Rabu, 17 Februari 2021

Keterisian RS COVID-19 di Beberapa Wilayah di Atas 60 Persen, Ini Risikonya

 Kondisi keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rawat inap dan Intensive Care Unit (ICU) di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan pasien COVID-19 di sejumlah Kota/Kabupaten di pulau Jawa masih tinggi.

Disebutkan oleh Sekretaris Jenderal PERSI dr Lia G. Partakusuma, SpPK, MM, MARS, tingkat keterisian rumah sakit rujukan COVID-19 tidak merata di Indonesia. Sebagian ada yang mengalami penurunan namun masih ada yang lebih tinggi dari ketentuan rasio tempat tidur yang disarankan WHO yakni 60 persen.


"Saat ini angkanya terutama di pulau Jawa masih penuh. Beberapa tempat seperti Bekasi, Jakarta, ini angkanya masih di atas 60 persen untuk ICU nya," katanya dalam konferensi pers di BNPB, Selasa (16/2/2021).


Meski tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sejumlah rumah sakit terus ditambah, jika laju penularan dan angka kasus aktif COVID-19 masih tinggi, pelayanan pasien di fasilitas kesehatan dikhawatirkan akan terganggu.


Ada alasan mengapa keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan COVID-19 diharapkan di bawah 60 persen yang berkaitan dengan pelayanan pada pasien. Seperti yang diketahui, gejala COVID-19 pada beberapa orang bisa mengalami perburukan dalam waktu singkat. Penuhnya ICU bisa berdampak pada kondisi pasien itu sendiri.


"Kalau penuh, terutama ruangan untuk yang kritis itu penuh, maka orang pasien mau masuk ke sana tidak bisa. Makanya WHO meminta harus ada spare sehingga pasien yang dipindah dari gejala sedang ke berat atau kritis itu mudah," jelas dr Lia.


Saat ini pemerintah tengah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM). Selama penerapannya, beberapa rumah sakit memang terlihat mengalami penurunan dari segi ruang rawat inap. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah hal tersebut berkaitan langsung dengan aturan PPKM.


"Saya rasa ini belum bisa dipastikan, karena biasanya dampak itu (terlihat) satu minggu-dua minggu, baru ada strategi baru," ucapnya.

https://kamumovie28.com/movies/escort-bar-oppa/


Limbah Masker Bisa Tularkan COVID-19, Begini Cara Buang yang Benar


Seiring angka kasus COVID-19 yang masih meningkat, peningkatan limbah medis bisa menjadi medium penularan virus. Walhasil, pembuangan limbah infeksius ini tidak bisa dilakukan sembarangan atau digabungkan sampah rumah tangga lainnya.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr Agus Haryono, M.Sc. memaparkan, berdasarkan penelitian terbaru di titik pembuangan sampah Cilincing dan Marunda, jumlah sampah meningkat 5 persen setelah masa pandemi. Namun dari segi berat sampah, justru menurun 25 persen.


Artinya, pembuangan limbah meningkat akibat berlangsungnya pandemi. Akan tetapi, terdapat perubahan aktivitas sehingga isi limbah berubah. Salah satunya, kini ditemukan sampah masker dan APD di lokasi pembuangan limbah.


"Sejak pandemi COVID-19 pada Maret lalu, semakin hari semakin banyak jumlah sampah maskernya. Ini yang diamati oleh peneliti LIPI, timbunan limbah APD yang dibuang sembarangan. Di kali muara Cilincing, Marunda ditemukan limbah APD terbuat dari plastik," ujarnya dalam webinar "Jangan Buang Maskermu: Pengelolaan Limbah Masker di Masa Pandemi COVID-19" yang digelar LIPI, Selasa (16/2/2021).


Ia turut menyebutkan, masalah lain dari limbah akibat pandemi COVID-19 adalah pembuangan dan pengolahan yang berantakan, baik sampah masker bekas masyarakat atau limbah medis dari rumah sakit. Yang berbahaya adalah risiko sampah infeksius pada lingkungan.


"Sekarang mulai hanya ditemukan pembuangan limbah APD yang melanggar prosedur, alat rapid test dibuang di pinggir jalan. Sampah dari kota Tangerang, yang mana ada hotel untuk karantina, dibuang ke kota lainnya. Kemudian dari rumah sakit ikut dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA)," ujar Dr Agus.


Selain pembuangan limbah medis sesuai prosedur, rumah tangga bisa melakukan penanganan lebih dulu sebelum membuang sampah masker.


Caranya, pisahkan sampah masker dari sampah rumah tangga lainnya. Tempatkan sampah masker dalam 1 wadah, diamkan selama 6 hari sebelum dibuang dengan sampah rumah tangga lainnya. Dengan begitu, risiko infeksi dari sampah masker bisa diminimalkan.

https://kamumovie28.com/movies/woman-waiting-for-adultery/

Selasa, 16 Februari 2021

Positif Tambah 10.029, Kasus Aktif COVID-19 RI Ada 160.689 Per 16 Februari

  Jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia bertambah 10.029 pada Selasa (16/2/2021). Total positif menjadi 1.233.959, sembuh 1.039.674, dan meninggal 33.596 kasus.

Jumlah suspek dipantau hari ini ada 86.960 orang dengan spesimen yang diperiksa ada 28.167.


Sementara total kasus aktif alias pasien yang masih terinfeksi COVID-19 tercatat sebanyak 160.689 orang.


Detail perkembangan kasus virus Corona di Indonesia pada hari ini adalah sebagai berikut.


Kasus positif bertambah 10.029 menjadi 1.233.959

Pasien sembuh bertambah 7.609 menjadi 1.039.674

Pasien meninggal bertambah 229 menjadi 33.596

Sebelumnya, pada Senin (15/2/2021), tercatat total sebanyak 1.223.930 kasus positif COVID-19. Ada 1.032.065 pasien sembuh dan 33.367 kasus meninggal dunia.

https://movieon28.com/movies/the-girl-next-door-4/


ARM Diakuisisi Nvidia Bikin Perusahaan Ini Cemas


Ada beberapa perusahaan yang khawatir mengenai dampak akuisisi ARM oleh Nvidia, yang saat ini tengah diinvestigasi.

Perusahaan tersebut adalah Microsoft, Google, dan Qualcomm, yang sudah menghubungi pihak berwenang di Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan China. mereka takut akuisisi tersebut akan mengubah skema lisensi yang selama ini diterapkan ARM untuk teknologi pembuatan chip-nya.


Nvidia sendiri sebelumnya menyatakan kalau mereka tak akan menggunakan kepemilikan tersebut untuk mengubah cara bisnis ARM, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (14/2/2021).


"Nvidia bakal mempertahankan model lisensi ARM. Kami tak berencana untuk memperlambat atau melarang pasokan ARM ke konsumen," ujar CEO Nvidia Jensen Huang.


Namun para rival Nvidia menganggap kalau Nvidia tak akan membiarkan ARM tetap netral dan memanfaatkan akuisisi tersebut untuk keuntungannya, terlebih lagi mereka mengeluarkan USD 40 miliar untuk akuisisi tersebut.


Sementara Nvidia berkilah kalau akuisisi tersebut sebenarnya bertujuan untuk menggenjot pengembangan artificial intelligence (AI), yang juga merupakan fokus terbesar Nvidia. Dari mulai teknologi upscalling GPU berbasis machine learning sampai chip untuk mobil otonom.


Pihak regulator di Amerika Serikat sendiri, yaitu Federal Trade Commission sendiri saat ini memang tengah menginvestigasi akuisisi ARM oleh Nvidia tersebut. Yaitu untuk memastikan apakah nantinya akuisisi tersebut bakal memberikan kekuasaan yang terlalu besar untuk Nvidia di bisnis pembuatan chip.


Sementara itu di Uni Eropa dan Inggris pun berjanji akan menginvestigasi akuisisi secara menyeluruh. Mereka pun dipastikan akan menerima lebih banyak protes, tak cuma dari Google, Microsoft, dan Qualcomm, melainkan juga dari berbagai perusahaan lain yang mungkin terdampak dari akuisisi ini.


Google Doodle Ikut Ramaikan Hari Valentine 2021


 Google ikut meramaikan Hari Valentine yang jatuh tiap tanggal 14 Februari dengan doodle khusus yang menyambut pengguna di halaman utama pencarian.

Doodle kali ini dibuat oleh seniman dan ilustrator Olivia When. Sesuai dengan tema Hari Valentine, Google Doodle ini menampilkan kata 'Google' yang terbuat dari glitter berwarna merah, merah muda dan emas, dan dihiasi dengan ikon hati.


"Di jantung setiap Hari Valentine, ada satu emosi pemersatu yang selalu melekat setiap tahunnya: cinta!" tulis Google dalam blognya, seperti dikutip detikINET, Minggu (14/2/2021).


"Jadi hari ini, beri tahu orang spesial bahwa kamu benar-benar mencintainya - dengan jutaan kilauan," sambungnya.


Tampilan Google Doodle di Hari Valentine kali ini terbilang sederhana. Jika animasi atau gambar Doodle diklik, pengguna Google akan diarahkan ke hasil pencarian yang menampilkan serba-serbi Hari Valentine.


Meski Doodle-nya sederhana, Google memberikan kejutan di bagian bawah hasil pencarian di desktop. Jika pengguna ingin membuka hasil pencarian di halaman berikutnya, mereka akan melihat tulisan 'Love' dengan ikon hati berwarna-warni yang menggantikan tulisan 'Google'.

https://movieon28.com/movies/hole-in-law/