Viral cerita seorang wanita yang ingin menjual sepeda milik suaminya, dengan alasan terlalu sering gowes. Sepeda 'mahal' tersebut dilelangnya di harga Rp 45 juta.
"Dijual karena suami kebanyakan gowes. Nego halus," ujar pemilik akun Facebook Nathania Verina dalam unggahannya.
Sebelum Nia memutuskan untuk menjual sepeda milik sang suami, ia mengatakan sempat ada perdebatan sengit dengan suaminya.
"Awalnya saya nggak ada masalah dengan kebiasaan baru dia yang suka gowes ini, ini kan dimulai dari COVID-19 merebak, yang tadinya olahraganya cuma basket tapi berubah jadi ke sepeda karena sepeda memungkinkan untuk menjaga jarak dengan orang lain," jelasnya saat dihubungi detikcom, Kamis (6/8/2020).
"Saya pikir daripada tidak ada olahraga sama sekali, saya dukung untuk awalnya. Yang awalnya jadwal gowes cuma seminggu 2 kali tiba-tiba jadi setiap hari, kadang bisa 2 kali dalam sehari. Apa lama-lama nggak memancing emosi?" tambah Nia.
Puncaknya saat sang suami pergi dari subuh dan baru pulang tengah hari. Kurangnya komunikasi menyebabkan emosi tersulut, dan tanpa pikir panjang Nia memutuskan untuk menjual sepeda sang suami.
Nia tidak menyangka unggahannya tersebut jadi viral. Ia menegaskan, sepeda tersebut tidak dijualnya diam-diam melainkan sudah disetujui suami.
Namun belakangan, Nia malah rahu sendiri dengan keputusannya. Setelah berdiskusi, diputuskan sepeda tersebut tidak jadi dijual.
"Sorenya, suami bujukin saya tolong sepedanya jangan dijual, nanti cari sepeda yang bagus satu lagi supaya gowes sama saja. Jadi sama-sama senang," pungkasnya.
Nah gitu dong, happy ending!
Bukan Indonesia, Kasus COVID-19 di Filipina Tertinggi di Asia Tenggara
Pada Kamis (6/8/2020), pemerintah Filipina melaporkan penambahan kasus baru virus Corona COVID-19 sebanyak 3.561 kasus, sehingga totalnya menjadi 119.460 kasus.
Dari jumlah tersebut, Filipina telah menggeser Indonesia sebagai negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara, yakni 118.753 kasus.
Selain itu, Filipina juga melaporkan penambahan kasus kematian sebanyak 28 orang, sehingga total korban jiwa COVID-19 di negara itu menjadi 2.150 orang.
Dalam mengatasi penyebaran COVID-19 yang kian meluas di Filipina, pemerintah setempat pun telah memberlakukan kembali kebijakan lockdown hingga 18 Agustus. Beberapa wilayah yang diberlakukan lockdown, di antaranya Manila, Laguna, Cavite, Rizal, dan Bulacan.
Kebijakan ini disampaikan setelah 80 kelompok lokal yang mewakili 80.000 dokter dan 1 juta perawat di Filipina mendesak pemerintah untuk melakukan pembatasan yang lebih ketat agar penyebaran COVID-19 dapat terkendali.
"Saya telah mendengar Anda. Jangan kehilangan harapan. Kami sadar Anda lelah," kata Presiden Rodrigo Duterte, Minggu (2/4/2020), dikutip dari Channel News Asia.
Tips Cegah Jerawat Akibat Keseringan Pakai Masker
Masker wajib dipakai saat beraktivitas di tempat umum untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, dampak negatif dari memakai masker seringkali dirasakan oleh kebanyakan orang, yaitu timbulnya jerawat pada kulit wajah.
Nazanin Saedi, direktur Jefferson Laser Surgery dan Cosmetic Dermatology Center, mengatakan gesekan kain masker dan wajah dapat memberikan peluang lebih besar untuk timbulnya jerawat pada kulit. Hal ini disebabkan karena kulit wajah tak bisa bernapas karena ditutupi oleh kelembapan yang dihasilkan oleh masker.
Pernyataan tersebut bukan untuk membuatmu enggan menggunakan masker lho. Masker harus tetap dipakai untuk menuruti protokol kesehatan yang ada.
Dikutip dari Health.com, berikut tips yang bisa kamu lakukan agar wajah tidak berjerawat akibat menggunakan masker:
1. Tidak menggunakan makeup
Permasalahannya adalah wajahmu kemungkinan tidak terbiasa mengenakan masker terlalu lama, sehingga membuat penumpukan minyak di daerah tersebut. Dengan tidak menggunakan makeup maka membuat kulitmu lebih bisa bernapas.
2. Jangan terlalu sering mencuci muka
Apabila kulitmu sudah timbul jerawat akibat pemakaian masker, mencuci muka bukanlah solusi yang efektif. Sabun wajah dapat menghilangkan minyak alami dari kulitmu, sehingga membuatnya lebih teriritasi. Cuci muka sewajarnya saja, misalkan saat mandi atau malam hari, setelah seharian beraktivitas.
3. Gunakan masker kain
Masker kain memiliki bahan yang lebih halus, sehingga mengurangi peluang gesekan yang berlebih antara kulit muka dengan kain tersebut. Ingat! Gesekan berlebih dapat membuat tekstur kulitmu menjadi lebih kasar.
https://indomovie28.net/sword-master-2/