Senin, 20 Juli 2020

Sapardi Djoko Damono Meninggal, Ini 5 Puisi Cinta Paling Romantis Karyanya

Sastrawan Sapardi Djoko Damono meninggal dunia Minggu (19/7/2020). Sang pujangga cinta itu menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan.
Sapardi Djoko Damono dikenal dengan karya puisi cintanya yang menyentuh. Kepergian pria yang lahir di Surakarta, 20 Maret 1940 itu membuat para pecinta sastra turut bersedih hingga media sosial Twitter saat ini dipenuhi banyak penggalan puisi cinta sang maestro sajak tersebut.

Inilah lima puisi cinta paling romantis karya Sapardi Djoko Damono:

1. Puisi Cinta Karya Djoko Damono Berjudul 'Hanya'


Hanya suara burung yang kau dengar
dan tak pernah kaulihat burung itu
tapi tahu burung itu ada di sana

hanya desir angin yang kaurasa
dan tak pernah kaulihat angin itu
tapi percaya angin itu di sekitarmu

hanya doaku yang bergetar malam ini
dan tak pernah kaulihat siapa aku
tapi yakin aku ada dalam dirimu

2. Pusis Cinta Karya Djoko Damono Berjudul 'Tentu. Kau Boleh'

Tentu. Kau boleh mengalir
di sela-sela butir darahku,
keluar masuk dinding-dinding jantungku,
menyapa setiap sel tubuhku.

Tetapi jangan sekali-kali
pura-pura bertanya kapan boleh pergi
atau seenaknya melupakan percintaan ini

Sampai huruf terakhir
sajak ini, Kau-lah yang harus
bertanggung jawab
atas air mataku.

3. Puisi Cinta Karya Djoko Damono Berjudul 'Hatiku Selembar Daun'

Hatiku selembar daun
melayang jatuh di rumput;

Nanti dulu,
biarkan aku sejenak terbaring di sini;
ada yang masih ingin kupandang,
yang selama ini senantiasa luput;

Sesaat adalah abadi
sebelum kausapu tamanmu setiap pagi.

4. Puisi Cinta Karya Djoko Damono Berjudul 'Sajak-Sajak Kecil tentang Cinta'

mencintai angin
harus menjadi siut
mencintai air
harus menjadi ricik
mencintai gunung
harus menjadi terjal
mencintai api
harus menjadi jilat

mencintai cakrawala
harus menebas jarak

mencintai-Mu
harus menjelma aku"

5. Puisi Cinta Karya Sapardi Djoko Damono 'Hujan Bulan Juni'

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Itulah lima puisi karya Sapardi, masih ada begitu banyak goresan puisi karyanya. Kini puisi-puisi Sapardi Djoko Damono itu akan selalu dikenang.

Most Popular: Hana Hanifah & Deretan Artis dengan Kasus Prostitusi

Berita minggu ini yang jadi sorotan adalah kasus prostitus Hana Hanifah. Artis FTV itu diamankan oleh pihak kepolisian di salah satu hotel di Medan bersama seorang pria.
Selain Hana Hanifah ada sejumlah artis lainnya yang juga tersandung kasus serupa. Ada artis Hollywood Lindsay Lohan sampai bintang Korea Choi Jina.

1. Lindsay Lohan

Lindsay Lohan juga sempat tersangkut kasus prostitusi. Kabar tersebut beredar setelah sang ayah, Michael Lohan mengungkapkan pengakuan mengejutkan yang mengatakan bahwa sang anak, Lindsay Lohan adalah pekerja seks kelas kakap. Tak hanya itu saja, Michael juga mengatakan bahwa istrinya yang merupakan ibu dari Lindsay Lohan, Dina, adalah mucikari dari anaknya sendiri. Pada 2012, seorang bintang porno bernama Alex 'Voodoo' Torres juga sempat mengaku bahwa Lindsay membayarnya untuk berhubungan seks.

Sinopsis Rings di Bioskop Trans TV, Kembalinya Teror Sang Sadako

Film Rings akan hadir di Bioskop Trans TV 19 Juli pada pukul 21.00 WIB. Film bergenre horor ini menjadi sajian spesial karena untuk pertama kalinya tayang di layar kaca Indonesia.
Dirilis pada 2017, Rings merupakan film lanjutan dari kisah kengerian hantu bernama Samara yang ada di The Ring (2002) dan The Ring Two (2007). Mulanya, film ini berjudul The 3D, tapi akhirnya berganti menjadi Rings.

Kali ini, sutradara F. Javier Gutierrez yang menggarap sekuel film remake dari film dan novel horor asal Jepang tersebut. Di kisah aslinya, sang hantu dijuluki 'sadako'. Naomi Watts yang memerankan karakter utama (Rachel Keller) di dua film terdahulu kini tak dilibatkan.

Sebagai penggantinya, hadir Matilda Anna Ingrid Lutz, aktris asal Milan, Italia, yang melakoni tokoh bernama Julia. Rings juga dibintangi oleh Alex Roe, Johnny Galecki dan Vincent D'Onofrio.

Sinopsis Rings

Setelah keluarga Rachel yang diteror, kini Samara menghantui sepasang kekasih bernama Julia dan Holt. Dikisahkan, mereka menjalani hubungan jarak jauh karena Holt harus kuliah di kota lain.

Semuanya berjalan lancar sampai akhirnya Holt mulai susah dihubungi. Penasaran dan khawatir dengan kondisi sang kekasih, Julia pun menyusul Holt.

Rupanya, Holt sedang mengasingkan diri karena ketakutan yang membelenggu jiwanya. Sebuah video misterius yang memperlihatkan sosok Samara menjadi penyebabnya.

Siapa saja yang menyaksikan video tersebut akan terkena kutukan. Penonton akan meninggal tujuh hari kemudian, kecuali dia bisa meyakinkan orang lain untuk ikut menyaksikannya.

Bak virus yang menyebar, makin banyak nyawa yang menjadi korban akibat video tersebut. Julia ikut menyaksikannya, tapi apa yang dialaminya berbeda dari orang lain.

Ia mulai mengalami penglihatan tentang sosok Samara. Meski tubuhnya sudah dikubur dengan layak sebagaimana diceritakan di film sebelumnya, Samara ternyata masih bergentayangan lantaran dendam kesumatnya belum terbalaskan.

Akankah teror sang Sadako bisa berakhir kali ini?

Perilisan Rings sempat mengalami penundaan. Proses produksi film ini rampung pada 2014 dan seharusnya dirilis pada November 2015. Namun, jadwal tersebut harus mundur dua tahun hingga Februari 2017.

Meski biaya pembuatannya menelan bujet hingga US$ 25 juta, Rings berhasil mengantongi pemasukan US$ 83 juta dari penayangannya di seluruh dunia. Untuk rating, film ini mendapat skor 4.5 bintang dari IMDb.

Jangan lewatkan Rings di Bioskop Trans TV 19 Juli pada pukul 21.00 WIB.

Sapardi Djoko Damono Meninggal, Ini 5 Puisi Cinta Paling Romantis Karyanya

Sastrawan Sapardi Djoko Damono meninggal dunia Minggu (19/7/2020). Sang pujangga cinta itu menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan.
Sapardi Djoko Damono dikenal dengan karya puisi cintanya yang menyentuh. Kepergian pria yang lahir di Surakarta, 20 Maret 1940 itu membuat para pecinta sastra turut bersedih hingga media sosial Twitter saat ini dipenuhi banyak penggalan puisi cinta sang maestro sajak tersebut.

Inilah lima puisi cinta paling romantis karya Sapardi Djoko Damono:

1. Puisi Cinta Karya Djoko Damono Berjudul 'Hanya'


Hanya suara burung yang kau dengar
dan tak pernah kaulihat burung itu
tapi tahu burung itu ada di sana

hanya desir angin yang kaurasa
dan tak pernah kaulihat angin itu
tapi percaya angin itu di sekitarmu

hanya doaku yang bergetar malam ini
dan tak pernah kaulihat siapa aku
tapi yakin aku ada dalam dirimu

2. Pusis Cinta Karya Djoko Damono Berjudul 'Tentu. Kau Boleh'

Tentu. Kau boleh mengalir
di sela-sela butir darahku,
keluar masuk dinding-dinding jantungku,
menyapa setiap sel tubuhku.

Tetapi jangan sekali-kali
pura-pura bertanya kapan boleh pergi
atau seenaknya melupakan percintaan ini

Sampai huruf terakhir
sajak ini, Kau-lah yang harus
bertanggung jawab
atas air mataku.
https://indomovie28.net/star/yang-zou/