Sabtu, 20 Februari 2021

Kata Kemenkes soal Upaya Pencegahan COVID-19 di Lokasi Banjir

 - Banjir kembali melanda sejumlah titik di Jabodetabek hari ini, Sabtu (20/2/2021). Seiring pandemi COVID-19, masyarakat di lokasi banjir diingatkan kembali untuk tetap mengupayakan pencegahan penularan virus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, belum ada laporan perihal lokasi dan pengungsian banjir menjadi klaster penyebaran COVID-19. Akan tetapi, protokol kesehatan tetap wajib dilakukan untuk mencegah risiko penularan.


"Tetap protokol kesehatan (prokes) ya. Terutama kalau nanti di tempat penampungan sementara ya," ujar dr Nadia saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/2/2021).


Menanggapi situasi yang sulit di sejumlah lokasi banjir, dr Nadia menyebutkan, yang penting 3M mencakup memakai Masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus tetap dijalankan.


Dalam kesempatan lainnya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjelaskan, musibah banjir seiring diberlakukannya PPKM Mikro adalah tantangan besar. Yang dikhawatirkan, tempat pengungsian tidak cukup untuk warga yang perlu mengungsi.


Ia mengingatkan, kelompok rentan perlu dipisahkan dengan kelompok muda di lokasi pengungsian mengantisipasi risiko penularan COVID-19.


"Strateginya, skemanya, pemisahan kelompok yang rentan dan yang usia muda. Kelompok rentan di sini adalah lansia, mereka yang punya komorbid, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui," ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (20/2/2021).

https://cinemamovie28.com/movies/the-self-claimed-prophet/


Apa Itu Clubhouse, Asal Usul, Cara Kerja dan Gabungnya


Media sosial baru Clubhouse langsung viral dan semua orang jadi penasaran. Apa itu Clubhouse, asal usul, cara kerja dan bergabungnya, inilah yang kamu perlu tahu.

Clubhouse langsung cepat viral dan jadi perbincangan di seluruh dunia. Banyak selebriti dan influencer ikutan medsos baru ini. Apalagi bos Tesla, Elon Musk juga ikutan dan mempromosikannya.


Makin banyaklah orang yang tertarik. Dihimpun detikINET, Rabu (17/2/2021) inilah yang mesti kamu tahu soal Clubhouse:


1. Apa itu Clubhouse

Clubhouse adalah aplikasi media sosial berbasis audio-chat. Pengguna bisa mengobrol, berdiskusi dengan orang lain dengan berbagai topik. Bayangkan saja ini seperti podcast tapi live, lebih interaktif karena bisa bersahut-sahutan dan sifatnya eksklusif.


Ruang obrolan atau conversation room ini seperti conference call. Ada yang bicara, ada yang mendengarkan. Obrolan selesai, ruang obrolan pun ditutup.


2. Asal usul Clubhouse

Dari Business Today, Clubhouse dibuat oleh enterpreneur Silicon Valley Paul Davison dan mantan pegawai Google, Rohan Seth. Menurut PC Mag, aplikasi ini meluncur pada Maret 2020, pas pandemi COVID-19 mulai melanda Amerika.


Perusahaan di balik Clubhouse adalah Alpha Exploration Co. Mereka dapat suntikan investasi USD 12 juta dari Andreessen Horowitz pada Mei 2020, ketika penggunanya baru 1.500 orang. Clubhouse melejit namanya di seluruh dunia tahun 2021 berkat promosi oleh Elon Musk.


Hingga 1 Februari 2021, Clubhouse punya 2 juta pengguna. Valuasi Clubhouse saat ini sekitar USD 1 miliar dan sudah dianggap sebagai Unicorn.


3. Cara kerja Clubhouse

Aplikasi Clubhouse memberikan tempat virtual dimana orang bisa mengadakan obrolan, mendengarkan dan ikut obrolan bersama komunitas pengguna Clubhouse lainnya. Begitu membuka aplikasi Clubhouse ada beberapa ruang obrolan berbagai topik dan ada siapa saja di sana.


Orang bisa ikut obrolan yang sudah ada atau bikin sendiri. Tiap ruang obrolan punya moderator, pembicara dan pendengarnya. Moderator mengatur siapa yang bicara, pendengar bisa acung tangan untuk bicara.


4. Cara gabung Clubhouse

Uniknya, Clubhouse menawarkan eksklusivitas, setidaknya untuk saat ini. Anda cuma bisa ikutan kalau diundang pengguna lain. Jika diundang, akan ada link dikirim ke SMS diarahkan ke halaman sign up aplikasi Clubhouse. Pengguna Clubhouse hanya punya sedikit undangan untuk orang lain. Semua orang bisa download, namun mereka tidak bisa bergabung kecuali ada teman yang memberi undangan atau mengizinkan kita masuk.


Akibatnya, undangan gabung Clubhouse pun diperjualbelikan di e-commerce, misalnya di China seperti diberitakan The Guardian. Hal ini pun menjadi permasalahan sendiri, karena sejatinya gabung Clubhouse itu gratis.


Hal lainnya adalah, Clubhouse hanya tersedia untuk pengguna iPhone. Alias, aplikasi ini hanya untuk iOS, bukan Android. Sejauh ini, memperluas Clubhouse ke pengguna Android baru sebatas rencana. Sabar-sabar ya...

https://cinemamovie28.com/movies/ungu-violet/

Begini Cara Penggunaan Masker Rangkap yang Tepat untuk Cegah COVID-19

 Diyakini lebih aman dari penularan virus Corona, pemakaian masker rangkap kini disarankan oleh para ahli. Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito pun mengatakan ada sebuah studi yang telah meneliti tingkat efektivitas pemakaian masker rangkap dalam menangkal virus.

"Sebuah penelitian baru yang dilakukan di laboratorium, bahwa kombinasi masker ganda ini memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pemakainya dan orang lain, dibandingkan memakai masker kain saja atau masker medis saja," kata Wiku dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Sekretariat, Kamis (18/2/2021).


Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) pun telah memperbaharui pedomannya terkait hal ini. CDC mengatakan, pemakaian masker rangkap lebih efektif dalam menyaring partikel di udara. Namun, kenyamanan dalam menggunakan masker juga perlu diperhatikan agar seluruh area hidung dan mulut dapat tertutup dengan benar.


Kombinasikan masker bedah dan masker kain

Dalam menggunakan masker rangkap, CDC menyarankan lapisan pertama yang dipakai adalah masker bedah sekali pakai. Kemudian, pastikan kawat tipis yang di bagian atas masker ditekan ke arah wajah, sehingga bentuknya pas mengikuti hidung.


Selanjutnya, masker bedah dirangkap dengan menggunakan masker kain. Pastikan masker kain telah menutup sisi-sisi dari masker bedah pada wajah.


Jangan menggunakan dua masker bedah secara bersamaan

CDC menjelaskan, jangan menggunakan kombinasi dua masker bedah secara bersamaan. Pasalnya, masker bedah tidak dirancang untuk bisa menutup pas di wajah, sehingga pemakaian masker tidak akan tertutup sempurna.


"Jangan gabungkan 2 masker medis secara bersamaan sebab masker medis tidak dirancang untuk bisa digunakan 2 lapis secara bersamaan karena tidak meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker," jelas Wiku.

https://cinemamovie28.com/movies/i-want-you/


Kata Kemenkes soal Upaya Pencegahan COVID-19 di Lokasi Banjir


- Banjir kembali melanda sejumlah titik di Jabodetabek hari ini, Sabtu (20/2/2021). Seiring pandemi COVID-19, masyarakat di lokasi banjir diingatkan kembali untuk tetap mengupayakan pencegahan penularan virus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, belum ada laporan perihal lokasi dan pengungsian banjir menjadi klaster penyebaran COVID-19. Akan tetapi, protokol kesehatan tetap wajib dilakukan untuk mencegah risiko penularan.


"Tetap protokol kesehatan (prokes) ya. Terutama kalau nanti di tempat penampungan sementara ya," ujar dr Nadia saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/2/2021).


Menanggapi situasi yang sulit di sejumlah lokasi banjir, dr Nadia menyebutkan, yang penting 3M mencakup memakai Masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus tetap dijalankan.


Dalam kesempatan lainnya, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menjelaskan, musibah banjir seiring diberlakukannya PPKM Mikro adalah tantangan besar. Yang dikhawatirkan, tempat pengungsian tidak cukup untuk warga yang perlu mengungsi.


Ia mengingatkan, kelompok rentan perlu dipisahkan dengan kelompok muda di lokasi pengungsian mengantisipasi risiko penularan COVID-19.


"Strateginya, skemanya, pemisahan kelompok yang rentan dan yang usia muda. Kelompok rentan di sini adalah lansia, mereka yang punya komorbid, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui," ujarnya dalam konferensi pers, Sabtu (20/2/2021).

https://cinemamovie28.com/movies/mistik-syirik-tahyul/