Rabu, 15 Januari 2020

Red Light District Mau Dirombak, Ini Kata Pekerja Seksnya

 Red Light Distrcit Amsterdam di Belanda mau dirombak, bahkan bisa jadi ditutup. Ini komentar pekerja seks di sana.

Pemerintah Kota Amsterdam berencana merombak kawasan Red Light District. Ada beberapa opsi yang akan dilakukan, seperti menutup etalase kaca tempat pekerja seks menjajakan diri hingga memindahkan lokasi prostitusi tersebut.

Tujuan dari pemerintah Kota Amsterdam yang digawangi Femke Halsema sebagai walikota wanita pertama, adalah untuk memberikan dan melindungi hak-hak pekerja seks di Red Light District, destinasi khusus dewasa di Belanda. Lantas, apa komentar para pekerja seksnya sendiri?

"Kalau etalase ditutup, berarti harus ada tempat khusus bagi kami. Nanti berarti, ada aturan lagi atau pemeriksaan dan lain sebagainya yang bisa jadi membuat pelanggan tidak berminat," kata salah seorang pekerja seks di sana, Foxxy Angel, bukan nama sebenarnya, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (9/7/2019)

Foxxy lebih suka dengan etalase kaca. Menurutnya, lebih mudah melakukan komunikasi dengan pelanggan.

Namun Foxxy mengakui, sikap turis yang datang ke Red Light District makin lama makin tidak menyenangkan. Mereka tidak menghargai para pekerja seks, yang juga melecehkan dalam bentuk verbal.

'The Future of Window Prostitution in Amsterdam', adalah rancangan yang disiapkan Pemerintah Kota Amsterdam bagi Red Light District. Namun tentu, pihak pemerintah kotanya akan berdiskusi terlebih dulu dengan orang-orang di Red Light Distrcit agar mencapai kesepakatan yang disetujui bersama.

d'Happening: Diplomasi Jenaka ala Dubes Jepang untuk Indonesia

Masafumi Ishii, Duta Besar Jepang untuk Indonesia belakangan ramai diperbincangkan karena aksi jenakanya di media sosial. Penasaran, bagaimana kisahnya?

Menjaga hubungan baik antar negara, tentunya menjadi salah satu tugas seorang diplomat di luar negeri. Mulai dari mengenalkan sampai menjaga reputasi negara asal sang diplomat kepada negara lain, tentunya banyak cara dan pendekatan agar bisa diterima masyarakat tempat dia bertugas.

detikcom melakukan wawancara eksklusif bersama 'Dubes Jenaka' yang satu ini. Berbincang mengenai diplomasi Indonesia dan Jepang, pariwisata hingga tingkah jenaka yang menarik perhatian warga media sosial.

Akun Instagramnya pun menjadi viral karena kebiasaannya mengunggah momen makan siang dengan kuliner Indonesia. Tidak hanya itu, Ishii juga gemar untuk berpose lucu dan tidak jarang menimbulkan reaksi positif dari warganet.

Sebut saja Tongseng, Nasi Goreng, sampai Lontong Cap Gomeh pun pernah ia coba. Bahkan, Ishii pun juga ingin mencicipi sejumlah kuliner Nusantara lainnya. Kira-kira, apa saja ya?

Nah, bagi detikers yang ingin kenalan dan lebih dekat dengan Dubes Jenaka Masafumi Ishii, tonton video d'Happening: Diplomasi Jenaka ala Dubes Jepang berikut ini:

Penumpang Ini Jadi Zombie Saat Naik Pesawat

 Ada satu keadaan di mana penumpang pesawat bisa tidak sadar seperti zombie. Bagamana hal itu bisa terjadi dan apa penyebabnya?

Ternyata, ada risiko bahaya ketika mengonsumsi obat tertentu dalam penerbangan. Seperti dilansir CNN, Senin (8/7/2019), hal itu dikarenakan 'pill popper'. Atau keadaan di mana seseorang yang secara teratur mengonsumsi pil dalam jumlah besar, terutama barbiturat atau amfetamin.

Itulah yang dialami oleh penulis John Vlahides ketika ia terbang dari London ke San Francisco pada tahun 2008. Mula-mula ia mengajari pramugari cara memakai sorban dengan selimut pesawat terbang.

Kemudian, ia menunjukkan bagaimana cara membuat pesawat kertas kepada seorang bocah lelaki yang tidak bisa tidur. Sontak hal itu bikin keributan di kabin ekonomi pesawat dan itu tak disadarinya.

John mengira dia sedang tidur setelah menenggak dua botol kecil wine, minum satu miligram obat penenang dan 10 miligram Ambien, obat tidur yang populer. Bukannya tidur, dia malah sleepwalking dan melakukan banyak tindakan aneh tanpa sadar ketika dia melihat foto-foto dan selfie di smartphone-nya keesokan hari.

"Yang aneh adalah ketika mengingat semuanya saat melihat foto-foto itu. Ya Tuhan, aku merasa ngeri," kata Vlahides.

Ambien zombies

Vlahides telah mengalami apa yang oleh banyak pramugari menyebutnya sebagai 'ambien zombies'. Tapi ia beruntung karena tidak melakukan hal yang terlalu memalukan, tidak seperti pejalan tidur lainnya.

Ini Jalur MRT Tersibuk Sedunia 2019

Kereta komuter, KRL, MRT dan sejenisnya jadi transportasi favorit bagi masyarakat dan wisatawan. Mau tahu jalur kereta komuter paling sibuk di dunia?

Seperti dilansir CNN, Selasa (9/7/2019), pengembang Google Maps menambah fitur terbaru ke aplikasinya itu. Oleh raksasa teknologi itu mereka sebut sebagai prediksi kepadatan angkutan.

Fitur baru ini memungkinkan Anda untuk memeriksa situasi kereta komuter di lebih dari 200 kota dunia. Tentunya akan sangat membantu jika kereta yang akan Anda gunakan sedang ramai atau tidak.

Untuk menghasilkan prediksi ini, Google mengatakan telah menganalisis laporan kepadatan oleh para sumber anonim pengguna Google Maps. Dimulai dari Oktober 2018 hingga Juni 2019, datanya berdasar jam sibuk komuter pukul 06.00 pagi hingga 10.00 pagi yang mampu mengidentifikasi jalur mana yang memiliki jumlah kepadatan tertinggi.

Dengan menggunakan data ini, mereka juga menyusun daftar jalur kereta komuter paling padat di dunia. Bukan dari Jepang atau Amerika Serikat yang tersibuk di dunia, adalah Buenos Aires dan Sao Paulo yang sebenarnya mendominasi daftar ini.

Kereta komuter Jalur L di New York adalah satu-satunya jalur tersibuk di Amerika Serikat yang ada dalam daftar. Lalu ada dua jalur di Kota Tokyo, Jepang yang juga masuk merupakan satu-satunya perwakilan dari Asia.

Eropa juga ada wakilnya dengan Jalur Metro Paris Line 13 ada di posisi lima. Inilah 10 jalur kereta komuter teratas sedunia:

1. Buenos Aires, Jalur Urquiza
2. Sao Paulo, Jalur 11 (Coral)
3. Buenos Aires, Jalur A
4. Sao Paulo, Jalur 8 (Diamond)
5. Paris, Jalur 13
6. Buenos Aires, Jalur C
7. Tokyo, https://www.detik.com/tag/tokyo/ Jalur Chuo
8. Sao Paulo, Jalur 9 (Emerald)
9. Tokyo, Nippori-Toneri Liner
10. New York, L Train.

Red Light District Mau Dirombak, Ini Kata Pekerja Seksnya

 Red Light Distrcit Amsterdam di Belanda mau dirombak, bahkan bisa jadi ditutup. Ini komentar pekerja seks di sana.

Pemerintah Kota Amsterdam berencana merombak kawasan Red Light District. Ada beberapa opsi yang akan dilakukan, seperti menutup etalase kaca tempat pekerja seks menjajakan diri hingga memindahkan lokasi prostitusi tersebut.

Tujuan dari pemerintah Kota Amsterdam yang digawangi Femke Halsema sebagai walikota wanita pertama, adalah untuk memberikan dan melindungi hak-hak pekerja seks di Red Light District, destinasi khusus dewasa di Belanda. Lantas, apa komentar para pekerja seksnya sendiri?

"Kalau etalase ditutup, berarti harus ada tempat khusus bagi kami. Nanti berarti, ada aturan lagi atau pemeriksaan dan lain sebagainya yang bisa jadi membuat pelanggan tidak berminat," kata salah seorang pekerja seks di sana, Foxxy Angel, bukan nama sebenarnya, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (9/7/2019)

Foxxy lebih suka dengan etalase kaca. Menurutnya, lebih mudah melakukan komunikasi dengan pelanggan.

Namun Foxxy mengakui, sikap turis yang datang ke Red Light District makin lama makin tidak menyenangkan. Mereka tidak menghargai para pekerja seks, yang juga melecehkan dalam bentuk verbal.

'The Future of Window Prostitution in Amsterdam', adalah rancangan yang disiapkan Pemerintah Kota Amsterdam bagi Red Light District. Namun tentu, pihak pemerintah kotanya akan berdiskusi terlebih dulu dengan orang-orang di Red Light Distrcit agar mencapai kesepakatan yang disetujui bersama.