Kamis, 03 September 2020

Belum Tentu Sudah Tak Sayang, Ini 4 Penyebab Pria Ogah Bercinta

Konon, pria punya dorongan seks lebih tinggi dibanding wanita. Bahkan menurut sebuah riset, pikiran tentang seks terlintas di kepala pria tiap dua menit dan sepanjang hari.
Namun, bukan berarti pria menginginkan seks setiap saat. Pada waktu-waktu tertentu, mereka justru enggan melakukannya. Pasangan harus peka terhadap kondisi ini, tidak perlu tersinggung karena belum tentu artinya sudah tidak sayang.

Berikut 4 alasan pria enggan bercinta, menurut laman Womansday:

1. Ada masalah pekerjaan
Menurut ahli saraf sekaligus konseling, Sydney Ceruto, PhD, ketika pria sangat terlibat dengan karier mereka, tentunya dapat menghilangkan gairah seksual yang biasanya ditujukan kepada istri mereka.

"Penghargaan, uang, dan ego meningkat karena dipromosikan. bisa membangkitkan gairah dari tanggung jawab tersebut. Bicaralah pada pasangan agar dapat menyeimbangkan batasan pekerjaan dengan kehidupan seksual," ucap Sydney.

2. Testosteron rendah
Kadar testosteron menurun seiring bertambahnya usia secepat 0,4 hingga 2 persen setiap tahun setelah usia 30. Sekitar 13 persen populasi pria mengalami hipogonadisme (kegagalan dalam menghasilkan cukup testosteron).

"Selain libido rendah, gejala lain yang membuat testosteron rendah adalah penurunan energi, suasana hati yang buruk, kelelahan, dan disfungsi ereksi," jelas Abraham Morgentaler seorang profesor klinis

3. Keseringan menonton konten porno
Menurut peneliti di Indiana University, pria yang mengkonsumsi pornografi mengalami tingkat kepuasan yang jauh lebih rendah dengan pasangannya. Hal ini dikarenakan sering nonton konten pornografi dapat mengurangi kesempatan memiliki keintiman dan keromantisan dengan pasangan.

4. Ada masalah kesehatan
Menurut pakar seks dari Boston Medical Group, Phil Nguyen, MD, libido yang rendah bisa menjadi petunjuk adanya masalah kesehatan, seperti diabetes, kanker prostat, dan penyakit jantung.

"Faktanya, diabetes mempercepat penurunan seksual pria sebanyak 15 tahun," pungkasnya.

Sakit Kepala Sebelah Kiri, Apa Sih Penyebabnya?

 Sakit kepala adalah penyakit umum yang sering terjadi. Anda bisa merasakan sakit kepala di salah satu seperti sebelah kiri atau kanan ataupun kedua sisi kepala Anda. Sakit kepala bisa datang secara perlahan atau tiba-tiba. Terkadang rasa sakit menjalar ke leher, gigi atau di belakang mata.
Umumnya sakit kepala dapat diobati dengan obat-obatan. Nyeri biasanya akan mereda dalam beberapa jam dan tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi jika rasa sakit yang hebat pada satu sisi kepala atau rasa sakit tidak kunjung hilang Anda patut waspada. Ini bisa menjadi tanda adanya penyakit yang lebih serius.

Apa Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri?
Penyebab sakit kepala sebelah kiri disebabkan dari faktor gaya hidup seperti melewatkan makan hingga mengonsumsi obat secara berlebihan. Berikut ini beberapa faktor dari gaya hidup yang bisa memicu sakit kepala sebelah kiri:

1. Alkohol

Bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya mengandung etanol, bahan kimia yang memicu sakit kepala dengan melebarkan pembuluh darah.

2. Melewatkan makan

Otak Anda membutuhkan gula (glukosa) dari makanan agar berfungsi secara optimal. Saat Anda tidak makan, kadar gula darah Anda turun. Ini disebut hipoglikemia. Sakit kepala adalah salah satu gejalanya.

3. Stres

Saat Anda sedang stres, tubuh Anda melepaskan bahan kimia "lawan atau lari". Bahan kimia ini mengencangkan otot dan mengubah aliran darah, yang keduanya dapat menyebabkan sakit kepala sebelah kiri atau kanan.

4. Makanan

Makanan tertentu diketahui menyebabkan sakit kepala, terutama yang mengandung pengawet. Pemicu makanan yang umum termasuk keju tua, anggur merah, kacang-kacangan dan daging olahan lain seperti sosis atau hot dog.

5. Kurang tidur

Sakit kepala sebelah kiri sampai ke mata bisa saja disebabkan karena kurang tidur. Insomnia dapat memicu sakit kepala. Begitu Anda mengalami sakit kepala, rasa sakit itu juga bisa membuat Anda sulit tidur di malam hari. Orang dengan gangguan tidur seperti apnea tidur obstruktif lebih cenderung mengalami sakit kepala, sebagian karena tidurnya terganggu.
https://indomovie28.net/the-erotic-adventures-of-aladdin-x-2/

Achmad Yurianto: TBC di Indonesia Urutan ke-3 Dunia Setelah China-India

Jumlah pengidap TBC di Indonesia menempati urutan ketiga dunia setelah China dan India. Selain jumlah penduduk cukup banyak, perilaku dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan penyakit ini masih kurang.
Achmad Yurianto, Dirjen Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Kemenkes RI mengungkapkan hal itu dalam acara Pertemuan Advokasi Desa Siaga TBC di Pendopo Brebes, Kamis (2/9/2020) siang.

Jumlah pengidap TBC di Indonesia, kata Yuri, sebanyak 840 ribu orang. Jumlah itu berdasarkan prediksi pihak Kemenkes terhadap kasus yang ada. Sementara jumlah pengidap yang berhasil di-notifikasi baru mencapai 550 ribu orang.

"Kalau di Indonesia angkanya 840 ribu orang, itu prediksi kita dari kasus yang ada. Tapi yang bisa di-notifikasi baru 550 ribu. Artinya masih banyak kasus yang belum ditemukan. Kalau belum diobati bisa menjadi sumber penularan di masyarakat. Ini yang kita kejar," ungkap Yuri.

Dengan tingginya jumlah TBC ini, Indonesia kata Achmad Yurianto, menempati urutan ke tiga setelah China dan India. Tiga negara ini memiliki kesamaan dalam masalah jumlah penduduk.

"Kita ini menempati urutan ke tiga loh, setelah China dan India. Kondisi ini bisa terjadi karena jumlah penduduk memang banyak, sehingga cepat terjadi penularan dari orang ke orang. Kesadaran tentang TBC juga belum terbangun di masyarakat kita. Tapi yang jelas, ini tidak boleh disepelekan seolah tidak terjadi apa apa," bebernya.

Dirjen P2P menambahkan, perlu perubahan perilaku dan kepedulian masyarakat dalam menanggulangi penyebaran TBC. Salah satunya dengan melalui prorgam Desa Siaga TBC.

"Kita menyasar desa untuk siaga pencegahan TBC. Kita tahu perubahan perilaku sebagai kunci pencegahan. Ini penting termasuk peran masyarakat atau komunitas untuk mensukseskan pengobatan TBC," sambung dia.

Atas dasar tingginya jumlah penderita TBC inilah, Kemenkes atas perintah presiden berupaya keras menuntaskan kasus ini pada tahun 2030.

"Presiden perintahkan kita agar kasus TBC bisa segera diselesaikan dan kita ditargetkan selesai 2030. Artinya kita punya waktu cuma sebentar saja," tandas Ahmad Yurianto.

Belum Tentu Sudah Tak Sayang, Ini 4 Penyebab Pria Ogah Bercinta

Konon, pria punya dorongan seks lebih tinggi dibanding wanita. Bahkan menurut sebuah riset, pikiran tentang seks terlintas di kepala pria tiap dua menit dan sepanjang hari.
Namun, bukan berarti pria menginginkan seks setiap saat. Pada waktu-waktu tertentu, mereka justru enggan melakukannya. Pasangan harus peka terhadap kondisi ini, tidak perlu tersinggung karena belum tentu artinya sudah tidak sayang.

Berikut 4 alasan pria enggan bercinta, menurut laman Womansday:

1. Ada masalah pekerjaan
Menurut ahli saraf sekaligus konseling, Sydney Ceruto, PhD, ketika pria sangat terlibat dengan karier mereka, tentunya dapat menghilangkan gairah seksual yang biasanya ditujukan kepada istri mereka.

"Penghargaan, uang, dan ego meningkat karena dipromosikan. bisa membangkitkan gairah dari tanggung jawab tersebut. Bicaralah pada pasangan agar dapat menyeimbangkan batasan pekerjaan dengan kehidupan seksual," ucap Sydney.

2. Testosteron rendah
Kadar testosteron menurun seiring bertambahnya usia secepat 0,4 hingga 2 persen setiap tahun setelah usia 30. Sekitar 13 persen populasi pria mengalami hipogonadisme (kegagalan dalam menghasilkan cukup testosteron).

"Selain libido rendah, gejala lain yang membuat testosteron rendah adalah penurunan energi, suasana hati yang buruk, kelelahan, dan disfungsi ereksi," jelas Abraham Morgentaler seorang profesor klinis

3. Keseringan menonton konten porno
Menurut peneliti di Indiana University, pria yang mengkonsumsi pornografi mengalami tingkat kepuasan yang jauh lebih rendah dengan pasangannya. Hal ini dikarenakan sering nonton konten pornografi dapat mengurangi kesempatan memiliki keintiman dan keromantisan dengan pasangan.

4. Ada masalah kesehatan
Menurut pakar seks dari Boston Medical Group, Phil Nguyen, MD, libido yang rendah bisa menjadi petunjuk adanya masalah kesehatan, seperti diabetes, kanker prostat, dan penyakit jantung.

"Faktanya, diabetes mempercepat penurunan seksual pria sebanyak 15 tahun," pungkasnya.
https://indomovie28.net/anna-2/