komisaris Duha Syariah dalam keterangan yang diterima detikINET.

Ada dua jenis aplikasi Duha Syariah, yaitu aplikasi untuk lender dan aplikasi untuk borrower. Aplikasi lender diperuntukkan bagi pemberi pembiayaan, sedangkan aplikasi borrower untuk mengajukan pembiayaan.

Sebagai informasi, Duha Syariah tidak memberikan pinjaman dalam bentuk uang tunai. Adapun jenis pembiayaan yang ditawarkan ada tiga, yaitu pembiayaan multiguna (pembelian barang/jasa), pembiayaan perjalanan umroh- wisata halal, dan pembiayaan produktif.

Setelah mengunduh aplikasi pinjol ini, pengguna cukup melakukan login dengan menggunakan nomor handphone, melengkapi data pribadi dan mengunggah dokumen yang diminta. Kemudian persetujuan pembiayaan akan diproses oleh admin.

Meskipun baru beroperasi selama satu tahun, Duha Syariah mengklaim telah memiliki banyak pengguna dan terus mengalami peningkatan. Pendanaan atau pemberian Pembiayaan dapat dilakukan mulai dari sebesar Rp 100 ribu pada setiap transaksi pembiayaan. Sedangkan untuk penerima pembiayaan dimulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2 miliar per transaksi per pengguna (borrower).

Jumlah plafon pinjol tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli barang/jasa, paket perjalanan umroh, dan wisata halal melalui e-commerce/marketplace/mitra yang bekerja sama dengan Duha Syariah, serta untuk memenuhi kebutuhan usaha seperti pengadaan barang modal dan invoice financing.

"Saat ini Duha Syariah sudah bekerja sama dengan Duniahalal.com, Bhinneka.com, dan Ralali.com, serta bermitra dengan Qasir, Tjetak, dan Moodah. Dalam waktu dekat Insya Allah akan segera menyusul beberapa market place dan mitra yang akan bekerjasama dengan Duha Syariah," tutup Chairul.

Ilmuwan Berhasil Temukan Cara Ubah DNA

 Sebagian besar sel dalam tubuh punya dua 'perpustakaan' genetik. Satu di dalam nukleus, dan yang lain di dalam struktur yang disebut mitokondria yang juga dikenal sebagai 'pembangkit tenaga sel'. Nah, ilmuwan baru-baru ini berhasil menemukan cara untuk mengubah struktur DNA mitokondria.
Upaya gabungan oleh beberapa tim peneliti di Amerika Serikat ini dapat mengarah pada suatu proses yang memungkinkan untuk memodifikasi sel, dan berpotensi mengobati berbagai kondisi tubuh.

Fondasi molekuler dari alat pengeditan gen ini adalah toksin yang disebut DddA, yang disekresikan oleh bakteri Burkholderia cenocepacia. Para peneliti dari University of Washington telah tertarik manfaat toksin ini setelah sekian lama.

Sampai akhirnya, para peneliti menemukan cara yang dapat mengubah basa asam nukleat yang disebut sitosin menjadi yang berbeda dari yang biasa ditemukan dalam RNA, yang disebut urasil.

Tetapi menyelundupkan RNA melalui membran mitokondria yang lebih selektif tidaklah sesederhana itu. Ini dikarenakan lebih dari satu miliar tahun yang lalu mitokondria adalah organisme sendiri, dan seiring waktu mereka berevolusi untuk berbagi 'tanggung jawab' dengan sel-sel yang mereka tempati saat ini.

Dalam tubuh, mitokondria metabolisme asam lemak, biosintesis pirimidina, homeostasis kalsium, transduksi sinyal seluler, dan penghasil energi. Temuan ini sudah dipublikasikan di jurnal Nature dan diharapkan bisa menjadi jalan untuk pengobatan manusia.

Seperti dikutip detikINET dari Live Science, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk mendapatkan manfaat yang signifikan.
https://indomovie28.net/taxi/