Kasus positif virus Corona di seluruh dunia dilaporkan sudah lebih dari 20 juta kasus terkonfirmasi. Pada Selasa (11/8/2020), total kasus Corona di Seluruh dunia telah mencapai 20.247.575. Sementara itu, 13.110.934 pasien telah dinyatakan sembuh dan 738.701 lainnya meninggal dunia.
Dikutip dari laman Worldometer, terhitung hingga pagi ini Indonesia berada pada peringkat ke-23 dunia dengan total kasus Corona sebanyak 127.083 kasus. Posisi ini berada satu tingkat di bawah Filipina, yakni 136.638 kasus.
Jika dilihat dari total kasus sembuh Corona, Indonesia masuk dalam posisi ke-22 dunia dengan 82.236 pasien telah dilaporkan sembuh. Sedangkan pada urutan ke-21 diduduki oleh Prancis, dengan 82.836 pasien sembuh dari total 202.775 kasus positif yang tercatat.
Selanjutnya dari jumlah kematian Corona, Indonesia berada di posisi ke-23 dunia dengan 5.765 pasien meninggal dunia. Sementara posisi ke-24 diduduki oleh Irak dengan 153.599 kasus positif dan 5.464 meninggal dunia.
Menurut data organisasi kesehatan dunia WHO, COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 4 kali lipat rata-rata jumlah pasien influenza dalam setahun. Angka kematian COVID-19 yang mencapai 728 ribu juga telah melampaui batas atas rentang kematian tahunan akibat influenza.
Sementara itu, berikut 5 negara dengan total kasus Corona terbanyak di dunia.
1. Amerika Serikat
- Total kasus: 5.251.446
- Total sembuh: 2.715.934
- Total meninggal: 166.192
2. Brasil
- Total kasus: 3.057.470
- Total sembuh: 2.163.812
- Total meninggal: 101.857
3. India
- Total kasus: 2.267.153
- Total sembuh: 1.581.640
- Total meninggal: 45.353
4. Rusia
- Total kasus: 892.654
- Total sembuh: 696.681
- Total meninggal: 15.001
5. Afrika Selatan
- Total kasus: 563.598
- Total sembuh: 417.200
- Total meninggal: 10.621
5 Fakta Uji Klinis Vaksin Sinovac yang Bakal Ditinjau Jokowi Hari Ini
Uji klinis fase ketiga calon vaksin Corona buatan Sinovac akan dilaksanakan di Kota Bandung pada hari ini, Selasa (11/8/2020). Rencananya, penyuntikan perdana vaksin dari Negeri Tirai Bambu ini akan disaksikan langsung Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Berikut lima fakta yang terhimpun soal uji klinis calon vaksin COVID-19 tersebut :
1. Diprediksi Siap Edar Februari 2021
Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) akan melakukan uji klinis vaksin Corona Sinovac pada 1.620 relawan. Uji klinis fase III ini dijadwalkan akan berlangsung selama enam bulan dan selesai pada Januari 2021.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, sebagai koordinator dan pengontrol, mengharapkan vaksin Corona Sinovac siap edar Februari 2021.
"Prediksinya diperkirakan Bio Farma akan mengajukan izin edar atau conditional approval atau persetujuan penggunaan di Januari. Jadi sekitar Februari mudah-mudahan bisa dikeluarkan," ujar Direktur Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM, Dra Togi Junice Hutadjulu, Apt, MHA, dalam siaran pers BNPB yang dilihat detikcom, Kamis (6/8/2020).
Sebelum diedarkan secara massal di Indonesia, uji klinik fase III akan dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan PT Bio Farma dan Badan Litbangkes. Pihak Bio Farma juga menyebut telah menyiapkan fasilitas produksi vaksin dengan kapasitas 250 juta dosis.
https://indomovie28.net/rurouni-kenshin-kyoto-inferno-2/