Minggu, 25 April 2021

Helo Punya Sistem Mirip Snack Video, Bakal Kena Jegal?

 Aplikasi Helo resmi hadir di Indonesia setelah sebelumnya hadir di Indonesia. Aplikasi besutan ByteDance ini menawarkan hadiah dan pendapatan untuk pengguna dengan membuka aplikasi, menonton video hingga mengundang teman.

Jika terdengar familiar, ini mirip seperti sistem yang ditawarkan oleh Snack Video yang sempat diblokir pemerintah beberapa waktu yang lalu. Apa Helo bakal bernasib seperti Snack Video?


Saat dimintai komentarnya tentang sistem pendapatan untuk pengguna tersebut dan apa ada kekhawatiran akan bernasib seperti Snack Video, pihak Helo hanya memberikan jawaban singkat.


"Helo, sebagai bagian dari grup Bytedance, mentaati peraturan yang berlaku di mana pun Helo beroperasional, termasuk di Indonesia," kata Communications Manager Helo Indonesia Adiyat Yori Rambe dalam keterangan resminya yang diterima detikINET, Kamis (15/4/2021).


"Selain itu, Helo juga berkomitmen untuk melindungi keamanan seluruh pengguna di komunitas kami," sambungnya.


Saat Snack Video diblokir oleh pemerintah beberapa waktu yang lalu, ternyata aplikasi ini tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.


Saat ditanya apakah Helo sudah terdaftar sebagai PSE, mereka mengatakan telah mengikuti peraturan di negara tempatnya beroperasi, termasuk prosedur perizinan dan administrasi lainnya.


Saat ini Helo tersedia di Android dan iOS. Tapi dalam kolom review di Google Play Store, terlihat beberapa pengguna yang mengeluhkan tidak mendapatkan reward atau imbalan yang dijanjikan setelah melakukan beberapa tugas.


Menanggapi keluhan pengguna tersebut, pihak Helo kembali hanya memberikan jawaban singkat. "Helo akan berusaha keras untuk selalu mengutamakan kenyamanan dalam menggunakan aplikasi kami," ucap Adiyat.


Seperti diketahui, Helo adalah platform one-stop yang menyediakan berbagai layanan dalam satu aplikasi, seperti menampilkan konten multimedia yang diunggah pengguna, update berita dan topik yang sedang ngetren, jejaring sosial, dan lain-lain.


Helo juga menjagokan konten-konten buatan kreator lokal yang dibuat dalam bahasanya masing-masing ini. Pengguna juga bisa terhubung dengan pengguna lain atau komunitas dengan minat dan ketertarikan yang sama.

https://maymovie98.com/movies/the-warring-states/


Instagram Bebaskan Pengguna Sembunyikan Jumlah Likes Atau Tidak


 Instagram menguji coba cara baru untuk menampilkan jumlah likes di postingan. Dalam uji coba ini, pengguna bisa memilih jika ingin menampilkan atau menyembunyikan jumlah likes di postingan sendiri dan orang lain.

Juru bicara Facebook selaku pemilik Instagram mengatakan, uji coba terbaru ini dilakukan setelah menerima sambutan yang kurang begitu hangat saat pertama kali menguji coba menyembunyikan jumlah likes. Saat itu pengguna tidak memiliki pilihan ingin menyembunyikan jumlah likes atau tidak.


Awalnya, ide untuk menyembunyikan jumlah likes adalah untuk mengurangi rasa cemas dan malu jika konten yang diunggah di Instagram tidak mendapatkan banyak likes yang membuat pengguna terlihat kurang populer. Masalah seperti ini terutama banyak dihadapi oleh pengguna Instagram yang berusia muda.


Tapi banyak influencer yang merasa ini akan mempengaruhi kesempatan mereka untuk bekerjasama dengan brand karena tingkat engagement mereka tidak bisa dilihat secara publik. Padahal mereka tetap bisa melihat jumlah likes di postingan mereka secara private.


Kini Instagram merevisi sistem likes tersebut dengan memberikan pilihan kepada pengguna. Uji coba terbaru ini bisa diakses oleh sebagian kecil pengguna di seluruh dunia.


Dengan sistem terbaru ini, pengguna bisa memilih tiga opsi untuk menampilkan atau menyembunyikan jumlah likes yaitu memilih menyembunyikan jumlah likes di postingan lain, menyembunyikan jumlah likes di postingan sendiri, atau tetap menggunakan sistem saat ini.


Instagram tidak mengungkap berapa lama uji coba ini akan dilakukan dan kapan fitur ini akan digulirkan secara lebih luas. Fitur serupa juga akan diuji coba untuk Facebook, tapi belum diketahui apakah mekanismenya sama atau berbeda.


"Kami menguji coba ini di Instagram untuk memulai, tapi kami juga menjajaki pengalaman serupa untuk Facebook," kata juru bicara Facebook, seperti dikutip dari TechCrunch, Kamis (15/4/2021).


"Kami akan belajar dari uji coba baru kali ini dan akan memiliki lebih (informasi) untuk dibagikan segera," imbuhnya.

https://maymovie98.com/movies/eastern-bandits/


Huawei Pamer 4 Laptop Baru, Kapan Masuk Indonesia?

 Pada perayaan ulang tahun ke-5 brand MateBook, Huawei merilis empat laptop MateBook baru. Apa saja, dan kapan dirilis di Indonesia ya?

Varian paling premium dari MateBook baru itu adalah MateBook X Pro, yang punya bodi tipis dengan layar 3K FullView. Kedua adalah MateBook 14 yang juga dilengkapi dengan layar FullView.


Dua varian MateBook lainnya adalah D14 dan D15, yang harganya paling murah dibanding dua varian sebelumnya. Menurut Product Marketing Director Tablet and PC Business Cheng Lei, keempat MateBook ini punya segmen yang berbeda.


MateBook X Pro menyasar pekerja profesional dan pebisnis, lalu MateBook 14 untuk pengguna yang mementingkan gaya hidup, dan varian D14 serta D15 untuk pelajar dan mahasiswa.


"Sejak pertama dirilis pada 2016, desain selalu jadi keunggulan MateBook. Namun kami juga memastikan dukungan software dan hardware yang berkualitas, dan kami juga menghadirkan inovasi terbaru di MateBook," ujar Cheng Li dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/4/2021).


Salah satu inovasi yang dihadirkan ini adalah Multi Screen Collaboration, di mana pengguna bisa menghubungkan laptop dengan ponsel secara seamless. Fitur ini tak cuma dihadirkan untuk varian tertinggi, namun juga untuk varian yang harganya lebih murah.


"Semua MateBook berbagi inovasi teknologi yang sama, juga desain tipis tanpa mengorbankan performa," tambah Cheng Li.


Namun ada fitur andalan yang membuat lini MateBook ini menjadi favorit para penggunanya. Yaitu fitur pemindai sidik jari bernama Huawei Free Touch.


Soal spesifikasi, semua varian MateBook baru ini menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-11. Untuk MateBook X Pro dan MateBook 14 ada varian sampai Core i7, sementara D14 dan D15 hingga Core i5.


Soal layar, resolusi tertinggi ada di MateBook X Pro, yaitu layar FullView 3K dengan rasio 3:2. Sementara MateBook 14 layarnya FullView 2K. Keduanya punya rasio bodi ke layar sebesar 91%.


Menurut Cheng Li, keempat produk MateBook anyar ini bakal hadir di Indonesia pada akhir April 2021. Tertarik untuk membelinya, detikers?

https://maymovie98.com/movies/7-assassins/


Helo Punya Sistem Mirip Snack Video, Bakal Kena Jegal?


Aplikasi Helo resmi hadir di Indonesia setelah sebelumnya hadir di Indonesia. Aplikasi besutan ByteDance ini menawarkan hadiah dan pendapatan untuk pengguna dengan membuka aplikasi, menonton video hingga mengundang teman.

Jika terdengar familiar, ini mirip seperti sistem yang ditawarkan oleh Snack Video yang sempat diblokir pemerintah beberapa waktu yang lalu. Apa Helo bakal bernasib seperti Snack Video?


Saat dimintai komentarnya tentang sistem pendapatan untuk pengguna tersebut dan apa ada kekhawatiran akan bernasib seperti Snack Video, pihak Helo hanya memberikan jawaban singkat.


"Helo, sebagai bagian dari grup Bytedance, mentaati peraturan yang berlaku di mana pun Helo beroperasional, termasuk di Indonesia," kata Communications Manager Helo Indonesia Adiyat Yori Rambe dalam keterangan resminya yang diterima detikINET, Kamis (15/4/2021).


"Selain itu, Helo juga berkomitmen untuk melindungi keamanan seluruh pengguna di komunitas kami," sambungnya.


Saat Snack Video diblokir oleh pemerintah beberapa waktu yang lalu, ternyata aplikasi ini tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia.


Saat ditanya apakah Helo sudah terdaftar sebagai PSE, mereka mengatakan telah mengikuti peraturan di negara tempatnya beroperasi, termasuk prosedur perizinan dan administrasi lainnya.


Saat ini Helo tersedia di Android dan iOS. Tapi dalam kolom review di Google Play Store, terlihat beberapa pengguna yang mengeluhkan tidak mendapatkan reward atau imbalan yang dijanjikan setelah melakukan beberapa tugas.


Menanggapi keluhan pengguna tersebut, pihak Helo kembali hanya memberikan jawaban singkat. "Helo akan berusaha keras untuk selalu mengutamakan kenyamanan dalam menggunakan aplikasi kami," ucap Adiyat.


Seperti diketahui, Helo adalah platform one-stop yang menyediakan berbagai layanan dalam satu aplikasi, seperti menampilkan konten multimedia yang diunggah pengguna, update berita dan topik yang sedang ngetren, jejaring sosial, dan lain-lain.


Helo juga menjagokan konten-konten buatan kreator lokal yang dibuat dalam bahasanya masing-masing ini. Pengguna juga bisa terhubung dengan pengguna lain atau komunitas dengan minat dan ketertarikan yang sama.

https://maymovie98.com/movies/kizumonogatari-part-1-tekketsu/