Selasa, 11 Februari 2020

Menpar Dorong Investor Bangun Marina Kelas Dunia di Selayar

Menteri Pariwisata Arief Yahya, meminta para investor untuk berinvestasi di Marina Kelas Dunia. Hal ini disampaikan Arief saat melakukan Kick Off Perencanaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

"Kalau Anda membangun wisata marina maka saya berjanji mendatangkan International Yacht Rally akan saya lewatkan di Kabupaten Kepulauan Selayar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/3/2019).

Arief menjelaskan untuk akses pulau-pulau kecil di Kabupaten Kepulauan Selayar yang jumlahnya ratusan, dibutuhkan Seaplane yang bisa menghubungkan pulau-pulau. Selain itu, dia juga menginginkan Bandara Aroeppala bisa menjadi bandara kelas internasional.

Menurutnya, salah satu cara untuk mempercepat pembangunan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

"Mendapatkan KEK memang tidak mudah tapi jika sudah memiliki KEK maka pembangunan akan cepat. Pemerintah Pusat akan turun membangun infrastruktur dasar seperti jalan, air, internet dan lainnya," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Arief juga menyarankan kepada investor untuk membangun Nomadic Tourism dan Live On Board. Karena keduanya dianggap paling praktis dan cepat serta pembangunannya relatif mudah.

"Nomadic Tourism dan Live On Board adalah solusi sementara untuk selamanya. Karena selain cepat, pembangunannya juga murah," kata Arief.

Arief Yahya menyampaikan bahwa potensi Kabupaten Kepulauan Selayar sangat bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia. Arief juga menjanjikan tahun 2019 Kabupaten Kepulauan Selayar akan ditetapkan menjadi KEK Pariwisata.

"Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki Taman Nasional Takabonerate yang merupakan Cagar Biosfer Dunia. Letak Kabupaten Kepulauan Selayar sangat strategis sebagai Hub Internasional dan kekayaan Flora & Fauna yang bisa bersaing dengan Wakatobi," ujar Arief Yahya.

Ditambahkaanya, yang terpenting dalam membangun pariwisata kelas dunia atraksi, amenitas dan aksebilitas.

Sebelumnya Arief datang bersama rombongan menggunakan pesawat Hawker 4000 N349 AJ. Rombongan disambut Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, bersama Unsur Forkopimda, Kepala OPD dan Masyarakat. Rombongan Arief disambut dengan pengalungan bunga.

Kota Mini, Tempat Liburan Anak Saat Akhir Pekan di Bandung

Kawasan wisata Floating Market Lembang menjadi destinasi menarik bagi traveler khususnya yang berkeluarga. Salah satu wahananya bernama Kota Mini khusus untuk si kecil.

Di Kota Mini si kecil akan diajak bermain peran. Tersedia aneka profesi yang bisa dimainkan si kecil di tempat ini, tentu saja lengkap dengan seragam dan berbagai peralatan pendukungnya.

Misalnya si kecil ingin menjadi pemadam kebakaran, si kecil bisa mengikuti simulasi pemadaman api lengkap dengan seragam pemadam kebakaran. Tapi jangan kuatir apinya bukan sungguhan kok.

Yang menggelikan saat si kecil melakukan simulasi menjadi polisi, setelah berganti seragam, si kecil akan mengejar petugas yang berperan menjadi penjahat. Tidak heran kita akan melihat situasi kejar-kejaran di sepanjang kota mini.

Jika si kecil mau menjadi chef, tersedia aneka peralatan memasak mini, dan si kecil bisa langsung mencoba memasak, dengan didampingi petugas. Hasil masakan si kecil juga bisa langsung dinikmati lho.

Masih banyak lagi keseruan lain dari permainan peran di tempat ini, tidak hanya itu, terdapat juga playground dan aneka permainan anak yang pastinya akan membuat si kecil betah dan senang bermain di tempat ini.

Untuk merasakan keseruan di kota mini, kita bisa membeli tiket untuk tiap wahana, namun saran saya belilah tiket untuk beberapa wahana sekaligus dalam bentuk paket, sebab akan lebih hemat. Setiap permainan rata-rata akan berlangsung sekitar 15 menit, dan setiap wahana berkisar antara Rp 25,000 - Rp 30.000.

Mengenal Indonesia Lewat Museum Gunungapi Merapi (3)

Binatang-binatang tersebut memiliki sensitivitas terhadap gejala alam, peningkatan temperatur dan getaran bumi karena proses naiknya magma ke permukaan dapat dirasakan oleh beberapa jenis binatang dan kearifan lokal masyarakat setempat mempercayai fenomena tersebut sebagai indikasi adanya peningkatan aktivitas gunungapi yang akan meletus.

Hal menarik yang kedua adalah visualisasi penjelasan mengenai sumber daya gunungapi. Memang agak menakutkan ketika kita berbicara mengenai fase letusan atau erupsi dari gunung api, namun selalu ada sisi baik dari setiap peristiwa. Sumber daya Gunungapi sebagai dekorasi kehidupan seperti pasir kualitas baik yang keluar dari perut bumi selama fase erupsi bisa digunakan untuk membuat bangunan dengan kualitas terbaik, catatan sejarah pun memberikan bukti bahwa batu-batu-batu penyusun Candi-Candi megah di Tanah Jawa seperti Candi Borobudur juga berasal dari proses vukanik gunungapi.

Selain itu tanah di sekitar gunungapi sangat subur untuk usaha-usaha pertanian sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat setempat, selain pertanian bentang alam yang indah dari gunungapi dapat meningkatkan minat turis untuk berwisata ke sana yang juga tentu saja akan membawa dampak positif bagi perekonomian daerahnya.

Sebagai informasi di lantai 2 terdapat ruangan theather, hanya sayang saya tidak sempat ke sana karena waktu sudah menunjukkan pukul 15.30 sore yang menandakan jam tutup museum. Menurut informasi, ruang theatrenya memiliki kapasitas 100 tempat duduk yang menayangkan informasi mengenai Gunung Merapi.

Tentu saja masih banyak hal yang terlewatkan dari tulisan ringan ini dan juga banyak gambar yang tidak bisa ditampilkan karena keterbatasan tempat dalam tulisan ini , namun salut untuk mereka yang mendedikasikan dirinya untuk membuat sarana edukasi seperti yang telah ditampilkan dalam Museum Gunungapi Merapi ini. Tidak hanya sebagai tempat wisata bersama keluarga tercinta, museum ini juga menjadi tempat yang sarat dengan informasi dan edukasi mengenai kegunungapian dan fenomena-fenomena geologi lainnya.

Saya ingin mengutip sebagian kata dalam tulisan Merapi Jendela Bumi untuk menutup tulisan ini.

Siklus alam yang senantiasa terulang ratusan bahkan jutaan tahun yang telah terlampaui. Kejadian masa lalu dapat menjadi cermin untuk mitigasi masa kini. Sudah selayaknya manusia bangun dan sadar akan bagiannya di alam. Menjadi pembelajar untuk memahami alam dengan benar. Urgensi Museum Gunungapi Merapi sebagai wahana edukasi konservasi. Jendela yang menginspirasi ilmu pengetahuan kebumian bagi generasi NKRI.

Selain itu terdapat display berbagai macam alat yang digunakan untuk melakukan penelitian dan pengawasan Gunung Merapi yang terus berkembang dari masa ke masa. Dijelaskan pula pemantauan gunung dengan cara pemantauan seismik yang merupakan metode pemantauan instrumental tertua yang diterapkan di Merapi dengan memantau peningkatan aktivitas kegempaan untuk menentukan tingkat bahaya dan meramalkan letusan. Serta ada pula penjelasan metode pemantauan secara visual. Di salah satu sudut ruangan terdapat informasi lengkap mengenai Sejarah Letusan Gunung Api Merapi.

Ada lagi dua hal yang menarik bagi saya mengenai penjelasan dan visualisasi di tempat ini. Yang pertama adalah pemantauanĂƒ‚Ă‚  peningkatan aktifitas Gunung api selain dengan menggunakan peralatan canggih, juga dengan memperhatikan perilaku binatang yang berada di kawasan gunungapi. Kera, harimau, lebah, burung atau binatang lainnya yang berpindah secara massal dari gunungapi merupakan suatu indikasi adanya peningkatan aktivitas gunungapi.