Sabtu, 05 Desember 2020

Viral Kena Infeksi Payudara Gara-gara Kebanyakan Micin, Benarkah?

 Seorang wanita membagikan pengalamannya terkena mastitis atau infeksi jaringan payudara di aplikasi TikTok. Pemilik akun @fzhhps itu mengaku, penyebab mastitis yang diidapnya adalah sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung penyedap rasa.

"Aku baru selesai operasi. Sakit itu gak enak, sumpah," tulis @fzhhps dalam videonya.


"Semua ini terjadi karna, keseringan makan, makanan-makanan ini. Terutama buat perempuan, kurangin makan mincin, junkfood, dll yang menggunakan penyedap rasa," tulis akun @fzhhps.


Dikonfirmasi detikcom, Jumat (04/12/2020), wanita bernama Fauziahh ini menjelaskan penyebab mastitis yang ia idap karena terlalu sering makan makanan dengan tambahan monosodium glutamat atau MSG. Karena itu, Fauziahh mengaku akan berhenti memakan makanan yang mengganggu kesehatannya lagi.


"Soalnya aku emang suka banget makan makanan yang micin-micin gitu. Sekarang udah di-stop semua gak makan yg aneh-aneh lagi biar cepet sembuh," ujarnya.


Gejala infeksi jaringan payudara yang dialaminya dimulai pada Agustus 2020. Ia merasakan nyeri disertai denyutan ketika mengangkat tangan dan munculnya benjolan di bawah payudaranya. Setelah merasakan gejala itu, ia langsung memeriksakan diri.


Meski telah melakukan pemeriksaan selama tiga kali, diagnosis dokter tak menunjukkan perlunya pembedahan pada benjolan. Namun, beberapa minggu setelahnya ia merasakan nyeri lagi. Wanita asal Medan itu pun sempat meminum air rebusan yang dipercaya bisa mengempeskan benjolan di payudaranya, tetapi tak ada hasil.


"Aku nggak balik ke dokter, tapi aku cari dokter lain spesialis bedah. Nah di situ dokter kasih obat dicoba 2 kali mau lihat kempes atau nggak. Ternyata nggak kempes juga, yasudah mau nggak mau aku operasi dan izin buat gak PKL. Soalnya benjolannya udah besar dan takut nyebar," jelasnya.


Meski masih dalam masa pemulihan, Fauziahh tetap melakukan kuliah jarak jauh dengan izin dari dosen pengampu untuk tak menyalakan kamera saat pertemuan daring. Walaupun dampak akibat makan sembarangan belum terlihat, ia berpesan agar orang-orang lebih memerhatikan lagi makanan yang dikonsumsi supaya tetap sehat.

https://cinemamovie28.com/movies/cannibal/


"Pesan aku sih jangan terlalu sering makan makanan yang mengandung MSG, atau makan junkfood (makanan siap saji) karna itu gak bagus buat kesehatan," pungkas Fauziahh.


Tapi benarkah MSG penyebab mastitis? Klik halaman berikutnya.


Dikutip dari Mayo Clinic, mastitis merupakan peradangan pada jaringan payudara yang kadang disertai infeksi. Gejalanya antara lain bengkak, nyeri, dan kemerahan. Bisa juga disertai demam.


Sering terjadi pada ibu menyusui, tetapi sebenarnya bisa dialami oleh siapapun. Bahkan, pria pun bisa mengalaminya meski risikonya lebih kecil.


Penyebab

Ada beberapa penyebab mastitis payudara. Tersumbatnya kelenjar susu adalah penyebab utama.


- Tersumbatnya kelenjar susu

Saat menyusui, kadang-kadang payudara tidak sampai benar-benar kosong. ASI (Air susu ibu) yang tersisa bisa menyebabkan penyumbatan lalu infeksi.


- Infeksi bakteri

Bakteri dari permukaan kulit ibu dan mulut payu bisa masuk ke kelenjar susu saat menyusui. Kelenjar susu yang tersumbat adalah sarang yang nyaman bagi bakteri.


Faktor risiko

Riwayat mastitis sebelumnya

Puting luka

Bra yang tidak pas

Teknik menyusui yang salah

Stres dan kelelahan

Nutrisi buruk

Merokok.

https://cinemamovie28.com/movies/grand-isle/

ASI Perah Bau Tengik, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

 Salah satu masalah umum yang kerap dialami oleh ibu menyusui adalah air susu ibu (ASI) yang berbau tidak sedap, rasa yang menyerupai sabun dan warna yang berubah. Penyebabnya yaitu enzim lipase yang terkandung dalam ASI. Kadar enzim lipase yang terlalu banyak dapat menyebabkan perubahan bau, rasa, dan warna pada ASI yang diperah.

Lipase merupakan enzim yang penting untuk memecah ASI agar mudah dicerna oleh bayi. Lipase diproduksi di pankreas. Meredith Walls CNM NP, konsultan laktasi, menjelaskan bahwa sampai saat ini, belum ada studi yang menunjukan bahwa banyaknya enzim lipase dapat berdampak buruk bagi kesehatan bayi. Bayi akan tetap mampu mencerna ASI tanpa masalah.


"Satu-satunya masalah, yaitu tidak semua bayi suka minum ASI perah yang berubah rasa atau berbau," ujar Walls.


Dikutip dari Parenting Firstcry, berikut 5 cara untuk mengatasi perubahan bau, rasa dan warna akibat banyaknya enzim lipase pada ASI.


1. Hindari simpan ASI perah terlalu lama

Untuk mengubah rasa dan bau, enzim lipase memerlukan waktu yang cukup lama. Sehingga untuk mencegah ASI berbau tidak sedap dan berubah rasa, hindari penyimpanan ASI terlalu lama. Ibu menyusui dapat langsung memberikan ASI langsung selama beberapa jam atau hari yang sama setelah proses memerah.


2. Catat waktu setelah memerah

Salah satu cara untuk menghindari bau tengih pada ASI perah, ibu menyusui dapat mencatat jam atau hari pada kantong ASI tersebut. Pada umumnya perubahan akan terjadi pada beberapa jam sampai beberapa hari. Untuk mengetahui secara pasti kapan enzim lipase mengubah rasa pada ASI, ibu menyusui dapat menggunakan metode trial and error dengan melihat kapan bayi mulai menolak ASI yang telah disimpan. Setelah itu, ibu menyusui dapat menyesuaikan durasi penyimpanan ASI yang sesuai.


Selain itu, cara lain untuk mencegah ASI berbau, berubah rasa dan warna, ibu menyusui juga dapat menyesuaikan tekanan dan kecepatan memerah ASI.


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://cinemamovie28.com/movies/i-lost-my-body/


Viral Kena Infeksi Payudara Gara-gara Kebanyakan Micin, Benarkah?


Seorang wanita membagikan pengalamannya terkena mastitis atau infeksi jaringan payudara di aplikasi TikTok. Pemilik akun @fzhhps itu mengaku, penyebab mastitis yang diidapnya adalah sering mengonsumsi makanan yang banyak mengandung penyedap rasa.

"Aku baru selesai operasi. Sakit itu gak enak, sumpah," tulis @fzhhps dalam videonya.


"Semua ini terjadi karna, keseringan makan, makanan-makanan ini. Terutama buat perempuan, kurangin makan mincin, junkfood, dll yang menggunakan penyedap rasa," tulis akun @fzhhps.


Dikonfirmasi detikcom, Jumat (04/12/2020), wanita bernama Fauziahh ini menjelaskan penyebab mastitis yang ia idap karena terlalu sering makan makanan dengan tambahan monosodium glutamat atau MSG. Karena itu, Fauziahh mengaku akan berhenti memakan makanan yang mengganggu kesehatannya lagi.


"Soalnya aku emang suka banget makan makanan yang micin-micin gitu. Sekarang udah di-stop semua gak makan yg aneh-aneh lagi biar cepet sembuh," ujarnya.

https://cinemamovie28.com/movies/accelerator/