Jumat, 19 Februari 2021

Huawei Mau Bikin Laptop dan Konsol Gaming?

 - Huawei mungkin lebih dikenal sebagai vendor ponsel. Raksasa teknologi ini sepertinya ingin memperluas portofolionya dengan merilis laptop dan konsol gaming.

Rumor ini pertama kali dilaporkan oleh Huawei Central dan berasal dari seorang tipster di Weibo. Tipster tersebut mengatakan Huawei sedang mengembangkan konsol gaming pertamanya yang secara tentatif dinamai MateStation.


Konsol ini diprediksi meluncur di China pada kuartal kedua tahun 2021, bersamaan dengan peluncuran PlayStation 5 dan Xbox Series X di negara tersebut, seperti dikutip dari TechRadar, Senin (15/2/2021).


Selain itu, perusahaan besutan Ren Zhengfei ini juga akan memperkaya lini laptopnya dengan laptop gaming. Huawei disebut berencana meluncurkan laptop gaming ini pada tahun lalu, tapi tiba-tiba ditunda.


Saat ini belum diketahui spesifikasi yang akan diusung laptop dan konsol gaming tersebut. Walau rumor jadwal peluncuran konsol gamingnya makin mendekat, Huawei juga belum mengeluarkan teaser atau mengungkap rencananya secara resmi.


Huawei sendiri telah memiliki lini laptop Matebook, jadi cukup masuk akal jika mereka ingin merambah ke sektor gaming. Mantan anak perusahaannya, Honor, juga telah meluncurkan laptop gaming pertamanya, Honor Hunter, pada tahun lalu.


Sedangkan untuk konsol, pada tahun 2014 Huawei pernah meluncurkan konsol gaming berbasis Android bernama Tron Console. Konsol tersebut ditenagai oleh Nvidia Tegra 4 dan menjalankan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean.


Tapi yang menjadi pertanyaan besar saat ini adalah bagaimana Huawei akan menyediakan komponen untuk perangkat gaming. Huawei saat ini masih kesulitan mendapatkan chip untuk ponselnya karena sanksi dagang dari pemerintah Amerika Serikat.


Mungkin mereka akan menggunakan chip HiSilicon buatannya sendiri yang dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan gaming yang membutuhkan tenaga besar.

https://nonton08.com/movies/iron-girl-ultimate-weapon/


OPPO Gallery Suguhkan Interaksi Nyata Manusia dan Teknologi


Masa pandemi membuat manusia semakin akrab dengan perangkat ponsel pintar. Ketika mobilitas dibatasi, smartphone seolah mendobrak keterbatasan hingga memungkinkan penggunanya untuk tetap saling terhubung dan menyelesaikan berbagai pekerjaan.

Keterbatasan yang ditemui saat pandemi semakin membuka mata masyarakat dunia kalau teknologi memberikan banyak kemudahan. Sebaliknya dari sisi penyedia teknologi, termasuk produsen smartphone, terpacu untuk menyuguhkan inovasi yang paling sesuai dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.


Di masa depan akan semakin banyak teknologi yang mengeliminasi keterbatasan dalam beraktivitas. Ilustrasi dari inovasi teknologi masa depan tersebut dapat dilihat di OPPO Gallery, sebuah toko berkonsep futuristik. Gerai seluas 390 meter persegi ini berlokasi di lantai 2 Plaza Indonesia.


Ada empat area yang bisa dijumpai di OPPO Gallery, antara lain Find The Future, Expose Area, IOT Wall, dan OPPO Garden. Melalui galeri ini, OPPO menunjukkan ragam interaksi yang terjalin antara manusia dan teknologi. Selain itu, pabrikan ponsel yang masuk jajaran 5 besar dunia ini menampilkan keindahan dari karya seni yang dikemas dalam inovasi teknologi.


Di area Find The Future, terdapat hasil kolaborasi antara OPPO dan seniman kontemporer, Isha Henin yang diproyeksikan dalam instalasi LED. Pengunjung dibawa berinteraksi dengan alam melalui LED 'Adorable Deer', mengendalikan arah angin dalam LED 'Dandelion', atau mencoba menuliskan pesan kepada teman melalui LED 'Butterfly'.


Beralih ke area Expose, di sini berjajar semua lini produk OPPO. Di area ini pengunjung dapat memilih dan mencoba produk dan teknologi terbaru OPPO dalam hal visual, suara, dan juga performa mulai dari rangkaian smartphone, jam tangan, seri earpiece, dan sebagainya.

https://nonton08.com/movies/the-grasshopper-2/

Sama-sama Harga Rp 1 Jutaan, Ini Beda Galaxy A02 dan Galaxy A02s

 Januari lalu, Samsung menghadirkan Galaxy A02s di Indonesia. Selang sebulan vendor asal Korea Selatan ini meluncurkan Galaxy A02 yang sama-sama harga Rp 1 jutaan, apa bedanya?

"Galaxy A02 bukanlah downgrade dari Galaxy A02s, melainkan penerus Galaxy A01. Kami ingin memberikan opsi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen," ujar Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia.


Sebagai sukses Galaxy A01, Samsung meningkatkan ukuran layar Galaxy A02. Bila sebelumnya 5,7 inch menjadi 6,5 inch. Peningkatan ini makin memaksimalkan pengalaman menikmati hiburan di dalamnya.


Namun memang antara Galaxy A02 dan A02s tidak memiliki perbedaan ukuran layar. Keduanya pun masih mengusung notch tetesan air.


Kamera

Bila lebih butuh ponsel dengan kemampuan kamera yang lebih lengkap, Galaxy A02s menjadi pilihan. Sebab Samsung menyematkan tiga kamera belakang, yang terdiri dari kamera utama 13 MP, makro 2 MP dan depth 2 MP.


Sementara Galaxy A02 hanya punya dua kamera belakang. Ukurannya mirip, kamera utamanya 13 MP dan depth 2 MP. Untuk kamera depan, kedua ponsel ini dibekali sensor 5 MP.


Dapur Pacu

Dapur pacu kedua ponsel ini memiliki perbedaan. Galaxy A02s dibekali chipset MediaTek MT6739 dengan RAM 3 GB dan ROM 32 GB.


Galaxy A02s berada di atasnya dengan Snapdragon 450 yang dipadukan RAM 3 GB atau 4 GB. Ada dua pilihan dua memori internal, 32 GB atau yang lebih lapang 64 GB.


Baterai

Kedua ponsel ini sama-sama dibekali baterai 5.000 mAh. Namun Galaxy A02s saja yang dibekali fast charging 15W.


Samsung masih mengadopsi port microUSB pada Galaxy A02. Sementara Galaxy A02s telah menggunakan port USB Type C.


"Karena untuk menyasar pasar Rp 1,5 juta ke bawah, terpaksa ada kompromi di Galaxy A02. Kami memilih pakai microUSB demi memberikan memori dan baterai yang lebih besar," ujar Irfan.


Harga

Harga Galaxy A02 dibanderol Rp 1.499.000 dengan harga spesial selama flash sale Rp 1.449.000.


Sementara Galaxy A02s dilepas seharga mulai dari Rp 1.799.000

https://nonton08.com/movies/the-big-grasshopper/


Huawei Mau Bikin Laptop dan Konsol Gaming?


- Huawei mungkin lebih dikenal sebagai vendor ponsel. Raksasa teknologi ini sepertinya ingin memperluas portofolionya dengan merilis laptop dan konsol gaming.

Rumor ini pertama kali dilaporkan oleh Huawei Central dan berasal dari seorang tipster di Weibo. Tipster tersebut mengatakan Huawei sedang mengembangkan konsol gaming pertamanya yang secara tentatif dinamai MateStation.


Konsol ini diprediksi meluncur di China pada kuartal kedua tahun 2021, bersamaan dengan peluncuran PlayStation 5 dan Xbox Series X di negara tersebut, seperti dikutip dari TechRadar, Senin (15/2/2021).


Selain itu, perusahaan besutan Ren Zhengfei ini juga akan memperkaya lini laptopnya dengan laptop gaming. Huawei disebut berencana meluncurkan laptop gaming ini pada tahun lalu, tapi tiba-tiba ditunda.


Saat ini belum diketahui spesifikasi yang akan diusung laptop dan konsol gaming tersebut. Walau rumor jadwal peluncuran konsol gamingnya makin mendekat, Huawei juga belum mengeluarkan teaser atau mengungkap rencananya secara resmi.


Huawei sendiri telah memiliki lini laptop Matebook, jadi cukup masuk akal jika mereka ingin merambah ke sektor gaming. Mantan anak perusahaannya, Honor, juga telah meluncurkan laptop gaming pertamanya, Honor Hunter, pada tahun lalu.


Sedangkan untuk konsol, pada tahun 2014 Huawei pernah meluncurkan konsol gaming berbasis Android bernama Tron Console. Konsol tersebut ditenagai oleh Nvidia Tegra 4 dan menjalankan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean.


Tapi yang menjadi pertanyaan besar saat ini adalah bagaimana Huawei akan menyediakan komponen untuk perangkat gaming. Huawei saat ini masih kesulitan mendapatkan chip untuk ponselnya karena sanksi dagang dari pemerintah Amerika Serikat.


Mungkin mereka akan menggunakan chip HiSilicon buatannya sendiri yang dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan gaming yang membutuhkan tenaga besar.

https://nonton08.com/movies/the-grasshopper-and-the-ants/