Jumat, 28 Mei 2021

RI Sudah Punya 54 Kasus Varian 'Ganas' Corona, 19 Kasus Penularan Lokal

 Saat ini, telah terdeteksi 54 kasus varian baru Corona atau Variant of Concern (VoC) di Indonesia. Varian yang tergolong VoC yaitu varian Corona Inggris B117, varian Afrika Selatan B1351, dan varian Corona India B1617.

"Ternyata dari evaluasi yang kami lakukan ada beberapa mutasi yang sudah terjadi. Ada 54 kasus mutasi yang terjadi. Kasus mutasi yang terjadi tersebut kemudian dibedakan antara kasus mutasi yang sumbernya berasal dari luar dan tidak ada kontak dari sumber luar," jelas Wakil Menteri Kesehatan RI dr Dante Saksono Harbuwono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis (27/5/2021).


"Artinya, ada 54 kasus variant of concern, yaitu kasus mutasi yang ada di Indonesia, 35 di antaranya itu adalah variant of concern yang berasal dari migrasi dari luar Indonesia. Sedangkan 19 di antaranya tidak ada kontak dengan Indonesia," lanjutnya.


Dalam pemaparannya, Wamenkes juga mengatakan transmisi lokal variant of concern ini sudah terjadi di Indonesia. Kasus tersebut diketahui tanpa riwayat perjalanan ke luar negeri.


"Artinya sudah ada penyebaran kontaminasi lokal di Indonesia untuk variant of concern tanpa riwayat perjalanan ke luar negeri," ujarnya.


Pasca Lebaran ini, Wamenkes menegaskan Indonesia tengah berjuang melawan dua hal. Pertama adalah faktor mobilitas warga, dan kedua adalah karakteristik virus yang disebut lebih mudah menyebar dibandingkan mutasi lokal yang ada di Indonesia.


Berikut transmisi lokal variant of concern yang terjadi di Indonesia, yang berarti penularannya terjadi di dalam negeri:


Palembang, Sumatera Selatan: 1 kasus B117, 2 kasus B1617

Prabumulih, Sumatera Selatan: 1 kasus B1617

Panukali Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan: 1 kasus B1617

Tapin, Kalimantan Selatan: 1 kasus B117

Medan, Sumatera Utara: 1 kasus B117

Tanjung Balai, Sumatera Utara: 1 kasus B117

Karawang, Jawa Barat: 2 kasus B117

Denpasar, Bali: 1 kasus B117

Badung, Bali: 1 kasus B1351

DKI Jakarta: 2 kasus B1351, 1 kasus B1617

Gunung Mas, Kalimantan Tengah: 1 kasus B1617

Palangkaraya, Kalimantan Tengah: 2 kasus B1617

https://cinemamovie28.com/movies/clockwork-banana/


Ini Lho 4 Cara Singkat Atasi Insomnia


Insomnia merupakan gangguan tidur yang dapat membuat penderitanya sulit untuk tertidur atau tidak cukup tidur. Hal ini menyebabkan penderita terbangun terlalu dini dan tidak dapat kembali tidur serta mungkin masih merasa lelah ketika bangun.

Efek dari insomnia tidak hanya dapat merusak energi dan suasana hati, tetapi juga kesehatan, kinerja, dan kualitas hidup kamu. Sebab insomnia membuat penderitanya tidak fit untuk melakukan aktivitas keesokan harinya.


Ada orang yang mengalami insomnia jangka pendek (akut) dan jangka panjang (kronis). Insomnia akut yang berlangsung berhari-hari biasanya disebabkan stres atau peristiwa traumatis, sedangkan insomnia kronis yang berlangsung berbulan-bulan disebabkan efek dari kondisi medis penderitanya.


Dikutip dari Mayo Clinic, ada beberapa penyebab insomnia akut, antara lain tekanan hidup yang signifikan, seperti kehilangan sesuatu yang berharga, perceraian, dan stres pekerjaan. Lalu adanya penyakit yang diderita dan ketidaknyamanan emosional dan fisik.


Bisa juga faktor lingkungan suhu, berisik atau cahaya yang berlebihan yang bisa mempengaruhi saat hendak tidur. Lalu pengaruh obat, seperti orang yang sedang pengobatan flu, depresi, tekanan darah tinggi, dan asma, serta pola tidur.


Sementara penyebab insomnia kronik, di antaranya kelelahan, stres yang berkelanjutan, mudah tersinggung, cemas, dan masalah pada konsentrasi.


Cara Cegah Insomnia


Beberapa cara untuk mengatasi insomnia ialah dengan memperbaiki gaya hidup dan pola tidur. berikut beberapa tips memperbaiki gaya hidup dan pola tidur

https://cinemamovie28.com/movies/line-up-and-lay-down/

Dilema Taiwan Saat Corona Melonjak, Terima Bantuan Vaksin China Atau Tidak?

 - Walau pada awalnya sukses menekan penularan virus corona, Taiwan justru kini bersusah payah menghadapi lonjakan kasus Covid.

Untuk menekan lonjakan kasus, Taipei tengah berjuang mendapatkan vaksin untuk melindungi rakyatnya dan, sebagai tetangga dekat, China telah menawarkan bantuan.

https://cinemamovie28.com/movies/the-covenant-3/


Tawaran itu membuat para pemimpin Taiwan menghadapi dilema. Haruskah menerima bantuan dari negara yang selama ini tidak mau mengakuinya sebagai negara?


Atau, dalam kata lain, apakah virus kini lebih penting dari politik?


Sejauh ini, Taipei masih berkata tidak kepada Beijing.


Singapura dan Taiwan dulu sukses redam Covid, kini juga ada lonjakan kasus: Apa yang salah?

Bagaimana rasanya hidup di 'tempat tinggal terbaik' selama Covid?

Covid-19 muncul lagi di Taiwan, pilot asal Selandia Baru yang dianggap sebarkan virus dipecat

Taiwan, China, covid


Sejumlah jajak pendapat menyatakan banyak warga Taiwan mendukung cara pemerintah dalam "menjaga kedaulatan nasional." (AFP/Getty Images)


Dilema itu baru muncul pada pertengahan bulan ini, saat Taiwan sudah mencatat kasus penularan sebanyak 1.500 dan 12 penderita meninggal.


Sejak itu, kasusnya mulai meningkat tajam. Hari Kamis kemarin saja (27/05), sebanyak 13 penderita meninggal dunia.


Masalahnya, baru sedikit warga Taiwan yang terlindung dari Covid.


Hingga pekan ini, Taiwan baru menerima 700.000 dosis vaksin. Artinya, baru 1% dari total populasi sebanyak 23 juta yang sudah disuntik.


Dalam memerangi lonjakan kasus, pihak berwenang di Taiwan memutuskan perlu lebih banyak vaksin, dan harus ada secepatnya.


Pada Selasa (25/05), Menteri Kesehatan Chen Shih-chung mengatakan bahwa dua juta dosis akan tiba pada Juni, dan 10 juta lagi di akhir Agustus.


"Taiwan tengah memperluas vaksinasi, dosis-dosis vaksin impor terus didatangkan," cuit Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen, di Twitter.


Sebenarnya pulau itu tidak perlu jauh-jauh minta bantuan.


Sejumlah juru bicara pemerintah di Beijing sudah menegaskan bahwa China bersedia mengirim vaksin ke Taiwan bila diperlukan.


Namun, menerima bantuan tersebut merupakan keputusan yang sulit bagi Taiwan karena China merupakan seteru politik.


Sejak lama para pemimpin Taiwan menyatakan wilayah mereka adalah negara yang berdaulat dan ini selalu ditolak China.


Beijing tetap berkukuh bahwa Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya dan harus dipersatukan dengan China daratan.


Kenyataan politik itu yang menekan Taiwan - dan juga dunia.


Profesor Steve Tsang, pengamat dari School of Oriental and African Studies di London, memaparkan dilema Taiwan itu.


Bila Taiwan menerima bantuan vaksin, tampaknya Beijing akan dianggap lebih mampu menyelamatkan rakyat Taiwan ketimbang pemerintah mereka sendiri di tengah pandemi.


Sedangkan bila menolak bantuan, Taipei akan dianggap tidak peduli dengan kesehatan rakyat sendiri.


Dengan demikian, "Taiwan pada akhirnya bisa dipandang buruk," kata Tsang.


Apalagi muncul tekanan bagi Presiden Tsai untuk menerima tawaran bantuan dari China.

https://cinemamovie28.com/movies/the-unthinkable/