Jumat, 08 Januari 2021

5 Hal yang Bisa Memperbesar Mr P, Vaksin Tak Termasuk

 Beredar sebuah unggahan jurnal berbahasa Inggris di media sosial soal vaksin COVID-19 dapat memperbesar penis. Diinformasikan dalam jurnal tersebut bahwa vaksin COVID-19 bisa membuat penis lebih besar hingga 2-3 inci atau sekitar 5-7 sentimeter.

Menanggapi hal ini, juru bicara vaksinasi COVID-19 memastikan informasi tersebut keliru. Tidak ada informasi tentang kandungan dalam vaksin untuk memperbesar penis.


"Hoax lah... mana ada jurnal ilmiah pakai bahasa seperti itu. Lagian vaksin kita kan bukan rekombinan," tegas Lucia Rizka Andalusia dari BPOM saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).


Lantas apa yang bisa memperbesar penis?


Para pria tidak perlu menggunakan obat-obatan hingga operasi untuk memperbesar penis. Banyak cara alami yang bisa digunakan untuk memperbesar penis.


Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 hal yang bisa memperbesar penis.


1. Diet

Salah satu cara alami untuk memperbesar penis adalah melakukan program diet. Para pria dapat mengonsumsi kalium untuk menjaga sistem hormon serta meningkatkan ukuran penis. Makanan yang bisa dikonsumsi berupa kacang-kacangan, alpukat, mangga, dan kuning telur.


2. Mengurut penis

Mengurut penis termasuk cara memperbesar penis secara alami. Gunakan telunjuk dan ibu jari untuk mengurut penis agar melatih jaringan fungsi sehingga membuat penis terlihat lebih panjang dan besar.


3. Kompres dengan air hangat

Mengompres penis dengan air hangat adalah salah satu cara memperbesar penis. Hal ini dapat melancarkan sirkulasi darah ke penis sehingga jaringan pada penis berkembang.


4. Memakai bawang putih

Bawang putih dipercaya termasuk cara memperbesar penis secara alami. Bawang putih meningkatkan produksi testosteron yang berfungsi untuk menguatkan otot dan kepadatan tulang serta memperbesar penis.


5. Hindari stres

Menghindari stres adalah cara untuk memperbesar penis. Stres yang berlebihan dapat menyempitkan arteri dan mengurangi aliran darah ke penis sehingga memengaruhi ukurannya.

https://cinemamovie28.com/movies/outrageous-request/


Viral Pasien Corona Terlantar di Jalanan, Diusir dari Rumah


Viral video di media sosial soal pasien Corona yang terlantar di jalanan. Dirinya diusir dari rumah oleh kerabatnya, karena dinyatakan positif COVID-19.

Tak tahu harus kemana, pria ini pun tampak pergi ke salah satu klinik. Petugas medis yang menemuinya di klinik tersebut, menawarkan makanan dan mencoba menghibur pria asal Malaysia ini.


Namun, pria ini menolak lantaran tak nafsu makan dan merasa begitu sedih. Nafidz, pria diduga nakes yang merekam video viral, akhirnya meyakinkan pasien Corona ini untuk menjalani isolasi di RS, hingga akhirnya berhasil dibawa ke rumah sakit tepat pukul 23:30 setempat.


Selain Nafidz, banyak tenaga medis lain yang terlihat menghampiri pasien Corona ini. Menurut Nafidz, diskriminasi pada pasien COVID-19 kerap terjadi seolah-olah mereka melakukan prilaku yang keji.


Nafidz, lewat unggahan videonya di Instagram, mengajak orang-orang untuk tidak mendiskriminasi pasien Corona. Mental seseorang saat terpapar COVID-19 menurutnya, penting diperhatikan.


"Sebagai orang yang berada disekeliling pasien, kita sepatutnya memainkan peran besar agar orang-orang ini cepat sehat, bukan membuang mereka seolah mereka telah melakukan kesalahan yang besar," tulis Nafidz dalam akun pribadinya.


Video ini diunggah pada akhir tahun lalu dan banyak mendapat komentar netizen. Hampir 100 ribu orang yang menonton video viral tersebut.


"Sedihnya," tulis din*******, menanggapi video viral ini.

https://cinemamovie28.com/movies/excited/

Kamis, 07 Januari 2021

Malaysia Kembangkan Serat Daun Nanas Jadi Kerangka Drone

 Sebuah tim penelitian dari Malaysia telah mengembangkan metode untuk mengubah serat pada daun nanas yang dibuang menjadi bahan tahan lama yang dapat digunakan untuk membuat kerangka drone.

Tim peneliti dari Universitas Putra, Malaysia sedang mengerjakan sebuah proyek yang dipimpin oleh Profesor Mohamed Sultan. Mereka telah bekerja untuk mengembangkan cara berlanjutan dalam menggunakan limbah nanas yang dihasilkan oleh petani di provinsi Hulu Langat, dekat ibu kota Kuala Lumpur.


Dilansir detikINET dari Gizmochina, Rabu (6/1/2021) prosesnya melibatkan mengubah daun nanas menjadi serat yang kemudian dapat digunakan sebagai bagian drone yang murah dan dapat dibuang.


Ketua tim dari kelompok penelitian ini mengatakan bahwa drone yang terbuat dari bahan bio-komposit memiliki rasio kekuatan-kekuatan pada berat yang lebih tinggi daripada yang terbuat dari serta sintetis dan juga lebih murah, lebih ringan dan mudah sekali pakai sehingga membuat suku cadang seperti itu menjadi biodegradable dan ramah lingkungan.


Mereka mengatakan prototipe drone ini telah menjalani pengujian dan mampu terbang hingga ketinggian sekitar 1.000 meter (3.280 kaki) dan tetap di udara selama sekitar 20 menit.


Tim berharap untuk meningkatkan ukuran drone dan jumlah muatan yang dapat dibawa. Ini akan memperluas aplikasi drone tersebut ke berbagai aplikasi, termasuk pertanian dan inspeksi udara.


Tujuan penelitian ini adalah memberikan solusi inovatif bagi petani yang akan menghasilkan hasil yang lebih baik serta pengalaman bertani yang lebih menyenangkan, kata William Alvisse dari Malaysian Unmanned Drones Activist Society, sebuah LSM yang terlibat dalam proyek tersebut.


Proyek yang diluncurkan pada tahun 2017 ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani nanas, yang sebelumnya membuang batang dan daun setelah panen.

https://indomovie28.net/movies/taboo-forbidden-love/


Tak Mau Tergantung AS, Tencent Kucurkan Investasi untuk Startup Chip AI


Salah satu raksasa teknologi asal China Tencent, mengucurkan lebih banyak uang untuk pengembangan chip berbasis artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Langkah ini juga dilakukan Tencent karena pemerintah China sedang giat-giatnya mendorong kemandirian di sektor semikonduktor, di tengah persaingan antara AS dan China yang kini meluas ke bidang teknologi.


Tencent bersama sejumlah investor lainnya termasuk CITIC, CICC Capital, dan Primavera menginvestasikan 1,8 miliar yuan atau sekitar Rp 3,8 triliun untuk Enflame Technology yang bermarkas di Shanghai. Startup ini sebelumnya juga sudah menerima banyak putaran pendanaan dari Tencent.


Dikutip dari CNBC, Rabu (6/1/2021) Enflame punya teknologi untuk membuat chip yang dirancang memproses data dalam jumlah besar, yang kemudian digunakan untuk melatih sistem kecerdasan buatan. Chip tersebut dirancang untuk pusat data.


Tentunya ini adalah teknologi penting yang dibutuhkan China. Selama beberapa tahun terakhir, China telah berupaya untuk meningkatkan kemampuannya dalam AI dan semikonduktor seiring berlanjutnya perang teknologi dengan AS.


Chip menjadi fokus strategis utama bagi China yang ingin melepaskan diri dari ketergantungan terhadap teknologi Amerika. Tetapi AS tampaknya berupaya merusak ambisi China, dengan memasukkan produsen semikonduktor terbesar di China SMIC ke dalam daftar hitam mereka.


Upaya China dalam chip AI memang terbilang baru lahir jika dibandingkan dengan perusahaan seperti raksasa chip NVIDIA dan AMD di AS. Jelas bahwa Tencent berharap banyak pada startup seperti Enflame Technology. Tencent yakin bahwa startup yang inovatif akan menjadi kunci tujuan China yang lebih luas di sektor chip.


Dukungan Tencent untuk Enflame Technology juga menyoroti tren lain terkait sejumlah raksasa teknologi China yang berbondong-bondong berinvestasi di industri semikonduktor.

https://indomovie28.net/movies/our-lady-peace-live/