Rabu, 24 Februari 2021

Video Viral Robot NASA di Mars Ternyata Palsu

 Robot penjelajah atau rover Perseverance milik NASA baru menghabiskan beberapa hari di Mars dan belum banyak melakukan aktivitas. Tapi video yang viral di Twitter menampilkan cerita lain.

Seperti video di bawah ini yang telah ditonton lebih dari 25 juta kali dan di-retweet lebih dari 93 ribu kali. Cuitan yang diunggah pengguna Twitter ini mengklaim video tersebut menampilkan rekaman gambar dan suara dari Planet Mars yang diambil oleh rover Perseverance.


Padahal video tersebut merupakan rekaman yang diambil oleh rover Curiosity milik NASA. Rover ini mendarat di Mars tahun 2012 dan telah menjelajahi Mars sejauh 24 km.


Suara yang ada di video tersebut juga palsu dan tidak terkait dengan video yang diambil karena Curiosity tidak dibekali dengan mikrofon yang bisa menangkap suara di daratan Mars.


Saat ini Perseverance adalah satu-satunya rover NASA yang dilengkapi dengan mikrofon. Tapi fitur tersebut masih belum diaktifkan dan datanya belum dikirimkan ke Bumi.


Selain itu, ada beberapa tanda lainnya yang menunjukkan bahwa video ini tidak diambil oleh rover Perseverance. Pertama, NASA belum menginstruksikan Perseverance untuk bergerak ke manapun, sementara video tersebut memperlihatkan jejak roda yang panjang.


NASA juga belum menginstruksikan robot penjelajah ini untuk mengangkat tiang yang membawa kamera berdefinisi tinggi yang digunakan untuk mengambil gambar seperti di video tersebut, seperti dikutip dari Mashable, Senin (22/2/2021).


Video yang direkam oleh Curiosity tersebut juga terlihat diambil dari bukit yang cukup tinggi. Sedangkan Perseverance mendarat di kawah di dekat delta sungai purba yang diyakini NASA pernah dialiri air.


Terakhir, di bagian akhir video bisa dilihat tulisan 'Curiosity' di sisi kiri bawah video.


Sejauh ini, NASA baru membagikan tiga foto yang diambil Perseverance di permukaan Mars, yang terdiri dari dua foto hitam putih dan satu foto berwarna.


Sementara itu, NASA baru akan membagikan video pertama yang direkam Perseverance saat momen pendaratannya pada Senin (22/2) pukul 14.00 waktu Amerika Serikat bagian timur.

https://tendabiru21.net/movies/kenapa-harus-bule/


Blizzard Pamer Diablo II: Resurrected untuk Konsol dan PC


 Blizzard memamerkan Diablo II: Resurrected di ajang Blizzcon, yang merupakan Diablo II versi remaster. Game yang pertama dirilis pada 2000 ini akan tersedia untuk bermacam konsol dan PC.

Varian konsol Diablo II: Resurrected tersedia untuk Nintendo Switch, PS4, PS5, dan Xbox Series X dan S. Lalu baik varian konsol maupun PC bisa terhubung untuk menyimpan pencapaian di game-nya.


Game yang akan tampil dengan visual 3D beresolusi tinggi dan surround sound Dolby 7.1 ini bakal dirilis pada 2021, meski belum dipastikan tanggal peluncurannya.


Meski begitu, pengujian teknis alpha untuk game ini akan segera dibuka, dan anda bisa menjajalnya dengan mendaftar di situs resmi mereka. Dalam game versi remaster juga sudah tersedia ekspansi Lord of Destruction, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (21/2/2021).


Blizzard juga menyebut kalau game ini adalah remaster, bukan remake. Mereka tidak mencoba membuat ulang Diablo II, dan mencoba membuatnya mirip dengan Diablo II.


"Ini adalah (Diablo II). Di bali ini adalah Diablo II dalam dua dimensi, yang anda mainkan seperti game yang anda mainkan 20 tahun lalu," ujar Rod Fergusson, Executive Producer untuk Diablo di Blizzard.


Semuya karakter yang ada di Diablo 2 dan ekspansi Lord of Destruction ada di Diablo II Resurrected, seperti Amazon, Barbarian, Necromancer, Paladin, dan Sorceress, dan juga Assassin serta Druid dari ekspansi Lord of Destruction.


Gamenya sendiri dikembangkan oleh Vicarious Visions, studio game milik Blizzard, yang belum lama ini dipindah dari Activision ke Blizzard.

https://tendabiru21.net/movies/guru-ngaji-the-movie/

Ditinggal Huawei, TSMC Tetap Kebanjiran Pesanan Chip 5nm

 - Huawei sebenarnya adalah pelanggan terbesar TSMC, namun kini mereka sudah tak bisa lagi memesan chip ke TSMC. Meski begitu bukan berarti pesanan chip ke TSMC malah menurun.

Sepeninggal Huawei yang tak bisa lagi memesan chip ke TSMC karena peraturan dari Amerika Serikat, TSMC tetap kebanjiran pesanan chip, tepatnya chip 5nm, demikian dikutip detikINET dari Gizmochina, Minggu (21/2/2021).


TSMC malah mendapat lebih pesanan yang lebih banyak ketimbang yang dibutuhkan untuk menutupi kekosongan akibat ditinggal Huawei. Saking banyaknya, mereka harus menambah engineer ke pabriknya yang berlokasi di Southern Taiwan Science Park untuk meningkatkan kapasitas produksi.


Tambahan pegawai itu diperkirakan bisa meningkatkan kapasitas produksi chip 5nm mereka dari 60 ribu sampai 70 ribu wafer per bulan menjadi 120 ribu wafer per bulan.


Sejauh ini pesanan chip 5nm ke TSMC kebanyakan dipakai di system on a chip (SoC) flagship seperti Snapdragon 888, ataupun chip milik konsumen TSMC yang lain seperti Apple, Mediatek, dan AMD.


Sementara pasokan chip 5nm untuk Huawei sudah diselesaikan sejak pertengahan September 2020 lalu. Sejak itu Huawei sudah tak lagi bisa memesan chip ke TSMC.


Huawei sendiri sebenarnya, sebelum 'diserang' AS, adalah perusahaan pembeli chip terbanyak di dunia. Namun akibat dimasukkan ke Entity List AS mereka harus turun ke posisi ke-3 di bawah Apple dan Samsung dalam hal pembelian chip terbanyak dalam setahun.


Selama 2020 lalu Apple tercatat sebagai perusahaan pembeli chip semikondutor terbanyak, mencapai 12% dari total penjualan chip semikonduktor.


Dalam laporan Gartner, bawah Apple ada Samsung dengan jumlah pembelian 8%, dan di bawahnya ada Huawei dengan 4,2%. Pembelian chip oleh Apple dan Samsung meningkat lebih dari 20% secara year over year, sementara belanja chip Huawei turun 23%.

https://tendabiru21.net/movies/moonrise-over-egypt/


Video Viral Robot NASA di Mars Ternyata Palsu


Robot penjelajah atau rover Perseverance milik NASA baru menghabiskan beberapa hari di Mars dan belum banyak melakukan aktivitas. Tapi video yang viral di Twitter menampilkan cerita lain.

Seperti video di bawah ini yang telah ditonton lebih dari 25 juta kali dan di-retweet lebih dari 93 ribu kali. Cuitan yang diunggah pengguna Twitter ini mengklaim video tersebut menampilkan rekaman gambar dan suara dari Planet Mars yang diambil oleh rover Perseverance.


Padahal video tersebut merupakan rekaman yang diambil oleh rover Curiosity milik NASA. Rover ini mendarat di Mars tahun 2012 dan telah menjelajahi Mars sejauh 24 km.


Suara yang ada di video tersebut juga palsu dan tidak terkait dengan video yang diambil karena Curiosity tidak dibekali dengan mikrofon yang bisa menangkap suara di daratan Mars.


Saat ini Perseverance adalah satu-satunya rover NASA yang dilengkapi dengan mikrofon. Tapi fitur tersebut masih belum diaktifkan dan datanya belum dikirimkan ke Bumi.


Selain itu, ada beberapa tanda lainnya yang menunjukkan bahwa video ini tidak diambil oleh rover Perseverance. Pertama, NASA belum menginstruksikan Perseverance untuk bergerak ke manapun, sementara video tersebut memperlihatkan jejak roda yang panjang.


NASA juga belum menginstruksikan robot penjelajah ini untuk mengangkat tiang yang membawa kamera berdefinisi tinggi yang digunakan untuk mengambil gambar seperti di video tersebut, seperti dikutip dari Mashable, Senin (22/2/2021).


Video yang direkam oleh Curiosity tersebut juga terlihat diambil dari bukit yang cukup tinggi. Sedangkan Perseverance mendarat di kawah di dekat delta sungai purba yang diyakini NASA pernah dialiri air.


Terakhir, di bagian akhir video bisa dilihat tulisan 'Curiosity' di sisi kiri bawah video.


Sejauh ini, NASA baru membagikan tiga foto yang diambil Perseverance di permukaan Mars, yang terdiri dari dua foto hitam putih dan satu foto berwarna.


Sementara itu, NASA baru akan membagikan video pertama yang direkam Perseverance saat momen pendaratannya pada Senin (22/2) pukul 14.00 waktu Amerika Serikat bagian timur.

https://tendabiru21.net/movies/get-lost/