Selasa, 14 Juli 2020

So Sweet, Istri Rela Jadi Tukang Cuci Piring Demi Merawat Suami Saat Corona

Seorang wanita yang berasal dari Jacksonville, Florida, rela bekerja menjadi tukang cuci piring di sebuah panti jompo selama pandemi Corona. Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukannya demi bisa bertemu setiap hari dengan sang suami yang dicintainya.
Seperti dikutip dari Today, wanita bernama Mary Daniel mengaku sudah tidak bertemu dengan suaminya selama 114 hari akibat pandemi Corona. Pihak panti jompo tempat sang suami dirawat sudah tidak lagi memperbolehkan para pengunjung untuk datang demi mencegah infeksi virus mematikan tersebut.

Sang suami, Steve, yang berusia 66 tahun itu memang sudah tinggal di panti jompo di Rosecastle, Deerwood, Jacksonville, sejak bulan Juli 2019 untuk mendapatkan perawatan akibat penyakit Alzheimer yang dideritanya. Awalnya semuanya terasa baik-baik saja, dimana wanita 57 tahun itu masih bisa bebas mengunjungi suami tersayangnya. Namun semenjak empat bulan belakangan semuanya berubah.

"Saya pergi menemuinya setiap malam, menyiapkannya untuk tidur. Saya masih mengunjunginya pada 10 Maret dan pada 11 Maret mereka memanggil dan mengatakan,'Kamu tidak bisa kembali'," jelas Daniel.

Aturan tersebut diberlakukan mengingat para pasien di panti jompo adalah orang-orang lanjut usia yang lebih rentan terinfeksi COVID-19. Walau demikian, Daniel mengaku tetap masih mengunjungi suaminya, walaupun hanya bisa melalui jendela. Saat itu dirinya hanya bisa menangis dan mencoba memahami apa yang sedang terjadi.

Tapi karena rasa cintanya yang besar terhadap suaminya, Daniel tidak kehabisan cara. Dia lalu menemukan ide cemerlang untuk tetap bisa bertemu suaminya dengan menjadi sukarelawan untuk panti jompo tersebut. Sekitar dua minggu yang lalu, Daniel lalu dipanggil oleh pihak panti jompo terkait tawaran yang diajukannya.

"Tiba-tiba dua minggu yang lalu, mereka memanggil dan berkata,'Apakah kamu menginginkan pekerjaan?' Ketika saya mengetahui bahwa itu adalah sebagai tukang pencuci piring, saya berpikir,'Baiklah,oke! Saya kira saya seorang pencuci piring sekarang'," jelas Daniel.

Ketika Daniel dan suaminya akhirnya dapat bertemu kembali, Daniel mengatakan bahwa suaminya, Steve, langsung berlinang air mata dan bahkan menyebut nama istrinya yang menandakan Steve masih mengingatnya. Sebelum mulai bekerja di Rosecastle, Daniel juga sudah mengikuti serangkaian tes COVID-19, dan untungnya semua hasil tes tersebut negatif.

"Saya harus menjalani pemeriksaan latar belakang, tes narkoba, tes COVID, 20 jam pelatihan video tentang semuanya, termasuk penyakit menular. Itu 100 persen sah," kata Daniel.

YouTuber Muda Nicole Thea Meninggal Mendadak dalam Kondisi Hamil

 YouTuber Nicole Thea meninggal dunia di usia 24 tahun. Kematian wanita asal Inggris ini semakin menambah duka bagi keluarga dan follower-nya karena ia dalam kondisi hamil.
Seperti dikutip dari Today, influencer dan YouTuber ini meninggal secara tiba-tiba pada Sabtu (11/7/2020) pagi waktu setempat. Kabar kematiannya diumumkan lewat postingan di Instagram resminya, @nicoletheatv pada Minggu (12/7/2020).

"Untuk semua teman dan pendukung Nicole dengan kesedihan yang mendalam saya harus mengabarkan bahwa Nicole dan bayi yang dia dan Boga (akan) beri nama Reign telah meninggal dunia Sabtu pagi," demikian pengumuman pada caption foto yang ditulis ibunda Nicole.

Pihak keluarga pun meminta privasi agar tak ada spekulasi apapun terkait berpulangnya influencer dengan 148 ribu follower di Instagram ini. Kematian Nicole dan bayi yang berada dalam kandungan benar-benar membuat keluarganya kesulitan untuk menerima kenyataan pahit tersebut.

"Sebagai keluarga kami meminta agar diberikan privasi karena kami benar-benar sedih dan berusaha untuk menerima apa yang telah terjadi. Terima kasih RIP putri cantik kesayangan dan cucuku Reign, aku akan merindukanmu selama hidupku sampai kita jumpa lagi di keabadian," tulisnya lagi.

Nicole Thea dan kekasihnya, Global Boga, merupakan pasangan influencer dan YouTuber ternama. Keduanya kerap mengunggah vlog keseharian mereka di channel milik Nicole dengan 82 ribuan subscriber.

Pada April 2020, pasangan muda ini mengumumkan bahwa mereka sedang menanti kelahiran bayi pertama, berjenis kelamin laki-laki. Hingga kini tidak diungkap penyebab kematian Nicole namun ucapan belasungkawa memenuhi komentar Instagram sang content creator.

"Ini menyakitkan sekali," komentar rapper Alicai Harley.

"Mengejutkan. Saya sangat berduka... Tenanglah dalamdamai Nicole dan Reign," tulis peresenter Desthy Dee.
https://indomovie28.net/cast/ryuhei-ueshima/

Viral Pasangan di Bandung Akad Nikah dengan Mahar Vape

 Lagi ada pasangan yang menikah dengan mahar unik dan jadi viral. Kali ini sepasang pengantin di Bandung yang menikah dengan mahar atau mas kawin vape.
Pasangan yang viral karena mahar unik itu bernama Shendy Ardiansyah dan Nur Evita. Keduanya mencuri perhatian warganet karena menjadikan vape sebagai mahar.

Tak hanya itu, dalam video yang viral, pasangan pengantin baru itu juga menujukkan keahlian mereka melakukan teknik locking ring vape atau kunci yang berbentuk ring atau cincin pada tube mechanical mod vape. Menggunakan busana pengantin, keduanya tampak melakoni aksi meniupkan asap vape tersebut.

Shendy dan Evita menjadi sorotan setelah video pernikahan mereka diunggah oleh akun Dagelan @dagelan. "Lagi rame ngomongin nikahan orang ya? Ini baru pernikahan idaman," tulis @dagelan (12/7/2020).

Postingan mengenai pasangan pengantin dengan mahar unik itu mendapatkan lebih dari 1 juta Likes itu langsung viral. Warganet membanjiri kolom komentar Instagram @dagelan. Ada yang memuji mereka dan ada yang kurang suka dengan pertunjukkan keduanya.

"Seperangkat liquid besera device nya dibayar tunai! Cess!🤙🏻," tulis akun @kariinakariin.

"Nama anaknya liquid nih pasti," kata akun @hello_ongek.

"Mengurangi esensi kesakralan," ucap akun @darrylalamf.

"Apa cuma aku yg ngeliatnya enggak banget," ucap akun @nindistyani.

Ketika dihubungi oleh Wolipop, Shendy pun tak menyangka videonya mengenai mahar pernikahannya akan menjadi viral. "Kalau bakalan viralnya sih unexpect banget aku," kata Shendy lewat WhatsApp, Senin (13/7/2020).

So Sweet, Istri Rela Jadi Tukang Cuci Piring Demi Merawat Suami Saat Corona

Seorang wanita yang berasal dari Jacksonville, Florida, rela bekerja menjadi tukang cuci piring di sebuah panti jompo selama pandemi Corona. Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukannya demi bisa bertemu setiap hari dengan sang suami yang dicintainya.
Seperti dikutip dari Today, wanita bernama Mary Daniel mengaku sudah tidak bertemu dengan suaminya selama 114 hari akibat pandemi Corona. Pihak panti jompo tempat sang suami dirawat sudah tidak lagi memperbolehkan para pengunjung untuk datang demi mencegah infeksi virus mematikan tersebut.

Sang suami, Steve, yang berusia 66 tahun itu memang sudah tinggal di panti jompo di Rosecastle, Deerwood, Jacksonville, sejak bulan Juli 2019 untuk mendapatkan perawatan akibat penyakit Alzheimer yang dideritanya. Awalnya semuanya terasa baik-baik saja, dimana wanita 57 tahun itu masih bisa bebas mengunjungi suami tersayangnya. Namun semenjak empat bulan belakangan semuanya berubah.

"Saya pergi menemuinya setiap malam, menyiapkannya untuk tidur. Saya masih mengunjunginya pada 10 Maret dan pada 11 Maret mereka memanggil dan mengatakan,'Kamu tidak bisa kembali'," jelas Daniel.

Aturan tersebut diberlakukan mengingat para pasien di panti jompo adalah orang-orang lanjut usia yang lebih rentan terinfeksi COVID-19. Walau demikian, Daniel mengaku tetap masih mengunjungi suaminya, walaupun hanya bisa melalui jendela. Saat itu dirinya hanya bisa menangis dan mencoba memahami apa yang sedang terjadi.

Tapi karena rasa cintanya yang besar terhadap suaminya, Daniel tidak kehabisan cara. Dia lalu menemukan ide cemerlang untuk tetap bisa bertemu suaminya dengan menjadi sukarelawan untuk panti jompo tersebut. Sekitar dua minggu yang lalu, Daniel lalu dipanggil oleh pihak panti jompo terkait tawaran yang diajukannya.

"Tiba-tiba dua minggu yang lalu, mereka memanggil dan berkata,'Apakah kamu menginginkan pekerjaan?' Ketika saya mengetahui bahwa itu adalah sebagai tukang pencuci piring, saya berpikir,'Baiklah,oke! Saya kira saya seorang pencuci piring sekarang'," jelas Daniel.

Ketika Daniel dan suaminya akhirnya dapat bertemu kembali, Daniel mengatakan bahwa suaminya, Steve, langsung berlinang air mata dan bahkan menyebut nama istrinya yang menandakan Steve masih mengingatnya. Sebelum mulai bekerja di Rosecastle, Daniel juga sudah mengikuti serangkaian tes COVID-19, dan untungnya semua hasil tes tersebut negatif.

"Saya harus menjalani pemeriksaan latar belakang, tes narkoba, tes COVID, 20 jam pelatihan video tentang semuanya, termasuk penyakit menular. Itu 100 persen sah," kata Daniel.