Rabu, 06 Januari 2021

Misteri Jack Ma Menghilang 2 Bulan Terkuak

 Jack Ma masih lenyap dari pandangan publik selama sekitar 2 bulan, dari sekitar Oktober silam saat dia mengkritik sistem keuangan China sampai saat ini. Banyak spekulasi liar bermunculan, namun menurut sumber, saat ini dia dalam keadaan baik-baik saja.

Menurut jurnalis CNBC International David Faber dengan mengutip sumber anonim, pendiri Alibaba ini tidak menghilang, hanya berusaha menghindari sorotan publik, seperti dikutip dari CNBC International, Rabu (6/1/2020).


"Dia tidak tampil di publik dengan tujuan tertentu dan diperkirakan akan seperti itu hingga beberapa waktu ke depan," ujar David Faber.


Menurut David Faber, ada kemungkinan saat ini Jack Ma berada di Hangzhou, kota tempat kantor pusat Alibaba Group. Jack Ma juga tidak ditangkap atau ditahan oleh pemerintah China seperti yang didesas-desuskan netizen.


Kabar tersebut sesuai dengan pendapat beberapa pengamat yang yakin Jack Ma tidak ditahan, melainkan ia tidak ingin kena sorotan publik di tengah kasus yang menimpa dua perusahaannya, Ant Financial serta Alibaba.


"Tidak ada bukti bahwa Jack Ma telah ditahan dan mereka sungguh tidak punya alasan untuk menahannya," kata Jeffrey Halley, analis pasar di biro riset Oanda.


Ia menilai saat ini Jack Ma diminta bungkam dan tidak bersuara dulu di depan publik. "Jack Ma mungkin suka rela memilih sangat low profile dulu sembari dia membiarkan orang-orang yang bekerja dengannya, bekerja dengan regulator untuk mencapai kesimpulan yang bisa diterima," tambahnya.


Pendapat senada disampaikan oleh Martin Chorzhempa dari Peterson Institute for International Economics, bahwa Jack Ma tidak akan tampil dulu. "Anda tidak ingin berada di pandangan publik ketika perusahaan Anda berada dalam situasi politik yang sangat kompleks," kata dia.

https://maymovie98.com/movies/the-housemaid-2/


Astronom Tentukan Umur Alam Semesta Hampir 14 Miliar Tahun


 Astronom telah mendiskusikan usia pasti alam semesta selama beberapa dekade. Kini hasil penelitian terbaru telah memberikan estimasi paling tepat yang telah disetujui yaitu 13,77 miliar tahun, dengan selisih kurang lebih 40 juta tahun.

Riset ini menganalisa sumber cahaya tertua berdasarkan data dari Atacama Cosmology Telescope (ACT) milik Chilean National Science Foundation. Hasil penelitiannya baru saja diterbitkan di Journal of Cosmology and Astroparticle Physics.


Dikutip dari Salon, Selasa (5/1/2021) studi ini meneliti data dari sumber cahaya yang sama yang datang dari satelit Planck milik European Space Agency. Satelit ini juga mengumpulkan informasi tentang sisa-sisa dari Big Bang antara 2009 dan 2013.


Temuan dari studi terbaru ini senada dengan temuan dari satelit Planck yang menunjukkan astronom akhirnya mencapai kesepakatan tentang umur alam semesta.


"Sekarang kita memiliki jawaban di mana Planck dan ACT setuju," kata peneliti dari Center for Computational Astrophysics di Flatiron Institute yang juga salah satu penulis studi ini, Simone Aiola.


"Ini menunjukkan fakta bahwa pengukuran yang sulit ini dapat diandalkan," sambungnya.


Jawaban ini hadir di tengah perdebetan ilmuwan tentang umur alam semesta yang sebagian besar masih belum terjawab. Ada satu teori tentang 'Bintang Methuselah' yang berusia sekitar 16 miliar tahun, yang mematahkan kepercayaan ilmuwan yang percaya bahwa Big Bang terjadi antara 12 dan 14 miliar tahun yang lalu.


Pada tahun 2013, ilmuwan merevisi umur bintang itu menjadi 14,5 miliar tahun berdasarkan data baru, yang membuat usianya kurang lebih sama seperti usia alam semesta.


Lalu pada Juli 2020, ilmuwan menerbitkan artikel di Astronomical Journal yang mengindikasikan umur alam semesta sekitar 12,6 miliar tahun, jauh lebih muda daripada perkiraan lainnya.

https://maymovie98.com/movies/the-housemaid/

Aktor Aliff Alli Kritis, Ini Gejala COVID-19 yang Bisa Picu Kondisi Fatal

 Aktor Aliff Alli dikabarkan kritis akibat terinfeksi virus Corona COVID-19. Kini ia tengah dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menurut keterangan kuasa hukumnya, Asgar Sjarfi, Aliff sudah dinyatakan positif COVID-19 sejak tiga minggu lalu. Kondisinya pun kian menurun pada minggu ketiga.


"Dua minggu pertama masih bisa WA, tapi abis tiga minggu langsung kritis karena ada penyakit bawaan," kata Asgar, Rabu (6/1/20201).


Dijelaskan Asgar, Aliff memiliki penyakit penyerta berupa penyakit paru. Selain itu, kata Asgar, Aliff juga sedang banyak pikiran karena sedang menghadapi masalah dugaan kasus KDRT dan pemalsuan akta lahir anaknya, Putri Alyssa Ismillah Khan.


"Pertama mentalnya dia (terserang), kedua karena paru, karena memang sebelumnya dia perokok. Nah itu yang buat dia berat. Dan pikiran pak Aliff sendiri," ungkap Asgar.


Saat terinfeksi virus Corona memang ada beberapa faktor yang bisa memperparah gejala bahkan memicu kondisi fatal. Di antaranya, faktor usia lanjut, respons kekebalan tubuh, dan penyakit penyerta.


"Jika sistem kekebalan tubuh tidak kuat, kemungkinan besar virus itu dapat berkembang biak di dalam paru-paru dan menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan parut. Sistem kekebalan akan melawannya dan menghancurkan jaringan paru yang sehat dalam prosesnya," kata Dr Sarah Jarvis GP, Direktur Klinis Patient Access, dikutip dari The Sun.


Selain itu, ada kondisi fatal yang disebabkan happy hypoxia. Kondisi ini terjadi ketika pasien COVID-19 memiliki saturasi oksigen yang rendah, namun tidak mengalami gejala sesak napas.


Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pun menjelaskan ada beberapa tanda atau gejala COVID-19 yang perlu diwaspadai karena bisa memicu kondisi fatal pada pasien.


Berikut tanda atau gejalanya:


Kesulitan bernapas

Nyeri atau tekanan yang terus-menerus di dada

Kebingungan

Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga

Bibir, wajah, atau kuku kebiruan (kondisi ini bisa menunjukkan happy hypoxia).

https://maymovie98.com/movies/the-night-of-the-following-day/


Misteri Jack Ma Menghilang 2 Bulan Terkuak


 Jack Ma masih lenyap dari pandangan publik selama sekitar 2 bulan, dari sekitar Oktober silam saat dia mengkritik sistem keuangan China sampai saat ini. Banyak spekulasi liar bermunculan, namun menurut sumber, saat ini dia dalam keadaan baik-baik saja.

Menurut jurnalis CNBC International David Faber dengan mengutip sumber anonim, pendiri Alibaba ini tidak menghilang, hanya berusaha menghindari sorotan publik, seperti dikutip dari CNBC International, Rabu (6/1/2020).


"Dia tidak tampil di publik dengan tujuan tertentu dan diperkirakan akan seperti itu hingga beberapa waktu ke depan," ujar David Faber.


Menurut David Faber, ada kemungkinan saat ini Jack Ma berada di Hangzhou, kota tempat kantor pusat Alibaba Group. Jack Ma juga tidak ditangkap atau ditahan oleh pemerintah China seperti yang didesas-desuskan netizen.


Kabar tersebut sesuai dengan pendapat beberapa pengamat yang yakin Jack Ma tidak ditahan, melainkan ia tidak ingin kena sorotan publik di tengah kasus yang menimpa dua perusahaannya, Ant Financial serta Alibaba.


"Tidak ada bukti bahwa Jack Ma telah ditahan dan mereka sungguh tidak punya alasan untuk menahannya," kata Jeffrey Halley, analis pasar di biro riset Oanda.


Ia menilai saat ini Jack Ma diminta bungkam dan tidak bersuara dulu di depan publik. "Jack Ma mungkin suka rela memilih sangat low profile dulu sembari dia membiarkan orang-orang yang bekerja dengannya, bekerja dengan regulator untuk mencapai kesimpulan yang bisa diterima," tambahnya.


Pendapat senada disampaikan oleh Martin Chorzhempa dari Peterson Institute for International Economics, bahwa Jack Ma tidak akan tampil dulu. "Anda tidak ingin berada di pandangan publik ketika perusahaan Anda berada dalam situasi politik yang sangat kompleks," kata dia.

https://maymovie98.com/movies/caged-fury/