Selasa, 26 Mei 2020

Tidak Hanya Corona, Indonesia Juga Harus Waspada Demam Berdarah

 Indonesia kini tengah dilanda wabah Corona yang membuat perhatian publik terpusat pada pandemi ini. Namun jangan lupa Indonesia juga dihadapkan dengan penyakit demam berdarah.
Sebenarnya apa itu DBD? Dilansir dari laman resmi WHO, DBD adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang telah menyebar dengan cepat di dunia. Virus ini ditularkan oleh nyamuk betina terutama dari spesies Aedes aegypti dan pada tingkat lebih rendah, Ae. Albopictus.

Sama seperti Corona, DBD juga memiliki gejala flu dan demam. Demam berdarah apabila didiamkan, maka bukan tidak mungkin akan mengakibatkan komplikasi, seperti pendarahan hebat, kerusakan organ atau bahkan kebocoran plasma. Apabila DBD sudah sangat parah, penyakit ini memiliki resiko kematian yang sangat tinggi.

Adapun dilansir dari laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, untuk mencegah penyebaran DBD masyarakat diimbau untuk melakukan aktivitas 3M Plus. Apakah itu 3M Plus? Yang pertama adalah menguras, kegiatan ini dilakukan dengan cara menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, tong air, drum, dan tempat penampungan air lainnya. Selain itu, tempat-tempat tersebut juga harus dibersihkan secara rutin untuk menghilangkan jentik-jentik nyamuk yang menempel di dinding-dingin penampungan air tersebut.

Kedua adalah menutup kembali rapat-rapat tempat penampungan air untuk menghindari nyamuk bertelur kembali di tempat yang sama. Menutup juga berarti mengubur barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai agar tidak berpotensi menjadi sarang nyamuk. Kemudian mendaur ulang barang-barang bekas yang bernilai ekonomis bisa menjadi cara berikutnya untuk menghindari nyamuk berkembang biak.

Adapun cara lainnya untuk mencegah DBD adalah menjaga diri dari gigitan nyamuk dengan menggunakan krim anti nyamuk. Ini merupakan cara aman berikutnya untuk menghindari gigitan nyamuk yang membawa penyakit demam berdarah. Salah satu krim yang bisa menjadi rekomendasi adalah Bebe Roosie Bugs Repellent yang merupakan krim anti nyamuk dan serangga sebagai solusi untuk membantu bayi, anak, maupun dewasa agar terhindar dari gigitan nyamuk atau serangga secara alami.

Bebe Roosie Bugs Repellent terbuat dari minyak esensial alami alami yaitu Lavender dan Citronella yang sudah diuji secara klinis dan diakui efektif untuk mengusir nyamuk atau serangga. Produk ini juga aman digunakan oleh bayi karena tidak mengandung DEET dan petroleum sehingga tidak akan menimbulkan iritasi.

Dengan adanya kandungan aloe vera, Bebe Roosie Bugs Repellent dapat membantu mengurangi rasa gatal dan memudarkan bekas gigitan serangga. Bebe Roosie Bugs Repellent sudah tersedia di berbagai babyshop, swalayan, apotek dan e-commerce seperti Mothercare, Century, The Foodhall, Farmers Market, Shopee, Tokopedia, JDID, dan Lazada.

Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di website resmi www.beberoosie.com atau lihat juga di media sosial instagram @bebe_roosie dan Facebook https://www.facebook.com/Beberoosie/
http://kamumovie28.com/tabula-rasa/

Protokol Kemenkes yang Perlu Diikuti Jika Curiga Tertular Virus Corona

Wabah virus corona COVID-19 terus meluas, sudah ada 172 kasus di Indonesia dengan 5 kasus meninggal dunia. Risiko penularan cukup tinggi, terutama bagi yang punya riwayat kontak dengan pasien positif.
Anjuran untuk mengurangi aktivitas di wilayah yang ramai, terus disuarakan. Demikian juga untuk tidak bepergian ke luar negeri, dan meminimalisir kegiatan bersama orang banyak.

Jika terlanjur melakukannya dan merasa ada gejala-gejala yang mirip dengan COVID-19, jangan panik. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, sebagai berikut:

1. Jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria:
a. Demam lebih dari 38 derajat Celcius; dan
b. Batuk/ pilek/nyeri tenggorokan,
istirahatlah yang cukup di rumah dan minum air yang cukup. Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus lakukan tindakan berikut:

a. Gunakan masker.
b. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar
dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan
atas bagian dalam.
c. Usahakan tidak menggunakan transportasi massal.

2. Kesehatan (nakes) di fasyankes akan melakukan screening pasien dalam pengawasan COVID-19:
a. Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19,
maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan.
b. Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, maka Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung
diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.

3. Jika akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes, harus didampingi oleh nakes yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

4. Di RS rujukan, bagi Anda yang memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan COVID-19, akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.

5. Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.

Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.

a. Jika hasilnya positif :
I. maka Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi COVID-19.
II. Sampel akan diambil setiap hari.
III. Anda akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif.

b. Jika hasilnya negatif,

Anda akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit.

Jika Anda sehat, namun:
1. Ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal COVID-19, lakukan self monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali. Jika muncul demam lebih dari 38 derajat Celcius atau gejala pernapasan seperti batuk/ pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas segeralah periksakan diri Anda ke fasyankes.

2. Jika merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19, segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri Anda ke fasyankes. Untuk selanjutnya, Anda akan diperiksa spesimennya.
http://kamumovie28.com/uang-panai-maharl/