Kamis, 16 Juli 2020

Viral 'Orang Baik' di Tegal Rawat Kucing-kucing Jalanan yang Sakit

 Tidak banyak orang yang mau menaruh perhatian terhadap kondisi kucing-kucing yang hidup jalanan. Namun, ada satu pria yang belakangan ini viral karena disebut jadi 'orang baik' yang suka merawat kucing jalanan sakit.
"Ini ternyata orang yang suka ngambilin kucing-kucing sakit di jalanan, lalu dirawat sampai sembuh. Gue tandain wajah lu. Dasar orang baik! Mau ngelak gimana lagi, gue ada bukti foto lu. Gue sebarin biar lu viral dan terkenal. Rasain lu," unggah seorang pengguna Facebook, Dillip Dilmera, pada Senin (13/7/2020).

Gaya unggahan pujian yang seolah-olah seperti memaki ini ternyata berhasil menarik perhatian banyak netizen. Tidak sedikit netizen yang ikut memberi pujian dengan gaya serupa.

"Viralin aja viralin!!! Biar tau rasa rejekinya lancar, dipanjangin umurnya, dan masuk surga!!! Aamiin!!!!" komentar satu pengguna Twitter.

"Ga bisa dibiarin, harus dilaporin ke Allah biar dikasih banyak rezeki!! Emang enak. Aaminnnnn," balas pengguna Twitter lainnya.

Kepada detikcom, pemilik akun Dillip Dilmera mengaku bahwa pria dalam foto adalah seseorang dari komunitas pecinta kucing di Tegal. Sebelumnya Dillip Dilmera memang menggunggah foto mencari orang yang bisa membantu merawat seekor kucing jalanan di dekat kiosnya dengan kondisi sakit scabies.

"Dia ketua komunitas kucing Tegal," kata Dillip Dilmera pada detikcom, Kamis (16/7/2020).

Hingga artikel ini dibuat unggahan Dillip Dilmera di Facebook sudah dibagikan lebih dari 6.000 kali dan mengundang sekitar 1.500 komentar.

Saran Dokter Bagi yang Lagi Senang Gowes Cari Sarapan

 Salah satu kegiatan yang banyak dilakukan seiring tren bersepeda adalah gowes cari sarapan alias gocapan. Sembari berolahraga pagi, menjajal berbagai macam kuliner lezat adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.
Tetapi hati-hati, prinsip diet yang seimbang adalah memperhitungkan nutrisi yang masuk sebanding dengan yang dikeluarkan saat olahraga. Jangan sampai sehatnya bersepeda jadi sia-sia gara-gara sarapan asal-asalan.

Praktisi kesehatan dr Rudy Kurniawan, SpPD menjelaskan, kebutuhan kalori yang dibutuhkan dalam melakukan aktivitas bersepeda tergantung dari berat badan, usia, dan aktivitas harian. Tak hanya itu, jenis kalori juga dipengaruhi oleh berat atau ringannya kayuhan sepeda itu.

"Misalnya, pada lelaki dewasa biasanya membutuhkan 2.000-2.500 kalori. Rata-rata jumlah kasar dari kalori yang dibakar selama 30 menit bersepeda adalah 300 kalori untuk sepeda standar," ujar dr Rudy kepada detikcom, Kamis (15/07/2020).

Jenis sarapan yang sesuai untuk bersepeda pun adalah makanan seimbang pada umumnya, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Bagi dr Rudy, intinya sarapan tersebut dapat mencukupi gizi seimbang.

"Sepeda kan termasuk olahraga kardio, sehingga membutuhkan replacement karbohidrat. Semua jenis sarapan dalam olahraga sebetulnya sama, yang penting dapat mencukupi gizi seimbang," tambah dr Rudy.

Ukuran Lingkar Pinggang Lebih dari 4 Jengkal? Waspadai Diabetes

Bicara soal diabetes memang tidak ada habisnya. Begitu juga dengan pernyataan dari berbagai pihak yang meyakini bahwa penyakit ini dapat dideteksi tanpa harus melakukan cek gula.
Hal ini disampaikan oleh dr Rudy Kurniawan, Sp.PD, spesialis penyakit dalam dan founder dari komunitas Sobat Diabet. Ia meyakini bahwa dengan mengukur pinggang, seseorang bisa mengetahui potensi diabetes.

"Kita harus curiga dengan lingkar perut dan pinggang yang membesar. Mulai curiga dengan diabetes jika lingkar pinggangmu selebar 80 cm (untuk perempuan) dan 90 cm (untuk laki-laki).", ujar dr Rudy dalam diskusi via Facebook Live, Kamis (15/07/2020).

"Namun, kalau dalam hitungan kasar sih, kira-kira empat jengkal," tambah dr Rudy.

Meskipun demikian, dr Rudy mensosialisasikan untuk tetap melakukan cek darah. Hal ini dikarenakan upaya cek darah akan jauh lebih valid ketimbang mengukur lingkar pinggang saja.

Diabetes merupakan penyakit yang membuat tubuh tidak mampu mengatur gula darah. Dampaknya jika tidak tertangani bisa memicu berbagai komplikasi, mulai dari penyakit jantung yang mematikan, kebutaan hingga disfungsi ereksi.

Aktivitas Mulai Normal, Ini 9 Profesi Paling Berisiko Terpapar Virus Corona

 Pandemi Corona memang masih menjadi kekhawatiran. Namun perlahan aktivitas mulai berjalan normal meski berjaga jarak dan kebersihan tetap digalakkan. Selain perkantoran, sejumlah tempat umum seperti mal, klinik, restoran, dan salon juga telah dibuka. Para pekerjanya pun diharap berhati-hati dalam menjalani profesi mereka. Menurut analisa data O*NET (Occupational Information Network) dan World Economic Forum, inilah sembilan profesi paling berisiko terpapar virus Corona.
Hair Stylist

Salah satu tempat yang paling ingin didatangi setelah tempat umum kembali dibuka adalah salon. Selama beberapa bulan terakhir, banyak orang membiarkan rambutnya tanpa perawatan dari ahli sehingga ingin segera memperbaikinya ke hair stylist. Para pekerja salon pun perlu hati-hati karena termasuk golongan profesi yang paling berisiko terpapar COVID-19. Alasannya karena mereka sering berhadapan dan bersentuhan langsung dengan pelanggan.

Pekerja Restoran
Banyak restoran dan toko makanan juga sudah buka seperti biasa. Untuk menghindari penyebaran virus Corona, para pelanggan diminta untuk berhati-hati ketika memesan apalagi jika ingin makan di tempat. Para pekerja pun tidak luput dari risiko terpapar Corona karena mereka berhadapan dengan banyak orang, mengurus pembayaran, hingga mencuci peralatan makan.

Pemadam Kebakaran
Ternyata pemadam kebakaran juga termasuk salah satu golongan pekerjaan yang berisiko terpapar penyakit menular. Berbeda dengan polisi yang sama-sama melayani masyarakat, umumnya pemadam kebakaran lebih mudah tertular penyakit karena mereka tinggal bersama.

Guru TK/SD

Dilansir data dari O*NET, guru yang mengajar anak-anak kecil juga bisa lebih mudah terpapar COVID-19. Alasannya adalah mereka harus berhadapan dengan anak-anak kecil yang belum sepenuhnya sadar protokol kesehatan. Karena itu, banyak sekolah masih menerapkan belajar online hingga waktu yang belum ditentukan karena kesehatan anak-anak juga dikhawatirkan.

Pengemudi
Menurut World Economic Forum, pengemudi transportasi umum perlu berhati-hati saat menjalani tugas mereka kembali. Berhadapan dengan banyak orang membuat mereka berisiko terpapar virus yang baru-baru ini disebut bisa menular lewat udara. Karenanya, disarankan untuk para pengemudi bus atau ojek untuk mengenakan masker, sarung tangan, dan berjaga jarak.

Pramugari
Penerbangan mulai dibuka, para pramugari menjadi profesi yang paling berisiko tertular virus Corona. Menurut data O*NET, pramugari adalah pekerjaan yang paling rentan terekspos penyakit atau infeksi setelah para pekerja medis. Seperti profesi-profesi lain, tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka berhadapan dengan banyak orang menjadi alasannya.

Perawat
Pekerjaan yang paling berisiko terinfeksi virus Corona tentu adalah para petugas medis di rumah sakit. Di Indonesia sudah banyak laporan mengenai perawat-perawat yang terkena virus Corona dan meninggal karena dedikasi mereka. Berhadapan dengan orang-orang yang positif Corona pasti tinggi pula risiko mereka untuk ikut terpapar. Bahkan ketika mereka tidak bersinggungan langsung dengan pasien COVID, masih ada risiko untuk terinfeksi.

Dokter dan Keluarganya
Selain perawat, tak sedikit dokter yang menjadi korban selagi mencoba untuk merawat para pasien COVID-19. Bukan hanya mereka, orang-orang di sekitar dan keluarga juga bisa tertular. Menurut data, dokter spesialis seperti dokter bedah dan dokter anestesi adalah beberapa yang paling rentan terinfeksi. Karenanya, banyak dokter memisahkan diri dari keluarga selama melewati pandemi ini.

Dokter/Perawat Gigi

Menurut analisa World Economic Forum, dokter gigi dan perawatnya adalah profesi paling berisiko terpapar Corona. Pekerjaan ini memang mengharuskan mereka berhadapan dengan mulut pasien dan melakukan tindakan yang bisa menghasilkan aerosol dan membawa virus. Karena itu, beberapa dokter kini memakai face shield dan menggunakan tangan untuk menyentuh gigi untuk menghindari semburan cairan dari mulut.
https://kamumovie28.com/director/zeke-norton/