Selasa, 09 Maret 2021

Oppo Reno5 Marvel Avengers Edition Hadir di Indonesia

 Antarmuka fitur ini menampilkan dialog 'Your Tweet was sent' yang biasanya muncul setiap cuitan berhasil diunggah, tapi di bawahnya terdapat tombol 'Undo' berwarna biru.


Tombol ini juga berfungsi sebagai timer yang menunjukkan berapa lama waktu yang tersisa untuk membatalkan cuitan. Jadi pengguna hanya memiliki waktu sekitar 5-6 detik untuk meng-undo cuitan sebelum dikirim, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (5/3/2021).

Fitur ini sepertinya akan berguna jika kalian melihat ada typo atau kesalahan lainnya di cuitan yang ingin segera diperbaiki. Tapi dari GIF yang dibagikan Wong, saat timer undo aktif preview cuitan tidak terlihat jadi cukup sulit untuk melihat apakah benar ada typo.


Fitur serupa juga dimiliki Gmail, di mana mereka memberikan jeda waktu beberapa detik bagi pengguna untuk membatalkan email yang sedang dikirim setelah menekan tombol 'Send'.


Kehadiran fitur 'undo send' telah dirumorkan sejak tahun lalu saat Twitter mengadakan survei tentang layanan berbayar yang akan mereka tawarkan. Layanan berbayar yang ditampilkan di survei ini antara lain tombol undo send, kustomisasi profil, dan upload video lebih panjang.


Ini memang bukan tombol edit yang telah lama diminta pengguna Twitter, tapi setidaknya fitur ini bisa membantu pengguna memperbaiki typo atau membatalkan cuitan mereka yang dianggap tidak pantas.


CEO Twitter Jack Dorsey sendiri telah beberapa kali menyatakan secara tegas ia tidak akan menghadirkan fitur edit di aplikasi besutannya.


"Kalian mungkin mengirimkan cuitan dan kemudian seseorang mungkin me-retweet dan satu jam kemudian kamu mengubah konten cuitan itu sepenuhnya dan orang yang me-retweet cuitan asli sekarang me-retweet dan menyebarkan sesuatu yang benar-benar berbeda," kata Dorsey saat ditanya tentang fitur edit dalam wawancara dengan Wired tahun 2020.

https://trimay98.com/movies/knight-and-day/


Oppo Reno5 Marvel Avengers Edition Hadir di Indonesia


 Oppo Reno5 hadir dalam edisi Marvel Avengers. Kabar baiknya ponsel tersebut hadir di Indonesia.

Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, menerangkan ponsel edisi khusus ini merupakan kolaborasi pihaknya dengan Marvel. Nantinya Oppo Reno5 Marverl Avengers Edition akan dijual secara terbatas lewat online.


"Nantinya, kami akan menyebarkan undangan untuk membeli perangkat ini melalui akun media sosial resmi Oppo Indonesia, KOL, Media, Tech YouTuber dan juga komunitas penggemar Marvel," ujar Aryo.


Oppo dan Marvel sudah beberapa kali berkolaborasi menghadirkan ponsel edisi khusus. Pertama kalinya pada perangkat F3 Black Edition yang menggandeng karakter Spider-Man. Ponsel tersebut dihadirkan 2017 berbarengan dengan dirilisnya film Spider-Man: Homecoming


Kemudian berlanjut pada F11 Pro Marvel Avengers Limited Edition. Ponsel tersebut dirilis berbarengan dengan film Avengers: Endgame pada tahun 2019.


Oppo selalu membuat edisi spesial dengan Marvel dijual dengan jumlah yang sangat terbatas. Seperti F3 Black Edition Spider-Man: Homecoming yang kala itu dijual hanya 300unit saja di Indonesia. Selain itu, keseluruhan edisi spesial tersebut hanya dijual secara online saja.


Untuk Reno5 Marvel Avengers Edition, Oppo akan menjelaskan mekanisme pembelian pekan depan, termasuk juga dengan harga dan situs e-commerce yang akan menjual perangkat tersebut.


Di saat bersamaan,kami akan mulai mendistribusikan kode undangan untuk membeli perangkat ini," pungkas Aryo.

https://trimay98.com/movies/the-malibu-bikini-shop/



Seluk Beluk Ponsel BlackBerry Bangkit Lagi, Siap Beli?

  Ponsel BlackBerry dipastikan meluncur kembali pada tahun 2021 ini. Berikut fakta-fakta dan bocoran menariknya yang dihimpun detikINET:

Digarap Perusahaan Baru


Smartphone BlackBerry versi baru sedang digarap dalam kemitraan perusahaan OnwardMobility yang berbasis di Texas dengan BlackBerry dan FIH Mobile. Ponsel legendaris yang dulu sangat jaya itu dijanjikan tidak sekadar mengusung nostalgia masa silam.


"Perlu untuk mengkombinasikan yang terbaik dari masa silam dan nostalgia yang ada, dengan inovasi masa kini dan melakukan hal itu adalah krusial bagi kami," sebut CEO OnwardMobility, Peter Franklin yang dikutip detikINET dari Mobile World Live.


Mengusung Gaya Lama


Ponsel legendaris ini pede untuk come back di 2021 dengan menghadirkan lagi nostalgia ponsel qwerty keyboard fisik. Fitur ini adalah salah satu yang membuat BlackBerry digemari banyak orang pada masa silam.


Mobility Peter Franklin berpikir bahwa keyboard fisik akan memberikan dorongan besar pada aspek produktivitas, dan tujuan jangka panjangnya, pada akhirnya adalah mulai membuat ponsel BlackBerry di wilayah AS.


Tonjolkan Keamanan


Hal yang paling ditonjolkan juga adalah keamanannya, seperti halnya di masa silam BlackBerry dikenal tangguh soal sekuriti. Menurut Franklin, handset yang aman dibutuhkan banyak orang, apalagi di masa pandemi ini di mana banyak orang memakai handset untuk bekerja dari rumah.

https://trimay98.com/movies/romeorinjani/


Meski sasaran utamanya adalah untuk pebisnis dan kalangan pemerintah, Franklin menyebut BlackBerry anyar juga cocok buat pemakai umum. "Satu-satunya cara agar sukses di pemerintah dan perusahaan adalah jika konsumen juga mau memakainya," tutur dia.


Pakai Android dan 5G


Mengenai sistem operasi, dipastikan ponsel tersebut bakal memakai sistem operasi Android. Selain itu, ia juga dibekali konektivitas 5G yang diprediksi makin jadi tren seiring implementasi jaringannya yang meluas.


"Mereka bersama-sama mengembangkan ponsel model baru yang akan dijual di bawah merek BlackBerry, menampilkan qwerty keyboard khas BlackBerry serta konektivitas 5G," tulis laporan Nikkei Asia.


Waktu Peluncuran


Onward Mobility rencananya akan meluncurkan flagship BlackBerry 5G ini di Amerika Utara dan Eropa terlebih dahulu, baru kemudian menyusul ke pasar Asia. Namun belum diumumkan kepastian tanggalnya.


"Kami saat ini sedang dalam pembicaraan dengan pelanggan dan operator di seluruh dunia, memetakan jalur untuk distribusi ponsel andalan bermerek BlackBerry yang juga akan menampilkan hardware kamera top-of-the-line," ujarnya.


Prediksi Pasar


Ponsel BlackBerry banyak dianggap telah menjadi masa lalu, masa sekarang adalah era iPhone dan ponsel Android merek lain. BlackBerry memang akan memakai Android, tapi tetap saja banyak yang akan mengasosiasikannya sebagai BlackBerry seperti di masa silam.


"Handset ini memang menarik tapi seberapa banyak orang pada saat ini yang akan kembali ke BlackBerry? Saya pikir takkan sebanyak yang dipikir. iPhone dan Google dan semua ponsel saat ini sudah kompetitif," cetus Cole Kachur, pengamat dari Scotia Wealth.


Masih Banyak yang Suka BlackBerry


Namun demikian, belum tentu prediksi BlackBerry baru tidak begitu laku benar. Sampai sekarang pun masih ada yang cinta pada ponsel tersebut dan tentunya, kabar BlackBerry akan kembali dipasarkan merupakan berita gembira bagi mereka.


"Saya ingin lebih banyak informasi dirilis soal BlackBerry baru. Saya benar-benar ingin tahu, saya pakai 10 tahun. Saya kira mereka sudah tamat. (Kabar) ini adalah info terbaik di 2020 bagi saya," tulis seorang fans BlackBerry di forum Reddit.

https://trimay98.com/movies/next-gen/