Rabu, 05 Februari 2020

Menjelajahi Cantiknya Merapi dengan Lava Tour

 Udara yang sejuk dan keindahan alam Merapi membuat wisatawan terus datang ke sini. Salah satu cara menikmati Merapi adalah dengan Lava Tour.

Gunung Merapi dengan segala kemegahan dan cerita mistis yang tak ada habisnya ternyata bersahabat dengan wisatawan yang suka tantangan. Usai erupsi hebat pada tahun 2010 lalu, perlahan bangkit, begitu juga tempat wisatanya.

Bekas semburan lahar dahsyat beberapa tahun silam, kini menghidupkan pariwisata di kaki Gunung Merapi.

Selain pemandangan alam yang dapat dinikmati dengan udara yang sejuk, salah satu paket wisata tour dengan jeep ini jangan dilewatkan. Mencoba sensasi menyusuri lautan pasir sisa erupsi dilanjutkan dengan basah-basahan di sungai sambil teriak-teriak, pasti seru dan menghilangkan kepenatan.

Bagi wisatawan pecinta sunrise, bisa memilih paket tour ini dengan memulai trip pada pukul 04.30 WIB. Kalau mau santai bisa siang atau sore hari.

Ada berbagai rute trip yang ditawarkan pihak pengelola pariwisata, yaitu short trip, medium trip, dan long trip. Setiap rute trip juga ditawarkan pilihan rute dan waktu yang berbeda. Semakin panjang trip yang dipilih tentu semakin lengkap rute yang dilalui.

Apa saja yang dapat dinikmati saat melakukan Lava Tour Merapi dengan jeep? Menikmati sejuknya Kaliurang, mengelilingi perkampungan yang asri, melintasi lautan pasir dengan bebatuan, menikmati megahnya Gunung Merapi, mengunjungi museum, dan melintasi sungai. Selamat berwisata!

Mengenal Nyegara Gunung, Simbol Kesakralan Laut dan Gunung

Tradisi dan budaya Bali memang selalu menarik untuk diulik. Kalau kamu biasanya tahu soal Ngaben, inilah tahapan lanjutannya Nyegara Gunung.

Suatu ketika, ada segerombol orang menggunakan baju putih-putih tradisional Bali berjalan memasuki Pura Goa Lawah, Klungkung, Bali. Usut punya usut, rombongan ini datang dari sebuah dusun di Singaraja. Jarak yang cukup jauh untuk ditempuh. Ternyata, mereka sedang melakukan upacara Nyegara Gunung. Apa sih Nyegara Gunung itu?

Kalau Anda tahu upacara Ngaben, Nyegara Gunung adalah beberapa tahapan setelahnya. Setelah mayat melalui proses Sekah atau digali dari kuburannya, di-Geseng atau dibakar, di-Nganyud atau dibuang abunya ke laut, lalu diupacarai lagi, runutan paling akhir adalah Nyegara Gunung.

Tujuannya untuk memanggil kembali roh leluhur keluarga yang ditinggalkan agar lebih suci lagi dan ditempatkan di Sanggah Kemulan. Sanggah Kemulan adalah pura yang ada di masing-masing keluarga tempat leluhur dipuja. Umat Hindu di Bali percaya kalau belum melakukan upacara ini, roh itu belum benar-benar bersih dan belum bisa reinkarnasi.

Lalu, kenapa lokasinya di Pura Goa Lawah? Biasanya salah satu petinggi agama Hindu di suatu wilayah mendapatkan wangsit untuk menentukan lokasi upacara Nyegara Gunung, sehingga upacara kali ini diadakan di sana.

Sebagai pengunjung, Anda bisa masuk ke Pura Goa Lawah dan menyaksikan langsung upacara ini. Tiket masuk ke Pura Goa Lawah Rp 25 ribu per orang, plus dapat bonus kalung etnis unik. Pengunjung juga wajib menggunakan sarung.

Tenang saja, begitu masuk Anda akan langsung dipinjamkan sarung oleh penjaga loket. Mengingat Pura adalah tempat suci, bagi wanita yang sedang menstruasi tidak diijinkan masuk ke dalam Pura.

Konon jika ditelusuri, Goa yang ada di Pura Goa Lawah bisa tembus ke Goa Raja yang ada di Pura Besakih. Jaraknya berkilo-kilo meter jauhnya. Tidak sembarang orang bisa masuk ke Goa ini.

Masyarakat percaya, hanya orang yang cukup sakti dan punya ilmu tinggi yang bisa melewatinya. Dinamakan Goa Lawah karena goa ini tempat hinggapnya para kelelawar (lawah). Pas sekali untuk melaksanakan upacara Nyegara Gunung.

Selain letaknya di atas bukit yang menjorok ke laut (segara), saat magrib kelelawar-kelelawar ini ramai keluar goa untuk mencari makan. Fenomena ini menjadi penanda bahwa upacara telah selesai dilaksanakan. Di sinilah daya tarik wisata Pura Goa Lawah, prosesi keluarnya kelelawar dari goa, lengkap diiringi pekikannya yang ramai.

Wonderful Indonesia Raih Penghargaan Booth Terbaik di Adex 2019

 Wonderful Indonesia lagi-lagi meraih penghargaan atau award di ajang Asia Dive Expo (Adex) 2019 hingga total telah mengumpulkan 5 penghargaan sekaligus. Terakhir, penghargaan yang disabet adalah Singapore 2019 Best Booth Design Winner.

Adex 2019 sendiri telah resmi ditutup, pada Minggu (14/4/2019). Event yang digelar di Suntec Singapore Convention & Exhibition Center, Singapura, itu Wonderful Indonesia tampil dengan booth berdesain Kapal Phinisi. Di dalamnya, terdapat 32 industri pariwisata.

"Kami bangga menerima award ini. Sebab, konsep branding keindahan Indonesia melalui venue yang disampaikan berhasil. Publik Singapura sangat mengapresiasi kekayaan pariwisata Indonesia secara menyeluruh," ungkap Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani, dalam keterangan tertulis, Senin (15/4/2019).

Menurut Rizki, Wonderful Indonesia memang menghadirkam booth megah di Adex 2019. Replika Kapal Phinisi yang disajikan, dapat mencuri perhatian hingga bisa dilihat dari kejauhan. Booth Kapal Phinisi dihadirkan lengkap dengan layarnya yang khas. Warna biru yang menjadi representasi lautan juga terlihat dominan di lantai dan aksesorisnya.

"Kapal Phinisi luar biasa. Kehadiran dari replikanya selalu menarik perhatian. Dengan meraih Singapore 2019 Best Booth Design Winner, artinya kualitas wisata bahari Indonesia terus diakui. Yang jelas, kami puas dengan performa di Adex 2019. Potensi transaksinya menjanjikan, khususnya jangka panjang. Kami juga mendapatkan 5 awards sekaligus," tegas Rizki.

Sebelumnya, Wonderful Indonesia mendapatkan 4 awards dari Adex 2019. Award yang diterima adalah Adex Best Tourism Destination of The Year. Ada juga 2 Adex Award for Outstanding Contribution to Dive Tourism dan Adex Official Country Partner of The Year. Penghargaan ini sudah diserahkan Jumat (12/4/2019) malam.

"Setelah destinasinya diakui sebagai yang terbaik, booth pamerannya juga diapresiasi. Beragam award ini menjadi penegas pengakuan mancanegara terhadap kekuatan wisata bahari Indonesia," ujarnya.

Rizki menilai, wisata bahari Indonesia khususnya panorama bawah airnya memang sensasional. Perairan di nusantara ini menyimpan sekitar 76% kekayaan spesies karang di dunia. Untuk terumbu karangnya ada sekitar 600 spesies. Indonesia punya 37% dari spesies ikan karang dunia dengan total ada 3 ribu jenis ikan.

Sementara itu, Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar rrDessy Ruhati mengatakan, performa Wonderful Indonesia luar biasa.

"Indonesia memang luar biasa. Performanya sangat positif di Adex 2019. Singapore 2019 Best Booth Design Winner sangat bergengsi. Sebab, peserta lain juga sangat menginginkannya. Mereka juga menampilkan yang terbaik. Meraih 5 awards dari Adex 2019 tentu memberikan value lebih. Publik Singapura semakin percaya dengan destinasi wisata bahari Indonesia," kata Dessy.

Menurut Dessy, pameran ke-25 tahun ini diprediksi menarik minat 62.079 orang pengunjung. Wisatawan Negeri Singa pun dibidik target 2,12 Juta orang pada 2019. Angka ini naik 24,7% dari tahun lalu. Sepanjang 2018, arus masuk wisatawan Singapura berjumlah 1,77 Juta orang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun memaparkan, 4 award dari Adex 2019 menjadi Calibration, Confidence, hingga Credibel. Menurutnya, pengakuan ini otomatis menaikan daya saing wisata bahari Indonesia secara umum, lebih khusus di Adex 2019.

"Kami memberikan apresiasi atas raihan 5 awards dari Adex 2019. Kini Indonesia bisa mengkomparasi kualitas para pesaingannya. Kredibilitas sekaligus kepercayaan diri wisata bahari Indonesia otomatis naik. Terlepas dari itu, Adex 2019 memberikan banyak peluang bagi industri pariwisata Indonesia. Bila arus wisman yang masuk optimal, maka potensi ekonomi yang dihasilkan besar," tutup Arief.