Rabu, 15 Januari 2020

Ini Jalur MRT Tersibuk Sedunia 2019

Kereta komuter, KRL, MRT dan sejenisnya jadi transportasi favorit bagi masyarakat dan wisatawan. Mau tahu jalur kereta komuter paling sibuk di dunia?

Seperti dilansir CNN, Selasa (9/7/2019), pengembang Google Maps menambah fitur terbaru ke aplikasinya itu. Oleh raksasa teknologi itu mereka sebut sebagai prediksi kepadatan angkutan.

Fitur baru ini memungkinkan Anda untuk memeriksa situasi kereta komuter di lebih dari 200 kota dunia. Tentunya akan sangat membantu jika kereta yang akan Anda gunakan sedang ramai atau tidak.

Untuk menghasilkan prediksi ini, Google mengatakan telah menganalisis laporan kepadatan oleh para sumber anonim pengguna Google Maps. Dimulai dari Oktober 2018 hingga Juni 2019, datanya berdasar jam sibuk komuter pukul 06.00 pagi hingga 10.00 pagi yang mampu mengidentifikasi jalur mana yang memiliki jumlah kepadatan tertinggi.

Dengan menggunakan data ini, mereka juga menyusun daftar jalur kereta komuter paling padat di dunia. Bukan dari Jepang atau Amerika Serikat yang tersibuk di dunia, adalah Buenos Aires dan Sao Paulo yang sebenarnya mendominasi daftar ini.

Kereta komuter Jalur L di New York adalah satu-satunya jalur tersibuk di Amerika Serikat yang ada dalam daftar. Lalu ada dua jalur di Kota Tokyo, Jepang yang juga masuk merupakan satu-satunya perwakilan dari Asia.

Eropa juga ada wakilnya dengan Jalur Metro Paris Line 13 ada di posisi lima. Inilah 10 jalur kereta komuter teratas sedunia:

1. Buenos Aires, Jalur Urquiza
2. Sao Paulo, Jalur 11 (Coral)
3. Buenos Aires, Jalur A
4. Sao Paulo, Jalur 8 (Diamond)
5. Paris, Jalur 13
6. Buenos Aires, Jalur C
7. Tokyo, https://www.detik.com/tag/tokyo/ Jalur Chuo
8. Sao Paulo, Jalur 9 (Emerald)
9. Tokyo, Nippori-Toneri Liner
10. New York, L Train.

Red Light District Mau Dirombak, Ini Kata Pekerja Seksnya

 Red Light Distrcit Amsterdam di Belanda mau dirombak, bahkan bisa jadi ditutup. Ini komentar pekerja seks di sana.

Pemerintah Kota Amsterdam berencana merombak kawasan Red Light District. Ada beberapa opsi yang akan dilakukan, seperti menutup etalase kaca tempat pekerja seks menjajakan diri hingga memindahkan lokasi prostitusi tersebut.

Tujuan dari pemerintah Kota Amsterdam yang digawangi Femke Halsema sebagai walikota wanita pertama, adalah untuk memberikan dan melindungi hak-hak pekerja seks di Red Light District, destinasi khusus dewasa di Belanda. Lantas, apa komentar para pekerja seksnya sendiri?

"Kalau etalase ditutup, berarti harus ada tempat khusus bagi kami. Nanti berarti, ada aturan lagi atau pemeriksaan dan lain sebagainya yang bisa jadi membuat pelanggan tidak berminat," kata salah seorang pekerja seks di sana, Foxxy Angel, bukan nama sebenarnya, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (9/7/2019)

Foxxy lebih suka dengan etalase kaca. Menurutnya, lebih mudah melakukan komunikasi dengan pelanggan.

Namun Foxxy mengakui, sikap turis yang datang ke Red Light District makin lama makin tidak menyenangkan. Mereka tidak menghargai para pekerja seks, yang juga melecehkan dalam bentuk verbal.

'The Future of Window Prostitution in Amsterdam', adalah rancangan yang disiapkan Pemerintah Kota Amsterdam bagi Red Light District. Namun tentu, pihak pemerintah kotanya akan berdiskusi terlebih dulu dengan orang-orang di Red Light Distrcit agar mencapai kesepakatan yang disetujui bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar