Jumat, 26 Februari 2021

Ini Tanggal Peluncuran dan Spesifikasi Realme Narzo 30A di Indonesia

 - Realme Narzo 30A dipastikan akan dirilis di Indonesia. Catat! ini tanggal peluncurannya dan spesifikasi yang ditawarkan.

Narzo 30A akan menjadi ponsel pertama yang dirilis Realme Indonesia di 2021. Ponsel ini digadang sebagai smartphone gaming entry level.


Karenanya pada acara peluncuran yang digelar 3 Maret 2021 mendatang akan mengusung nuansa dunia gaming 8bit. Realme Indonesia bakal menyiarkannya di situs dan akun media sosialnya pukul 18.30 WIB.


"Kami dengan sangat gembira mengumumkan bahwa Realme akan meluncurkan Narzo 30A 'Power Up The Game'. Kami memposisikannya sebagai smartphone gaming entry-level dan siap menjadi The Most Powerful Entry-Level Gaming Smartphone di tahun 2021," klaim Palson Yi, Marketing Director Realme Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Rabu (24/2/2021).


Untuk menyuguhkan pengalaman gaming yang lancar, Realme memodali Narzo 30A dengan chipset MediaTek Helio G85. Agar dapat bermain game dalam durasi yang lama tanpa harus sering charging, tersemat di dalamnya baterai 6.000mAh yang dilengkapi fitur fast charging 18W.


Beralih ke tampilan, Narzo 30A bakal menyuguhkan desain Diagonal Stripe. Kata Realme, desain tersebut dapat menciptakan ruang visual yang mengingatkan pada suatu gerakan dan melambangkan kebebasan, menunjukkan sikap dan kepribadian anak muda yang dinamis.


Realme Narzo 30A membawa kamera belakang ganda 13MP dan kamera selfie 8MP untuk mengabadikan momen sehari-hari. Informasi spesifikasi dan harganya bakal diungkap di acara peluncurannya.

https://maymovie98.com/movies/born-to-dance/


PP Postelsiar Tidak Singgung Pajak Digital, Negara Bisa Rugi


Peraturan Pemerintah Nomor 46 tahun 2021 mengenai mengenai bidang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar) dinilai memberikan kebebasan bagi para pemain Over The Top (OTT) asing melenggang berbisnis di Indonesia.

"Nah, ini kan pasal yang diharapkan ada kewajiban OTT kerja sama dengan telco, nggak ada. Semua diserahkan B2B (business to business) dan aromanya lebih ke prinsip net neutrality," ujar Doni Ismanto dari Indotelko Forum.


"Walaupun OTT sekarang tegas diminta presensi di Indonesia based on trafik, subscriber, dan reveneu," ucapnya menambahkan.


Tetapi, Doni mengkritik, di PP Postelsiar tidak disinggung mengenai pajak digital, yang mana hal itu akan menguntungkan OTT asing dalam menjalankan usahannya di pasar Indonesia yang besar.


"Beda kalau mereka kerja sama dengan operator seluler, bisa ditarik kewajibannya kan. Operator jelas hanya jadi dumb pipe," ungkapnya.


Dengan tidak diaturnya pajak digital terhadap pemain OTT asing ini, itu membuat negara rugi, karena devisa mengalir keluar.


"Negara jelas rugi karena devisa mengalir keluar. Misal kasus Netflix ngga mau CDN sama Telkom, artinya kan belanja bandwidth keluar, dollar AS itu. Belum potensi penerimaan pajak dan lain-lain. Pajak di sini bukan PPn ya, PPn itu dibayar konsumen," jelasnya.


Untuk itu, pemerintah harus bisa menyelesaikan kesetaraan berbisnis, baik antar OTT lokal dengan asing maupun operator seluler dengan OTT asing.


"Serta menegakkan kedaulatan NKRI di ranah digital, di mana negara harus mendapat manfaat optimal dengan digitalisasi bukan hanya menjadi pasar bagi pemain asing," pungkasnya.


Sebagai informasi, pemerintah baru saja menerbitkan 49 Peraturan Pelaksana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, salah satunya Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran.

https://maymovie98.com/movies/vigilante-diaries/

OPPO Pamer Uji mmWave 5G hingga Wireless Air Charging di MWCS 2021

 OPPO menampilkan berbagai inovasi dalam gelaran Mobile World Congress Shanghai (MWCS) 2021. Mulai dari hasil pengujian baru dalam teknologi 5G, perkembangan teknologi pengisian daya terbaru, konsep smartphone masa depan, dan OPPO Wireless Air Charging.

Di ajang MWCS 2021, OPPO juga menandai era baru dalam teknologi pengisian daya smartphone dengan meluncurkan The Flash Initiative. Berbasis teknologi pioneer pengisian daya cepat VOOC Flash Charge, OPPO akhirnya melisensikan teknologi ini untuk membantu menghadirkan pengisian daya lebih cepat ke seluruh konsumen secara global.


"Di Mobile World Congress 2021 di Shanghai, kami akan menunjukkan teknologi pengisian daya generasi berikutnya dan mengungkapkan bagaimana OPPO dapat memperluas jejaknya dari perusahaan smartphone ke beberapa sektor industri lain," ujar Presiden Pemasaran Global OPPO, William Liu dalam keterangan tertulis, Rabu (24/2/2021).


Selain itu, berikut berbagai inovasi yang ditampilkan OPPO di MWCS 2021.


The Flash Initiative


Lewat dukungan dan kerja sama yang kuat dengan banyak pihak dari berbagai bidang, OPPO mengembangkan teknologi pengisian dayanya demi menyentuh beragam sektor, termasuk otomotif dan peralatan elektronik lainnya. Ini guna memberikan lebih banyak solusi di masa depan.


Sebelumnya OPPO telah memimpin pengembangan pengisian daya cepat sejak pertama kali merilis teknologi VOOC Flash Charge pada tahun 2014. MWCS menawarkan kesempatan untuk mendemonstrasikan inovasi dan kemitraan yang akan memperluas ekosistem pengisian daya cepat OPPO di masa depan, menjangkau lebih banyak orang melalui lebih banyak perangkat dari sebelumnya.

https://maymovie98.com/movies/youth-never-returns/


Kemungkinan Baru Konektivitas 5G


Memadukan kemampuan mmWave 5G dan Wi-Fi 6, OPPO 5G CPEOmni mengubah ruangan jadi lebih hidup dengan menciptakan lingkungan masa depan, di mana setiap hal terhubung secara transparan.


Setelah berhasil melalui berbagai uji coba pada tahun 2020, pengunjung MWCS di China akan dapat melihat demonstrasi langsung pengujian kecepatan 5G mmWave OPPO pada stan China Unicom. 5G mmWave akan mendukung berbagai aplikasi 5G generasi berikutnya, OPPO telah menyiapkan teknologi ini melalui OPPO 5G CPE, yang akan dipamerkan di MWCS.


OPPO 5G CPE akan mengubah sinyal 5G menjadi koneksi Wi-Fi yang sangat cepat dan stabil. Dengan bekerja sama dengan mitra industri terkemuka seperti Ericsson, dan mengembangkan dua solusi antena proprietary, OPPO 5G CPE membuat konektivitas berkecepatan tinggi menjadi kenyataan untuk rumah pintar masa depan.


OPPO Wireless Air Charging


OPPO mendemonstrasikan teknologi pengisian nirkabel baru, menggunakan smartphone konsep layar gulung OPPO X 2021 serta perkembangan terbaru pengisian daya cepat VOOC Flash Charge. Namun, yang paling menarik OPPO akan menghadirkan pengisian daya cepat secara global dengan tujuan untuk dapat mengaplikasikannya ke berbagai perangkat sehingga dapat masuk ke setiap area kehidupan pengguna.


Pada MWC21 tahun ini, OPPO juga menunjukkan gambaran kehidupan di masa depan lewat pengisian daya futuristik. OPPO menghadirkan Wireless Air Charging atau charger tanpa kabel, tanpa penyangga, dan membuat pengguna bebas bergerak selagi mengisi daya baterai.


Pengisian secara nirkabel ini bekerja pada sumbu pengaktivasi yang terhubung ke pengisi daya, membuat pengguna dapat melakukan pengisian baterai sambil mengoperasikan ponsel sekaligus tanpa kontak langsung dengan kabel atau penyangga.

https://maymovie98.com/movies/batman-v-superman-dawn-of-justice/