Rabu, 16 Juni 2021

Digeser Cristiano Ronaldo, Ini Kandungan Nutrisi Sebotol Coca-Cola

  Insiden bintang sepakbola Cristiano Ronaldo menggeser botol Coca-Cola saat jumpa pers ramai dibicarakan. Ronaldo mengganti botol Coca-Cola yang telah ditempatkan di depannya dengan sebotol air putih.

"Air," kata Ronaldo singkat di konferensi pers jelang pertandingan Hongaria melawan Portugal, Senin (14/6/2021).


Cristiano Ronaldo memang dikenal sebagai atlet yang sangat menjaga kebugaran fisiknya lewat gaya hidup sehat. Ia mengaku kadang sampai keras pada anaknya yang masih mengonsumsi jajanan minuman bersoda, kentang goreng, dan semacamnya.


Memang apa sih yang dikandung dalam sebotol minuman bersoda Coca-Cola?

Dikutip dari FoodData Central, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), sebotol Coca-Cola ukuran 250 mililiter (ml) bisa mengandung sekitar 100 kalori.


Zat yang paling tinggi dalam sebotol Coca-Cola kemasan 250 ml adalah karbohidrat dari gula yang mencapai 28 gram atau sekitar 10 persen dari kebutuhan harian tubuh. Disusul dengan kandungan sodium (garam) sebanyak 35,9 miligram atau sekitar dua persen dari kebutuhan harian tubuh.


Bahan yang digunakan Coca-Cola mulai dari air soda, sirup jagung tinggi fruktosa, pewarna karamel, asam fosfat, bahan perasa, dan kafein.

https://indomovie28.net/movies/bless-this-house/


Daftar Lokasi Vaksin COVID di Jakarta Timur dan Bekasi, Paling Lengkap!


- Sejumlah lokasi vaksin COVID di Jakarta Timur dan Bekasi telah dibuka. Bagi yang ingin berpartisipasi, kamu bisa mendatangi beberapa lokasi vaksinasi di bawah ini.

Tenang saja, kamu bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi di sejumlah lokasi ini secara gratis. Namun, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi.


Bagi kamu yang bertempat tinggal di Jakarta Timur dan sekitarnya, syarat yang utama adalah dengan memiliki KTP DKI Jakarta atau surat domisili. Vaksinasi COVID-19 bisa dilakukan kepada kelompok usia minimal 18 tahun.


Berikut sejumlah lokasi vaksin COVID di Jakarta Timur dan Bekasi yang melayani vaksinasi secara gratis yang bisa dikunjungi.


PT. Sosro Ujung Menteng (Jakarta Timur)

Jadwal: Senin-Jumat pukul 07.30-12.00 WIB.


Kuota: 650 orang/hari.


Syarat:


Usia minimal 18 tahun dan dalam keadaan sehat

Membawa fotocopy KTP DKI Jakarta, jika di luar DKI Jakarta dapat melampirkan surat keterangan domisili dan nomor handphone yang dapat dihubungi.

SDN 15 Jatinegara (Jakarta Timur)

Jadwal: 14-18 Juni 2021 pukul 07.30-12.00 WIB.


Kuota: 230 orang/hari.


Syarat:


Usia minimal 18 tahun dan dalam keadaan sehat

Membawa fotocopy KTP DKI Jakarta, jika di luar DKI Jakarta dapat melampirkan surat keterangan domisili dan nomor handphone yang dapat dihubungi.

RSIA Resti Mulya Penggilingan (Jakarta Timur)

Jadwal: Selasa, Rabu, Jumat, Sabtu pukul 08.00-14.00 WIB.


Kuota: 100 orang/hari.


Syarat:


Usia minimal 18 tahun dan dalam keadaan sehat.

Membawa fotocopy KTP DKI Jakarta, jika di luar DKI Jakarta dapat melampirkan surat keterangan domisili dan nomor handphone yang dapat dihubungi.



Pasar Rebo (Jakarta Timur)

Lokasi dan kuota:


SDN 11 Pekayon (Pekayon, kuota 200/hari)

SD 05 Kalisari (Kalisari, kuota 200/hari)

SD 01 Cijantung (Cijantung, kuota 200/hari)

SMAN 88 (Baru, kuota 229/hari)

SDN 12 Gedong (Gedong, 200/hari)

GOR Kalisari (kuota 100/hari).

Syarat:


Usia 18 tahun ke atas

Membawa fotocopy KTP atau surat keterangan domisili atau ID untuk pegawai yang bekerja di wilayah Pasar Rebo.

RSU Adhyaksa, Gedung Sport Center Lt. 1 (Jakarta Timur)

Jadwal: Senin-Jumat pukul 08.00-14.00 WIB.


Syarat:


Terbuka untuk umum usia di atas 18 tahun dengan membawa KTP

Informasi lebih lanjut hubungi 0811-8434-348.

https://indomovie28.net/movies/double-fattiness/

Selasa, 15 Juni 2021

Penyakit Paru Emfisema: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

  Emfisema adalah penyakit paru-paru yang sering ditemukan pada perokok. Emfisema menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas berkelanjutan. Emfisema membuat kantung udara paru-paru melemah dan menyebabkan paru-paru kehilangan elastisitasnya.

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab emfisema adalah paparan zat iritan di udara dalam waktu yang lama. Misalnya asap rokok, polusi udara, asap ganja, dan debu kimia. Meski jarang ditemukan, emfisema juga dapat disebabkan oleh defisiensi protein yang melindungi elastisitas paru-paru.


Beberapa orang yang menderita emfisema bisa saja tidak menyadarinya. Gejala awalnya ditandai dengan sesak nafas dan batuk ketika berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Kondisi ini akan terus memburuk bahkan ketika beristirahat.


Emfisema adalah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Adapun beberapa perawatan di bawah ini bisa dilakukan untuk mengurangi gejala dan memperlambat perkembangannya.


1. Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan dapat membantu membuka saluran udara, membuat pernapasan lebih mudah dan meredakan batuk dan sesak napas. Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter sebelum memilih mengonsumsi obat-obatan.


2. Terapi dan olahraga ringan

Terapi paru-paru atau olahraga ringan seperti jalan kaki dapat memperkuat otot-otot pernapasan dan meredakan gejala. Terapi dan olahraga akan membantumu lebih mudah bernapas dan aktif secara fisik. Yoga, tai chi, dan latihan diafragma adalah beberapa pilihan yang dapat membantu meredakan gejala.


3. Terapi oksigen

Orang dengan emfisema akut akan sangat sulit untuk bernafas meski tidak melakukan pekerjaan yang berat. Terapi oksigen akan membantu mereka agar lebih mudah bernapas.


4. Operasi

Operasi pengurangan paru-paru dapat dilakukan untuk mengangkat bagian-bagian kecil dari paru-paru yang rusak. Jika emfisema sangat parah sehingga banyak bagian paru-paru yang rusak, transplantasi paru-paru adalah solusinya.

https://kamumovie28.com/movies/look-out-officer/


Varian Delta Disebut Lebih 'Kebal', Vaksin Masih Manjur? Ini Kata Dinkes DKI


Varian Corona B1617.2 asal India alias varian Delta mulai merebak di Indonesia. Baru-baru ini, dikabarkan terdapat 28 kasus COVID-19 akibat infeksi varian Delta di kabupaten Kudus, Jawa Tengah, wilayah yang kini tengah menghadapi lonjak besar-besaran COVID-19.

Selain lebih mudah menular, sejumlah ahli khawatir varian ini 'kebal' terhadap proteksi vaksin COVID-19 dengan risiko gejala berat tinggi. Namun seiring hal tersebut, peneliti juga belum ada kepastian soal gejala infeksi varian Delta.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Lies Dwi menegaskan, vaksinasi COVID-19 tetap harus diupayakan. Pasalnya, vaksin menjadi langkah antisipatif utama untuk meminimalkan risiko penyebaran varian baru.


"Para ahli akan meneruskan penelitian untuk melihat sejauh mana tingkat efektivitas atau efikasi masing-masing vaksin, menyikapi perubahan tipe virus. Pasti virusnya sendiri awalnya akan alamiah berusaha survive, semua virus. Jadi mereka juga tidak mau musnah. Mereka berusaha bertahan di alam," terang Lies dalam diskusi daring oleh Lapor COVID-19, Minggu (13/6/2021).


"Kita ikhtiar melalui vaksinasi. Memanfaatkan vaksin yang tersedia saat ini. Vaksin yang digunakan memang sudah sesuai standar dan sudah aman, sudah efektif sejauh ini untuk mengurangi COVID-19 dan risiko (bergejala) berat," lanjutnya.


Lies menambahkan, tingkat kemanjuran vaksin terhadap varian baru seperti varian Delta memang baru bisa lihat jika cakupan vaksinasi sudah lebih luas dibanding kondisi saat ini.


Namun, sudah adanya izin penggunaan darurat bagi vaksin-vaksin Corona yang sudah beredar sekarang adalah bukti vaksin memiliki dampak perlindungan pada tubuh dari risiko COVID-19.


"Nanti seiring peningkatan cakupan vaksinasi, nanti akan melihat (efektivitas vaksin). Harapannya, kita bisa lihat kasus-kasus penularannnya lebih rendah, kasus COVID berat yang meninggal akan lebih rendah," pungkasnya.

https://kamumovie28.com/movies/dolphin-reef/