Beredar sebuah unggahan jurnal berbahasa Inggris di media sosial soal vaksin COVID-19 dapat memperbesar penis. Diinformasikan dalam jurnal tersebut bahwa vaksin COVID-19 bisa membuat penis lebih besar hingga 2-3 inci atau sekitar 5-7 sentimeter.
Menanggapi hal ini, juru bicara vaksinasi COVID-19 memastikan informasi tersebut keliru. Tidak ada informasi tentang kandungan dalam vaksin untuk memperbesar penis.
"Hoax lah... mana ada jurnal ilmiah pakai bahasa seperti itu. Lagian vaksin kita kan bukan rekombinan," tegas Lucia Rizka Andalusia dari BPOM saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).
Lantas apa yang bisa memperbesar penis?
Para pria tidak perlu menggunakan obat-obatan hingga operasi untuk memperbesar penis. Banyak cara alami yang bisa digunakan untuk memperbesar penis.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 hal yang bisa memperbesar penis.
1. Diet
Salah satu cara alami untuk memperbesar penis adalah melakukan program diet. Para pria dapat mengonsumsi kalium untuk menjaga sistem hormon serta meningkatkan ukuran penis. Makanan yang bisa dikonsumsi berupa kacang-kacangan, alpukat, mangga, dan kuning telur.
2. Mengurut penis
Mengurut penis termasuk cara memperbesar penis secara alami. Gunakan telunjuk dan ibu jari untuk mengurut penis agar melatih jaringan fungsi sehingga membuat penis terlihat lebih panjang dan besar.
3. Kompres dengan air hangat
Mengompres penis dengan air hangat adalah salah satu cara memperbesar penis. Hal ini dapat melancarkan sirkulasi darah ke penis sehingga jaringan pada penis berkembang.
4. Memakai bawang putih
Bawang putih dipercaya termasuk cara memperbesar penis secara alami. Bawang putih meningkatkan produksi testosteron yang berfungsi untuk menguatkan otot dan kepadatan tulang serta memperbesar penis.
5. Hindari stres
Menghindari stres adalah cara untuk memperbesar penis. Stres yang berlebihan dapat menyempitkan arteri dan mengurangi aliran darah ke penis sehingga memengaruhi ukurannya.
https://cinemamovie28.com/movies/outrageous-request/
Viral Pasien Corona Terlantar di Jalanan, Diusir dari Rumah
Viral video di media sosial soal pasien Corona yang terlantar di jalanan. Dirinya diusir dari rumah oleh kerabatnya, karena dinyatakan positif COVID-19.
Tak tahu harus kemana, pria ini pun tampak pergi ke salah satu klinik. Petugas medis yang menemuinya di klinik tersebut, menawarkan makanan dan mencoba menghibur pria asal Malaysia ini.
Namun, pria ini menolak lantaran tak nafsu makan dan merasa begitu sedih. Nafidz, pria diduga nakes yang merekam video viral, akhirnya meyakinkan pasien Corona ini untuk menjalani isolasi di RS, hingga akhirnya berhasil dibawa ke rumah sakit tepat pukul 23:30 setempat.
Selain Nafidz, banyak tenaga medis lain yang terlihat menghampiri pasien Corona ini. Menurut Nafidz, diskriminasi pada pasien COVID-19 kerap terjadi seolah-olah mereka melakukan prilaku yang keji.
Nafidz, lewat unggahan videonya di Instagram, mengajak orang-orang untuk tidak mendiskriminasi pasien Corona. Mental seseorang saat terpapar COVID-19 menurutnya, penting diperhatikan.
"Sebagai orang yang berada disekeliling pasien, kita sepatutnya memainkan peran besar agar orang-orang ini cepat sehat, bukan membuang mereka seolah mereka telah melakukan kesalahan yang besar," tulis Nafidz dalam akun pribadinya.
Video ini diunggah pada akhir tahun lalu dan banyak mendapat komentar netizen. Hampir 100 ribu orang yang menonton video viral tersebut.
"Sedihnya," tulis din*******, menanggapi video viral ini.