Jumat, 07 Agustus 2020

Tips Cegah Jerawat Akibat Keseringan Pakai Masker

Masker wajib dipakai saat beraktivitas di tempat umum untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, dampak negatif dari memakai masker seringkali dirasakan oleh kebanyakan orang, yaitu timbulnya jerawat pada kulit wajah.
Nazanin Saedi, direktur Jefferson Laser Surgery dan Cosmetic Dermatology Center, mengatakan gesekan kain masker dan wajah dapat memberikan peluang lebih besar untuk timbulnya jerawat pada kulit. Hal ini disebabkan karena kulit wajah tak bisa bernapas karena ditutupi oleh kelembapan yang dihasilkan oleh masker.

Pernyataan tersebut bukan untuk membuatmu enggan menggunakan masker lho. Masker harus tetap dipakai untuk menuruti protokol kesehatan yang ada.

Dikutip dari Health.com, berikut tips yang bisa kamu lakukan agar wajah tidak berjerawat akibat menggunakan masker:

1. Tidak menggunakan makeup
Permasalahannya adalah wajahmu kemungkinan tidak terbiasa mengenakan masker terlalu lama, sehingga membuat penumpukan minyak di daerah tersebut. Dengan tidak menggunakan makeup maka membuat kulitmu lebih bisa bernapas.

2. Jangan terlalu sering mencuci muka
Apabila kulitmu sudah timbul jerawat akibat pemakaian masker, mencuci muka bukanlah solusi yang efektif. Sabun wajah dapat menghilangkan minyak alami dari kulitmu, sehingga membuatnya lebih teriritasi. Cuci muka sewajarnya saja, misalkan saat mandi atau malam hari, setelah seharian beraktivitas.

3. Gunakan masker kain
Masker kain memiliki bahan yang lebih halus, sehingga mengurangi peluang gesekan yang berlebih antara kulit muka dengan kain tersebut. Ingat! Gesekan berlebih dapat membuat tekstur kulitmu menjadi lebih kasar.

Usai Ledakan Beirut, Kasus Corona di Lebanon Dilaporkan Kembali Melonjak

Rumah sakit di Beirut, Lebanon, tengah kewalahan dan berada di bawah tekanan usai ledakan besar terjadi. Sebab, kasus virus Corona pun kembali melonjak.
"Virus Corona di Lebanon sedang 'meningkat' dan akan lebih sulit untuk dikendalikan setelah apa yang telah terjadi," kata Firass Abiad, manajer umum Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri Beirut, rumah sakit pemerintah utama Lebanon yang bertugas mengelola epidemi, dalam cuitan tweetnya Kamis (6/8/2020).

Dikutip dari The Washington Post, ledakan besar yang terjadi dalam hitungan detik, membuat pengendalian virus Corona seperti jarak sosial dan memakai masker pun digantikan oleh korban kematian serta kerusakan bangunan akibat ledakan.

Disebutkan, masih terlalu dini untuk mengetahui apa dampak ledakan itu terhadap wabah virus Corona di Lebanon. Meskipun pengujian, pelacakan kontak, dan rawat inap pasien Corona yang sakit parah terus berlanjut. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekerja kesehatan dan lembaga bantuan sudah menilai kondisi ini di tingkat 'waspada'.

Lebanon mencatat lebih dari 5.000 kasus Corona yang dikonfirmasi dan 65 kematian yang dilaporkan. Pada hari Selasa dan Rabu, para pejabat mengonfirmasi 355 kasus baru, perwakilan negara WHO di Lebanon, Iman Shankiti, mengatakan kepada The Post. Sebelum ledakan pada Selasa, Lebanon juga melaporkan tiga kematian selama sehari terakhir, termasuk perawat pertama di negara itu yang meninggal karena virus Corona.

Beberapa jam sebelum ledakan, Abiad men-tweet bahwa Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri memiliki 19 pasien perawatan kritis sementara kapasitas hanya untuk 23 orang. Ada 55 dari 80 tempat tidur juga diisi dengan pasien yang dikonfirmasi atau dicurigai terkena virus Corona.

Kini korban massal akibat ledakan di Beirut dan rumah sakit yang dilanda bencana juga perlu diperhitungkan. "St Rumah Sakit Georges, di garis depan melawan COVID-19, dalam pengujian dan manajemen, rusak dan semua pasien harus dievakuasi," cuit Abiad.

Hingga Kamis, di seluruh Lebanon ada 40 pasienCOVID-19 di unit perawatan intensif dan 125 pasien di tempat tidur biasa di rumah sakit yang dikelola pemerintah.
https://indomovie28.net/17-sexual-fantasies-of-mens-2/

Bukan Indonesia, Kasus COVID-19 di Filipina Tertinggi di Asia Tenggara

Pada Kamis (6/8/2020), pemerintah Filipina melaporkan penambahan kasus baru virus Corona COVID-19 sebanyak 3.561 kasus, sehingga totalnya menjadi 119.460 kasus.
Dari jumlah tersebut, Filipina telah menggeser Indonesia sebagai negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia Tenggara, yakni 118.753 kasus.

Selain itu, Filipina juga melaporkan penambahan kasus kematian sebanyak 28 orang, sehingga total korban jiwa COVID-19 di negara itu menjadi 2.150 orang.

Dalam mengatasi penyebaran COVID-19 yang kian meluas di Filipina, pemerintah setempat pun telah memberlakukan kembali kebijakan lockdown hingga 18 Agustus. Beberapa wilayah yang diberlakukan lockdown, di antaranya Manila, Laguna, Cavite, Rizal, dan Bulacan.

Kebijakan ini disampaikan setelah 80 kelompok lokal yang mewakili 80.000 dokter dan 1 juta perawat di Filipina mendesak pemerintah untuk melakukan pembatasan yang lebih ketat agar penyebaran COVID-19 dapat terkendali.

"Saya telah mendengar Anda. Jangan kehilangan harapan. Kami sadar Anda lelah," kata Presiden Rodrigo Duterte, Minggu (2/4/2020), dikutip dari Channel News Asia.

Tips Cegah Jerawat Akibat Keseringan Pakai Masker

Masker wajib dipakai saat beraktivitas di tempat umum untuk mencegah penularan virus Corona. Namun, dampak negatif dari memakai masker seringkali dirasakan oleh kebanyakan orang, yaitu timbulnya jerawat pada kulit wajah.
Nazanin Saedi, direktur Jefferson Laser Surgery dan Cosmetic Dermatology Center, mengatakan gesekan kain masker dan wajah dapat memberikan peluang lebih besar untuk timbulnya jerawat pada kulit. Hal ini disebabkan karena kulit wajah tak bisa bernapas karena ditutupi oleh kelembapan yang dihasilkan oleh masker.

Pernyataan tersebut bukan untuk membuatmu enggan menggunakan masker lho. Masker harus tetap dipakai untuk menuruti protokol kesehatan yang ada.

Dikutip dari Health.com, berikut tips yang bisa kamu lakukan agar wajah tidak berjerawat akibat menggunakan masker:

1. Tidak menggunakan makeup
Permasalahannya adalah wajahmu kemungkinan tidak terbiasa mengenakan masker terlalu lama, sehingga membuat penumpukan minyak di daerah tersebut. Dengan tidak menggunakan makeup maka membuat kulitmu lebih bisa bernapas.

2. Jangan terlalu sering mencuci muka
Apabila kulitmu sudah timbul jerawat akibat pemakaian masker, mencuci muka bukanlah solusi yang efektif. Sabun wajah dapat menghilangkan minyak alami dari kulitmu, sehingga membuatnya lebih teriritasi. Cuci muka sewajarnya saja, misalkan saat mandi atau malam hari, setelah seharian beraktivitas.

3. Gunakan masker kain
Masker kain memiliki bahan yang lebih halus, sehingga mengurangi peluang gesekan yang berlebih antara kulit muka dengan kain tersebut. Ingat! Gesekan berlebih dapat membuat tekstur kulitmu menjadi lebih kasar.

Usai Ledakan Beirut, Kasus Corona di Lebanon Dilaporkan Kembali Melonjak

Rumah sakit di Beirut, Lebanon, tengah kewalahan dan berada di bawah tekanan usai ledakan besar terjadi. Sebab, kasus virus Corona pun kembali melonjak.
"Virus Corona di Lebanon sedang 'meningkat' dan akan lebih sulit untuk dikendalikan setelah apa yang telah terjadi," kata Firass Abiad, manajer umum Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri Beirut, rumah sakit pemerintah utama Lebanon yang bertugas mengelola epidemi, dalam cuitan tweetnya Kamis (6/8/2020).

Dikutip dari The Washington Post, ledakan besar yang terjadi dalam hitungan detik, membuat pengendalian virus Corona seperti jarak sosial dan memakai masker pun digantikan oleh korban kematian serta kerusakan bangunan akibat ledakan.

Disebutkan, masih terlalu dini untuk mengetahui apa dampak ledakan itu terhadap wabah virus Corona di Lebanon. Meskipun pengujian, pelacakan kontak, dan rawat inap pasien Corona yang sakit parah terus berlanjut. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekerja kesehatan dan lembaga bantuan sudah menilai kondisi ini di tingkat 'waspada'.

Lebanon mencatat lebih dari 5.000 kasus Corona yang dikonfirmasi dan 65 kematian yang dilaporkan. Pada hari Selasa dan Rabu, para pejabat mengonfirmasi 355 kasus baru, perwakilan negara WHO di Lebanon, Iman Shankiti, mengatakan kepada The Post. Sebelum ledakan pada Selasa, Lebanon juga melaporkan tiga kematian selama sehari terakhir, termasuk perawat pertama di negara itu yang meninggal karena virus Corona.
https://indomovie28.net/battle-of-the-warriors-2/