Sabtu, 30 Mei 2020

Viral Gara-gara APD 'Superhero', Dokter di Bogor Ini Jadi Banyak Fans

Seorang dokter di Kota Bogor viral di media sosial karena memakai alat pelindung diri (APD) yang unik bertema superhero. Hal ini dilakukan untuk menyenangkan pasien.
dr Rollando Erric Manibuy, SpOT, mengaku memang dari kecil sudah menyukai kisah berbagai superhero atau pahlawan super. Ia berharap di masa pandemi virus Corona COVID-19, hal seperti menggunakan APD bertema superhero dapat membantu memberikan rasa semangat dan harapan.

"Kita bisa kok melewati ini. Jangan malah saling berantem. Mending kita sama-sama optimis lah kasih yang positif-positif aja," kata dr Erric pada detikcom dan ditulis Sabtu (29/5/2020).

Di media sosial Instagram dr Erric kerap membagikan berbagai foto saat dirinya bertugas di rumah sakit memakai APD superhero mulai dari Batman, Optimus Prime, hingga Iron Man. Ada juga APD tokoh antagonis yaitu Darth Vader dari serial Star Wars, lengkap dengan light sabernya.

dr Erric bercerita kebiasaannya memakai APD unik ini disambut baik oleh rekan kerja dan para pasien. Bahkan tidak sedikit yang meminta foto bersama.

View this post on Instagram
Pinjem masker nya Bane dulu buat praktek
A post shared by Rollando Erric Manibuy (@erric_manibuy) on May 19, 2020 at 4:12am PDT

"Pada bilang lucu, minta foto bareng," kata dr Erric.

Sebagian APD bertema superhero tersebut dibuat sendiri oleh dr Erric. Hanya bagian-bagian tertentu yang dianggap rumit dibeli dari para penjual barang-barang koleksi tokoh superhero.

3 Penyakit yang Biasa Muncul Saat Lebaran, Ini Cara Atasinya

Perayaan Idul Fitri sering dijadikan momen berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi dengan tetangga. Berbagai hidangan istimewa yang menggoda selera juga tersaji untuk menyambut tamu dan saudara yang datang ke rumah.
Namun makanan yang biasa disajikan saat Lebaran seperti opor ayam, rendang, semur daging adalah makanan yang mengandung santan. Makanan bersantan ini sering menimbulkan beberapa penyakit dari ringan hingga berat jika dimakan secara berlebihan.

Melansir dari beberapa sumber, berikut ini rangkuman detikhealth tentang penyakit musiman yang biasa muncul saat Lebaran tiba dan cara mengatasinya.

Diare

Selama berpuasa pola makan akan sangat teratur dan tidak berlebihan. Namun ketika Lebaran datang, pola makan akan banyak berubah. Apalagi jika langsung menyantap banyak makanan dalam satu hari, efeknya bisa menyebabkan masalah pencernaan.

Selain itu, saat Lebaran asisten rumah tangga juga biasanya akan mudik. Akibatnya banyak makanan yang diawetkan lalu dihangatkan ketika akan dimakan selama berhari-hari. Hal ini juga yang bisa menyebabkan diare.

Asam Urat

Asam urat juga menjadi salah satu penyakit yang mengancam saat Lebaran datang. Penyakit musiman ini biasanya disebabkan konsumsi daging berlebihan. Sebab saat Lebaran, makanan seperti opor ayam dan gulai juga biasanya tidak hanya berisi daging tapi juga jeroan. Semua makanan itu jika dikonsumsi secara berlebihan akan membuat sakit pada sendi.

Kolesterol

Kolesterol tinggi juga menjadi ancaman saat Lebaran tiba. Berbagai makanan bersantan, daging-dagingan, jeroan, telur hingga keju yang ada di kue lebaran menjadi pemicu kolesterol tinggi. Penyakit kolesterol ini berbahaya bagi tubuh karena kolesterol merupakan pemicu munculnya penyakit jantung.

Itu dia tiga penyakit musiman yang biasa muncul saat Lebaran datang. Agar hari kemenanganmu tak terganggu dengan penyakit-penyakit musiman di atas, pastikan kamu mencegahnya dengan tetap menjaga asupan serat seperti buah dan sayur serta minum cukup air putih.

Setelah makan makanan berat, pastikan kamu tetap aktif bergerak dan berolahraga agar kolesterol tidak mengendap dan menyumbat pembuluh darah. Selain cara-cara tersebut, kamu juga bisa bantu turunkan kolesterol setelah Lebaran dengan Nestle ACTICOR.

Nestle ACTICOR merupakan minuman mengandung susu dengan serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beta Glucan dan Inulin juga mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi LIPID dan asam empedu.
https://cinemamovie28.com/cast/mohamed-makhtoumi/

Telur Ajaib, Simbol Toleransi Raja Ampat

Pernah dengar asal-usul Raja Ampat? Terlahir dari batu ajaib, Raja Ampat menjadikannya sebagai simbol toleransi beragama. Masyarakat Kepulauan Raja Ampat hingga saat ini percaya bahwa asal-usul mereka berasal dari Sungai Waikeo atau Kali Raja, Teluk Kabui, Kampung Wawiyai, Distrik Tiplol Mayalibit.

Kali Raja sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata populer di Teluk Kabui, Raja Ampat. Secara administratif berada di Kampung Wawiyai, Distrik Tiplol Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Mereka menyakini bahwa raja-raja yang berkuasa di wilayah Raja Ampat berasal dari Kali Raja, tempat ditemukannya telur raja.

Tujuh biji telur ajaib ditemukan oleh sepasang suami istri bernama Alyam dan Bukideni. Dari tujuh telur ada 5 yang menetas. Telur yang menetas menjelma menjadi 4 anak laki-laki dan satu perempuan. Mereka tidak telanjang tapi berpakaian layaknya penghuni kerajaan.

Baca juga: Pariwisata Raja Ampat Siap Sambut New Normal
"Dua telur ada yang tersisa berubah menjadi arwah dan sebuah batu. Batu inilah yang diberi nama Kapatnai atau Telur Raja," ujar Hari Suroto, Peneliti dari Balai Arkeologi Papua.

Empat anak laki-laki tersebut disebut sebagai pemimpin atau Raja Ampat. Kapatnai pun disimpan dan mendapat penghormatan khusus hingga saat ini.

Telur raja berada pada sebuah bangunan di Kali Raja. Telur raja diletakkan pada sebuah piring dan dibalut kain putih dalam sebuah kelambu.

"Kapatnai diletakkan di dalam piring porselin yang disusun berlapis tiga di atas gong perunggu dalam posisi bidang pukul berada di bawah. Kapatnai terbungkus kain kafan," lanjutnya.

Di luar bangunan, dewa penjaga berwujud dua batu tegak atau menhir yang diberi nama Man Moro dan Man Metem menjadi pengawal. Untuk menjaga kesakralannya, Kapatnai tidak dapat dilihat setiap saat dan hanya dibuka pada saat upacara penggantian kelambu.

Sebagai bentuk penghormatan pada leluhur, masyarakat Raja Ampat akan mengadakan tradisi pergantian kelambu dan pemandian telur oleh keturunan raja.


Tradisi ini hanya berlangsung setahun sekali, yang diselaraskan dengan hari besar agama Islam. Lantas kenapa disebut simbol toleransi?

"Keturunan raja-raja saat ini memiliki agama yang berbeda yaitu Islam dan Kristen. Meski demikian, tradisi ini tetap dilakukan tanpa membeda-bedakan agama," ungkap Hari.

Saat tradisi ritual penggantian kelambu dan permandian telur raja berlangsung, semua peziarah yang mau masuk melakukan ritual harus jalan membungkuk atau jongkok menghadap Kapatnai. Adalah tabu jika seseorang membelakangi Kapatnai.

"Sebelum kelambu digantikan, Telur Raja terlebih dahulu dimandikan oleh keturunannya baik yang beragama Islam maupun yang beragama Kristen. Pada saat ritual penggantian kelambu senantiasa diiringi nyanyian-nyanyian dan tari-tarian sakral yang berisi pesan-pesan moral dan harapan-harapan," jelasnya.

Penduduk setempat akan membersihkan lokasi dan menyiapkan makanan untuk disantap bersama seusai ritual sebagai
bentuk ungkapan rasa syukur.

Kali Raja dapat dianggap salah satu wujud kesatuan kekeluargaan diantara suku-suku yang mendiami pulau-pulau Raja Ampat yang dapat terus hidup sebelum dan setelah datangnya pengaruh agama Islam, tanpa membedakan asal-usul kampung, marga, agama, dan status sosial.

Wisatawan yang ingin berkunjung ke Kali Raja harus lebih dulu minta ijin pada juru kunci yang tinggal di Kampung Wawiyai. Selama berkunjung di Kali Raja, wisatawan harus bersikap sopan, berpakaian sopan, melepas alas kaki, melepas topi, dilarang memaki payung. Beberapa pantangan lainnya seperti dilarang membawa ayam, telur, dan kambing haruslah dipatuhi.
https://cinemamovie28.com/cast/adam-copeland/