Kamis, 10 Desember 2020

Bumil Bisa Ikut Disuntik Vaksin COVID-19? Begini Faktanya

 Pemerintah Indonesia baru saja menetapkan penggunaan enam jenis vaksin COVID-19. Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.

Vaksin Sinovac yang diproduksi oleh perusahaan asal China menjadi yang pertama datang ke Tanah Air. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), vaksin dapat mengurangi risiko terkena penyakit dengan memberikan pertahanan alami untuk melindungi tubuh kita.


Vaksin COVID-19 baru bisa digunakan ketika sudah diuji coba efikasinya. Namun, sudah bolehkah diberikan kepada ibu hamil?


Dikutip dari HaiBunda, Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) mengatakan bahwa mereka hanya memiliki data terbatas tentang kehamilan di tahap akhir uji coba vaksin. Vaksinasi flu secara khusus tidak pernah melibatkan ibu hamil untuk diuji coba.


Keamanan vaksin baru dipastikan setelah bertahun-tahun mengumpulkan data dari wanita yang tertular tanpa tahu kondisi kehamilannya. Hal ini sedikit meresahkan karena ibu hamil lebih mungkin mengalami sakit parah akibat COVID-19 daripada wanita yang tidak hamil.


"Jika mereka tidak terdaftar dalam uji coba, maka kita tidak bisa melakukan tindak lanjut jangka panjang. Pertanyaan besarnya adalah uji coba pada ibu hamil dan apa yang terjadi pada bayinya," kata dr Stephanie Gaw, dokter kandungan.


Lalu, bagaimana ketentuan vaksin COVID-19 bagi ibu hamil?


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://kamumovie28.com/movies/kata-hati/


BPOM Pastikan Evaluasi Vaksin COVID-19 Gunakan Standar Internasional


Pemerintah melalui Badan POM akan melakukan evaluasi terhadap data uji klinik yang sedang dilaksanakan untuk membuktikan keamanan dan khasiat vaksin COVID-19 yang sudah tiba di Indonesia. Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan mengawal aspek kehalalannya.

"Proses evaluasi yang dijalankan Badan POM menggunakan standar yang merujuk kepada standar Internasional seperti WHO, US FDA dan EMA," jelas Kepala Badan POM, Dr. Ir. Penny K. Lukito, dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (9/12/2020).


Hal itu diungkapkannya dalam Keterangan Pers 'Tindak Lanjut Kedatangan Vaksin COVID-19: Kebijakan Lanjutan, Uji Mutu, dan Kedisiplinan Protokol Kesehatan' di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (7/12).


Ia menjelaskan Tim Badan POM telah mengambil sampel vaksin untuk pengujian mutu di laboratorium P3OMN. Pengujian sampel ini perlu dilakukan untuk penerbitan lot release (pelulusan batch/lot).


Beberapa parameter untuk lot release termasuk uji potensi, uji kadar antigen, uji toksisitas abnormal dan uji endotoksin. Tujuan pengujian ini adalah untuk memastikan bahwa vaksin mempunyai mutu yang sesuai dengan persyaratan.


Dikatakan Penny, Badan POM bersama dengan Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI dan para pakar akan melakukan evaluasi untuk mendapatkan hasil keputusan persetujuan penggunaan vaksin, dengan pertimbangan kemanfaatan yang jauh lebih besar dari risiko yang ditimbulkan. Pengawalan keamanan vaksin ini ditegaskan Penny tetap dilakukan meskipun vaksin telah digunakan.

https://kamumovie28.com/movies/jendral-soedirman/

Bapak-bapak! Ini Posisi Seks Favorit Istri Saat Musim Hujan

 Musim hujan yang kerap datang saat akhir tahun membuat orang lebih suka santai di rumah, terutama selama pandemi COVID-19. Terlebih hawa dingin dan sejuk menjadikan kita malas beranjak dari tempat tidur.

Terkadang, musim hujan membuat pasutri sulit melakukan hubungan seks karena cuaca yang dingin. Namun, ada juga beberapa pasangan yang justru lebih bergairah melakukan hubungan seks saat musim hujan sambil beristirahat di rumah.


Dikutip dari HaiBunda, berikut 3 posisi seks favorit wanita saat melakukan hubungan seks di musim hujan:


1. Hot doggy

Posisi seks ini menjadi pengembangan alternatif dari doggy style klasik dan membuat hubungan seks terasa lebih intim. Hot doggy membuat pasangan saling bersentuhan kulit sehingga cuaca dingin menjadi lebih hangat meskipun musim hujan.


Hot doggy dilakukan dengan telungkup di atas tempat tidur, di mana posisi wanita tengkurap di atas tempat tidur dan pria di atas wanita. Tarik selimut untuk menutupi tubuh sambil melakukan penetrasi dari belakang.


2. Push and pull

Selain hot doggy, posisi ini juga bisa menjadi alternatif lain saat berhubungan seks. Dijelaskan oleh pakar seks Ann Summers, posisi seks ini membuat istri harus berlutut di lantai dan menjaga lutut tetap rapat.


Kemudian suami melakukan penetrasi dari belakang dalam posisi lutut istri tetap rapat. Setelah terbiasa dengan ritme bercinta, kemudian bersandarlah pada suami tanpa melepas penetrasi. Beralih ke dorongan yang dalam, serta lebih dalam lagi untuk membuat suasana semakin intim.


Posisi ini mendorong penis lebih dalam dan tepat mengenai G-spot. Gerakan yang lambat dan dalam bisa membuat cuaca dingin menjadi panas karena aktivitas bercinta.


Bapak-bapak penasaran posisi apa lagi yang jadi favorit para istri?


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://kamumovie28.com/movies/kampung-zombie/


Bumil Bisa Ikut Disuntik Vaksin COVID-19? Begini Faktanya


Pemerintah Indonesia baru saja menetapkan penggunaan enam jenis vaksin COVID-19. Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.

Vaksin Sinovac yang diproduksi oleh perusahaan asal China menjadi yang pertama datang ke Tanah Air. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), vaksin dapat mengurangi risiko terkena penyakit dengan memberikan pertahanan alami untuk melindungi tubuh kita.


Vaksin COVID-19 baru bisa digunakan ketika sudah diuji coba efikasinya. Namun, sudah bolehkah diberikan kepada ibu hamil?


Dikutip dari HaiBunda, Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) mengatakan bahwa mereka hanya memiliki data terbatas tentang kehamilan di tahap akhir uji coba vaksin. Vaksinasi flu secara khusus tidak pernah melibatkan ibu hamil untuk diuji coba.


Keamanan vaksin baru dipastikan setelah bertahun-tahun mengumpulkan data dari wanita yang tertular tanpa tahu kondisi kehamilannya. Hal ini sedikit meresahkan karena ibu hamil lebih mungkin mengalami sakit parah akibat COVID-19 daripada wanita yang tidak hamil.


"Jika mereka tidak terdaftar dalam uji coba, maka kita tidak bisa melakukan tindak lanjut jangka panjang. Pertanyaan besarnya adalah uji coba pada ibu hamil dan apa yang terjadi pada bayinya," kata dr Stephanie Gaw, dokter kandungan.


Lalu, bagaimana ketentuan vaksin COVID-19 bagi ibu hamil?


KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA

https://kamumovie28.com/movies/hijab/