Rabu, 21 April 2021

Bullying Bikin Devano Danendra Kena Anxiety, Kenali 7 Jenis Gangguan Tersebut

 Penyanyi Devano Danendra, putra bungsu Iis Dahlia mengaku kerap merasa cemas berlebihan lantaran sering dibully. Rasa cemas muncul di aktivitas sehari-harinya terutama saat berada di keramaian.

"Kayak jadi cemas dan takut berlebihan setiap saat dan ganggu aktivitas setiap hari. Mau nyanyi terganggu, kita mau ketemu orang banyak terganggu. Aku pernah ngerasain pada saat itu aku takut," jelas Devano, dikutip dari InsertLive.


"Setiap aku ke mal aja aku pusing ketemu banyak orang. Terus ngerasa orang ngomongin aku yang nggak-nggak gitu, padahal sebenarnya nggak," imbuhnya.


Dikutip dari Healthline, gangguan kecemasan atau anxiety adalah respons alami tubuh saat stres. Namun, jika gangguan kecemasan sudah cukup ekstrem tentu akan mengganggu keseharian.


Ada beragam jenis anxiety yang perlu diketahui. Berikut 7 di antaranya.


1. Panic disorder

Ada saatnya orang yang mengalami gangguan kecemasan terkena panic attack berulang kali dalam waktu yang tak terduga. Seseorang yang terkena panic attack sangat mungkin untuk mengalami serangan ini berikutnya.


2. Post-traumatic stress disorder

Gangguan kecemasan poss traumatic seputar kesehatan. Gangguan kecemasan ini juga sebelumnya disebut hipokondria. Pasien yang mengalami kondisi ini percaya memiliki penyakit serius yang mengancam jawa padahal saat diperiksa, gejala ringan atau tidak ada sama sekali.


3. Phobia

Fobia juga termasuk gangguan cemas. Muncul rasa ketakutan tertentu pada suatu objek, situasi, atau bahkan aktivitas tertentu.


4. Social anxiety disorder

Gangguan cemas ini memicu seseorang merasa takut berlebihan menghadapi aktivitas sosial. Merasa takut dihakimi hingga takut dibully.


5. Obsessive-compulsive disorder

Muncul pikiran irasional berulang yang mengarahkankamu untuk melakukan perilaku berulang yang spesifik.


6. Separation anxiety disorder

Rasa cemas saat merasa jauh dari rumah atau orang-orang terdekat yang dicintai.


7. Gangguan cemas pasca trauma

Gangguan stres pasca-trauma (PTSD), umumnya kecemasan muncul setelah seseornag mengalami peristiwa traumatis.


Gejala umum gangguan kecemasan

Adapun gejala kecamasan yang muncul dan bisa dilihat dari kondisi fisik seperti peningkatan detak jantung, ritme bernapas lebih cepat, kerap gelisah, sulit berkonsentrasi hingga sulit tidur.


Ada beberapa cara mengatasinya sebelum memerlukan penanganan medis. Salah satu hal yang paling penting adalah perubahan gaya hidup.


Cara mengatasi anxiety

Perubahan lifestyle sehari-hari bisa mengurangi rasa stres dan mengatur gangguan kecemasan, salah satunya tidur yang cukup. Apalagi yang perlu diperhatikan?


Bermeditasi

Tetap aktif dan berolahraga

Makan makanan yang sehat

Tetap aktif dan berolahraga

Menghindari alkohol

Menghindari kafein

Berhenti merokok

https://indomovie28.net/movies/the-thinning-new-world-order/


Faktanya 4 Herbal Ini Bantu Jaga Imun Saat Puasa di Tengah Pandemi


Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang istimewa dan dinantikan umat Muslim di seluruh dunia. Memasuki Ramadhan tentu kesehatan tubuh menjadi hal penting yang harus dijaga.

Apalagi tahun ini merupakan kali kedua berpuasa di tengah pandemi COVID-19. Untuk itu perlu siasat khusus untuk menjaga daya tahan agar kondisi tubuh tetap fit dan prima selama menjalani ibadah puasa, serta terhindar dari paparan virus Corona.


Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania mengatakan dengan berpuasa sebetulnya secara tidak langsung kita memperbaiki dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebab di saat puasa, pengaturan tubuh secara otomatis dialihkan menjadi energy conservation mode.


"Ketika kita berpuasa, dalam rangka efisiensi energi, tubuh kita akan mendaur ulang sel-sel imun yang sudah tua atau sudah rusak, sehingga dihasilkan sel-sel imun muda yang lebih responsif dalam melawan infeksi," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/4/2021).

https://indomovie28.net/movies/taxi-7/

7 Gejala COVID-19 Ini Banyak Ditemukan di India, Sebagian Belum Pernah Ada

 - India mengalami lonjakan kasus virus Corona COVID-19 yang parah. Salah satu pemicunya adalah varian baru B1617 yang mengandung 'mutan ganda' diyakini sehingga lebih menular.

Kasus positif COVID-19 yang dilaporkan dalam beberapa hari terakhir mencapai lebih dari 250.000 kasus. Korban meninggal karena COVID-19 juga terus naik.


Dikutip dari laman Zee News, ditemukan ada 7 gejala COVID-19 yang paling banyak dikeluhkan pada lonjakan kasus COVID-19 di India kali ini. Sebagian di antaranya disebut sebagai gejala baru.


Apa saja?


1. Sakit tenggorokan

Tenggorokan terasa gatal atau merasa ada pembengkakan bisa menjadi indikator sakit tenggorokan, yang merupakan salah satu gejala infeksi COVID-19 yang paling umum. Gejala ini telah terlihat di lebih dari 52 persen kasus di seluruh dunia.


2. Kelelahan

Para ahli di Inggris telah mengungkapkan bahwa banyak pasien COVID-19 yang melaporkan kondisi kelelahan sebagai salah satu tanda awal infeksi Corona. Banyak orang telah melaporkan tanda-tanda kelelahan sebelum dinyatakan positif terkena virus.


3. Nyeri otot

Para dokter mengungkapkan bahwa banyak orang yang dites positif COVID-19 mengalami nyeri tubuh, sendi, dan otot yang menyiksa.


Penyebab utama nyeri otot dan tubuh adalah mialgia, yang disebabkan oleh virus Corona yang menyerang serat otot dan lapisan jaringan penting di tubuh.


4. Demam dan menggigil

Jika mengalami kedinginan yang ekstrem dan pilek yang tidak biasa, itu bisa menjadi tanda bahwa telah terinfeksi virus Corona. Demam dan menggigil merupakan gejala umum dalam kasus virus mutan.


5. Mual dan muntah

Mual dan muntah sekarang dipandang sebagai tanda infeksi COVID-19 pada tahap awal.


6. Pusing

Banyak orang melaporkan bahwa mereka telah mengalami gejala neurologis dari infeksi COVID-19 seperti pusing, kelelahan, malaise, dan mual.


7. Tidak ada produksi air liur

Dalam kondisi ini tubuh gagal memproduksi air liur sebagaimana mestinya. Para ahli meyakini air liur seharusnya berfungsi melindungi area mulut dari keberadaan dari bakteri jahat.


Orang dengan gejala ini biasanya akan merasa kesulitan mengunyah makanan atau berbicara dengan baik.


Ahli epidemiologi genetik di King's College London, Profesor Tim Spector mengatakan, satu dari lima orang dengan COVID-19 muncul dengan gejala yang kurang umum yang tidak masuk dalam daftar resmi Public Health England (PHE).


Selain itu, ia juga melihat peningkatan jumlah COVID tongue pada pasien COVID-19 dan sariawan yang aneh.

https://indomovie28.net/movies/the-boy-next-door/


Bullying Bikin Devano Danendra Kena Anxiety, Kenali 7 Jenis Gangguan Tersebut


Penyanyi Devano Danendra, putra bungsu Iis Dahlia mengaku kerap merasa cemas berlebihan lantaran sering dibully. Rasa cemas muncul di aktivitas sehari-harinya terutama saat berada di keramaian.

"Kayak jadi cemas dan takut berlebihan setiap saat dan ganggu aktivitas setiap hari. Mau nyanyi terganggu, kita mau ketemu orang banyak terganggu. Aku pernah ngerasain pada saat itu aku takut," jelas Devano, dikutip dari InsertLive.


"Setiap aku ke mal aja aku pusing ketemu banyak orang. Terus ngerasa orang ngomongin aku yang nggak-nggak gitu, padahal sebenarnya nggak," imbuhnya.


Dikutip dari Healthline, gangguan kecemasan atau anxiety adalah respons alami tubuh saat stres. Namun, jika gangguan kecemasan sudah cukup ekstrem tentu akan mengganggu keseharian.


Ada beragam jenis anxiety yang perlu diketahui. Berikut 7 di antaranya.


1. Panic disorder

Ada saatnya orang yang mengalami gangguan kecemasan terkena panic attack berulang kali dalam waktu yang tak terduga. Seseorang yang terkena panic attack sangat mungkin untuk mengalami serangan ini berikutnya.


2. Post-traumatic stress disorder

Gangguan kecemasan poss traumatic seputar kesehatan. Gangguan kecemasan ini juga sebelumnya disebut hipokondria. Pasien yang mengalami kondisi ini percaya memiliki penyakit serius yang mengancam jawa padahal saat diperiksa, gejala ringan atau tidak ada sama sekali.

https://indomovie28.net/movies/taxi-6/