Selasa, 08 Juni 2021

Satgas Wanti-wanti 32 Wilayah Jateng yang Berisiko Alami Ledakan Seperti Kudus

 Kudus, Jawa Tengah, sedang jadi sorotan usai mencatat lonjakan kasus Corona belakangan ini. Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut risiko serupa bisa saja menimpa wilayah lain di Jateng dengan catatan risiko sedang, berdasarkan data yang dihimpun per 30 Mei 2021 kemarin.

"Risiko tingginya sebetulnya sudah terbaca, Kudus, yang berikutnya (risiko) sedang ini banyak sekali, 32," kata Wiku dalam rapat mingguan Satgas COVID-19 Senin (7/6/2021).


"Seandainya sedang menuju tingginya, sebagian dari 32 ini kalau BOR tempat tidurnya sedikit maka itulah yang akan meledak seperti Kudus," sambungnya.


Risiko ledakan kasus Corona seperti Kudus berpotensi menimpa sejumlah wilayah yang tak menyiapkan hunian bed occupancy rate (BOR) dengan baik. Tingginya hunian BOR bisa berdampak pada penanganan Corona.


Adapun 32 wilayah risiko sedang Jawa Tengah yang dimaksud adalah sebagai berikut.


Temanggung

Pemalang

Kota Magelang

Purworejo

Kota Salatiga

Kota Surakarta

Cilacap

Jepara

Kebumen

Sragen

Rembang

Semarang

Wonogiri

Wonosobo

Kendal

Karanganyar

Banjarnegara

Kota Tegal

Purbalingga

Blora

Brebes

Batang

Kota Pekalongan

Klaten

Tegal

Banyumas

Sukoharjo

Grobogan

Demak

Pati

Pekalongan

Kota Semarang

Sementara, zona merah Corona Jawa Tengah juga bertambah pekan ini. Selain Kudus, Tegal juga masuk zona merah Corona di Jateng, demikian laporan Satgas COVID-19 yang dihimpun per 6 Juni 2021.

https://kamumovie28.com/movies/elysium-3/


Sering Sakit Perut Sebelah Kiri? Kenali 10 Alasan yang Bisa Jadi Penyebabnya


 Sakit perut sebelah kiri mungkin sangat umum dialami oleh banyak orang, misalnya karena perut kembung. Tetapi, sakit perut sebelah kiri juga tidak bisa dianggap sepele, karena bisa jadi itu adalah satu tanda dari penyakit serius, seperti infeksi.

Nyeri atau sakit perut sebelah kiri ini bisa muncul secara tiba-tiba. Untuk itu mungkin akan memerlukan perawatan medis sesegera mungkin.


Ternyata, penyebab sakit perut sebelah kiri, tepatnya bagian bawah, bisa diakibatkan oleh beberapa penyebab ringan hingga serius. Berikut 10 penyebab sakit perut sebelah kiri yang dikutip dari berbagai sumber.


1. Kembung

Saat seseorang menelan makanan, seringkali udara atau gas terperangkap di saluran pencernaan. Biasanya gas tersebut akan melewati rektum atau kerongkongan.


Tetapi, jika gas itu terperangkap sementara di saluran pencernaan bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti merokok, mengunyah permen karet, makan berlebihan, hingga mengkonsumsi makanan yang mengandung gas. Adapun gejala yang bisa dialami seperti:


- Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan

- Sembelit

- Darah muncul pada tinja

- Muntah atau diare

- Maag.


2. Penyakit radang usus

Sakit perut sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh penyakit radang usus atau Crohn. Ini merupakan kondisi yang bisa menyebabkan peradangan yang menyakitan pada saluran pencernaan.


Penyakit Crohn ini bisa terjadi di usus kecil, kolitis ulserativa, dan paling sering di usus besar. Meski belum diketahui penyebabnya, ada beberapa gejala muncul yang bisa dikenali yaitu sakit perut, diare berdarah, demam, dan penurunan berat badan.


3. Gangguan pencernaan

Penyebab lain sakit perut sebelah kiri adalah gangguan pencernaan karena adanya penumpukkan asam setelah makan. Nyeri akibat gangguan pencernaan ini bisa terjadi di perut bagian atas atau bawah.


Sebagian besar kasus gangguan pencernaan ini tergolong ringan. Adapun gejala yang bisa dialami seperti muncul sensasi terbakar, muncul rasa sakit, ketidaknyamanan, mulas, dan kembung.


4. Sindrom iritasi usus (IBS)

Irritable bowel Syndrome (IBS) adalah gangguan gastrointestinal kronis yang hanya bisa didiagnosis oleh dokter. Adapun beberapa gejalanya, yaitu sakit perut, sembelit atau diare, hingga kembung.


5. Sembelit

Sakit perut sebelah kiri juga bisa disebabkan sembelit, karena kurang olahraga dan pola makan yang buruk. Untuk mengatasinya, perlu memperbaiki pola makan dan meningkatkan olahraga. Adapun beberapa gejala sembelit:


- Buang air besar kurang dari 3 kali dalam seminggu

- Mengejan saat buang air besar

- Tinja atau feses kental dan keras.


Sakit perut sebelah kiri juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada ginjal. Klik ke halaman selanjutnya

https://kamumovie28.com/movies/elysium-2/

Heboh Produk Nestle Tidak Sehat, BPOM Angkat Bicara

 Dokumen internal Nestle menyebut 60 persen produknya tak sehat. Dokumen tersebut terungkap dalam laporan Financial Times. Disebutkan, produk tak sehat yang dimaksud adalah tidak memenuhi standar Australia Health Rating System dengan ambang batas poin 3,5.

Nestle Indonesia belakangan membantah pernyataan tersebut, dengan alasan perhitungan analisis yang dilaporkan tak akurat. Laporan ini juga memicu pertanyaan apakah produk Nestle di Indonesia yang beredar aman dan layak dikonsumsi.

https://kamumovie28.com/movies/the-14-amazons/


Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya buka suara. BPOM menjelaskan informasi terkait produk Nestle tidak sehat "tidak berkaitan dengan keamanan dan mutu pangan".


"Pemberitaan tersebut berkaitan dengan pencantuman kandungan gizi produk, khususnya kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) sebagai salah satu faktor risiko penyebab penyakit tidak menular (PTM) jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan," tulis BPOM dalam rilis yang diterima detikcom Selasa (8/6/2021).


Meski begitu, BPOM mengaku pihaknya akan terus bekerja sama dengan stakeholder memastikan produk yang beredar sudah memenuhi semua ketentuan aman produk layak konsumsi. BPOM juga menegaskan, seluruh izin edar produk makanan di Indonesia, termasuk Nestle, dipastikan melalui proses evaluasi, baik dari gizi, label, maupun aspek keamanan hingga mutu.


Berikut tanggapan lengkap BPOM terkait produk Nestle tidak sehat.


1. Informasi produk tidak sehat yang disampaikan pada pemberitaan tersebut, tidak terkait dengan keamanan dan mutu pangan. Pemberitaan tersebut berkaitan dengan pencantuman kandungan gizi produk, khususnya kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) sebagai salah satu faktor risiko penyebab penyakit tidak menular (PTM) jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.


2. Informasi kandungan GGL merupakan bagian dari pencantuman informasi nilai gizi (ING), yang diberlakukan wajib melalui Peraturan Badan POM Nomor 22 tahun 2019 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan. Secara global, panduan pencantuman kandungan gizi diatur dalam Codex Guideline on Nutrition Labelling (CAC/GL 2-1985 yang direvisi pada tahun 2017).


3. Untuk lebih mudah dipahami masyarakat di Indonesia, pencantuman ING selain dalam bentuk tabel, pada label pangan juga dapat dicantumkan informasi tentang panduan asupan gizi harian dan logo "pilihan lebih sehat" pada bagian utama label yang diterapkan secara sukarela. Model pencantuman "Health Star Rating" dengan persyaratan kandungan gizi tertentu dan menggunakan peringkat dari bintang setengah sampai dengan lima diterapkan di Australia dan New Zealand.


4. Badan POM telah melakukan proses evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, gizi dan label termasuk pencantuman ING dalam memberikan Nomor Izin Edar (NIE) produk pangan olahan, termasuk produk Nestle yang beredar di Indonesia.


5. Untuk memastikan konsistensi produk beredar sesuai dengan persetujuan saat pendaftaran, Badan POM melakukan pengawasan keamanan, mutu, dan label termasuk ING melalui sampling dan pengujian.


6. Pelaku usaha wajib menjamin produk yang beredar memenuhi persyaratan keamanan, mutu, gizi, dan label.


7. Kebutuhan gizi individu diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Untuk individu yang memiliki kebutuhan gizi khusus karena kondisi fisik, aktivitas fisik dan/atau kondisi kesehatan tertentu, agar berkonsultasi dengan dokter/ahli gizi.


8. Badan POM bersama stakeholder terus mendorong masyarakat untuk membaca label termasuk ING sebagai salah satu upaya pencegahan PTM dan menerapkan prinsip konsumsi gizi seimbang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 41/2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

https://kamumovie28.com/movies/hapkido/