Tidak banyak orang yang mau menaruh perhatian terhadap kondisi kucing-kucing yang hidup jalanan. Namun, ada satu pria yang belakangan ini viral karena disebut jadi 'orang baik' yang suka merawat kucing jalanan sakit.
"Ini ternyata orang yang suka ngambilin kucing-kucing sakit di jalanan, lalu dirawat sampai sembuh. Gue tandain wajah lu. Dasar orang baik! Mau ngelak gimana lagi, gue ada bukti foto lu. Gue sebarin biar lu viral dan terkenal. Rasain lu," unggah seorang pengguna Facebook, Dillip Dilmera, pada Senin (13/7/2020).
Gaya unggahan pujian yang seolah-olah seperti memaki ini ternyata berhasil menarik perhatian banyak netizen. Tidak sedikit netizen yang ikut memberi pujian dengan gaya serupa.
"Viralin aja viralin!!! Biar tau rasa rejekinya lancar, dipanjangin umurnya, dan masuk surga!!! Aamiin!!!!" komentar satu pengguna Twitter.
"Ga bisa dibiarin, harus dilaporin ke Allah biar dikasih banyak rezeki!! Emang enak. Aaminnnnn," balas pengguna Twitter lainnya.
Kepada detikcom, pemilik akun Dillip Dilmera mengaku bahwa pria dalam foto adalah seseorang dari komunitas pecinta kucing di Tegal. Sebelumnya Dillip Dilmera memang menggunggah foto mencari orang yang bisa membantu merawat seekor kucing jalanan di dekat kiosnya dengan kondisi sakit scabies.
"Dia ketua komunitas kucing Tegal," kata Dillip Dilmera pada detikcom, Kamis (16/7/2020).
Hingga artikel ini dibuat unggahan Dillip Dilmera di Facebook sudah dibagikan lebih dari 6.000 kali dan mengundang sekitar 1.500 komentar.
Saran Dokter Bagi yang Lagi Senang Gowes Cari Sarapan
Salah satu kegiatan yang banyak dilakukan seiring tren bersepeda adalah gowes cari sarapan alias gocapan. Sembari berolahraga pagi, menjajal berbagai macam kuliner lezat adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.
Tetapi hati-hati, prinsip diet yang seimbang adalah memperhitungkan nutrisi yang masuk sebanding dengan yang dikeluarkan saat olahraga. Jangan sampai sehatnya bersepeda jadi sia-sia gara-gara sarapan asal-asalan.
Praktisi kesehatan dr Rudy Kurniawan, SpPD menjelaskan, kebutuhan kalori yang dibutuhkan dalam melakukan aktivitas bersepeda tergantung dari berat badan, usia, dan aktivitas harian. Tak hanya itu, jenis kalori juga dipengaruhi oleh berat atau ringannya kayuhan sepeda itu.
"Misalnya, pada lelaki dewasa biasanya membutuhkan 2.000-2.500 kalori. Rata-rata jumlah kasar dari kalori yang dibakar selama 30 menit bersepeda adalah 300 kalori untuk sepeda standar," ujar dr Rudy kepada detikcom, Kamis (15/07/2020).
Jenis sarapan yang sesuai untuk bersepeda pun adalah makanan seimbang pada umumnya, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Bagi dr Rudy, intinya sarapan tersebut dapat mencukupi gizi seimbang.
"Sepeda kan termasuk olahraga kardio, sehingga membutuhkan replacement karbohidrat. Semua jenis sarapan dalam olahraga sebetulnya sama, yang penting dapat mencukupi gizi seimbang," tambah dr Rudy.
Ukuran Lingkar Pinggang Lebih dari 4 Jengkal? Waspadai Diabetes
Bicara soal diabetes memang tidak ada habisnya. Begitu juga dengan pernyataan dari berbagai pihak yang meyakini bahwa penyakit ini dapat dideteksi tanpa harus melakukan cek gula.
Hal ini disampaikan oleh dr Rudy Kurniawan, Sp.PD, spesialis penyakit dalam dan founder dari komunitas Sobat Diabet. Ia meyakini bahwa dengan mengukur pinggang, seseorang bisa mengetahui potensi diabetes.
"Kita harus curiga dengan lingkar perut dan pinggang yang membesar. Mulai curiga dengan diabetes jika lingkar pinggangmu selebar 80 cm (untuk perempuan) dan 90 cm (untuk laki-laki).", ujar dr Rudy dalam diskusi via Facebook Live, Kamis (15/07/2020).
"Namun, kalau dalam hitungan kasar sih, kira-kira empat jengkal," tambah dr Rudy.
Meskipun demikian, dr Rudy mensosialisasikan untuk tetap melakukan cek darah. Hal ini dikarenakan upaya cek darah akan jauh lebih valid ketimbang mengukur lingkar pinggang saja.
Diabetes merupakan penyakit yang membuat tubuh tidak mampu mengatur gula darah. Dampaknya jika tidak tertangani bisa memicu berbagai komplikasi, mulai dari penyakit jantung yang mematikan, kebutaan hingga disfungsi ereksi.