Menteri Pariwisata Arief Yahya, meminta para investor untuk berinvestasi di Marina Kelas Dunia. Hal ini disampaikan Arief saat melakukan Kick Off Perencanaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
"Kalau Anda membangun wisata marina maka saya berjanji mendatangkan International Yacht Rally akan saya lewatkan di Kabupaten Kepulauan Selayar," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/3/2019).
Arief menjelaskan untuk akses pulau-pulau kecil di Kabupaten Kepulauan Selayar yang jumlahnya ratusan, dibutuhkan Seaplane yang bisa menghubungkan pulau-pulau. Selain itu, dia juga menginginkan Bandara Aroeppala bisa menjadi bandara kelas internasional.
Menurutnya, salah satu cara untuk mempercepat pembangunan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar dengan Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.
"Mendapatkan KEK memang tidak mudah tapi jika sudah memiliki KEK maka pembangunan akan cepat. Pemerintah Pusat akan turun membangun infrastruktur dasar seperti jalan, air, internet dan lainnya," paparnya.
Dalam kesempatan ini, Arief juga menyarankan kepada investor untuk membangun Nomadic Tourism dan Live On Board. Karena keduanya dianggap paling praktis dan cepat serta pembangunannya relatif mudah.
"Nomadic Tourism dan Live On Board adalah solusi sementara untuk selamanya. Karena selain cepat, pembangunannya juga murah," kata Arief.
Arief Yahya menyampaikan bahwa potensi Kabupaten Kepulauan Selayar sangat bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia. Arief juga menjanjikan tahun 2019 Kabupaten Kepulauan Selayar akan ditetapkan menjadi KEK Pariwisata.
"Kabupaten Kepulauan Selayar memiliki Taman Nasional Takabonerate yang merupakan Cagar Biosfer Dunia. Letak Kabupaten Kepulauan Selayar sangat strategis sebagai Hub Internasional dan kekayaan Flora & Fauna yang bisa bersaing dengan Wakatobi," ujar Arief Yahya.
Ditambahkaanya, yang terpenting dalam membangun pariwisata kelas dunia atraksi, amenitas dan aksebilitas.
Sebelumnya Arief datang bersama rombongan menggunakan pesawat Hawker 4000 N349 AJ. Rombongan disambut Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali, bersama Unsur Forkopimda, Kepala OPD dan Masyarakat. Rombongan Arief disambut dengan pengalungan bunga.
Kota Mini, Tempat Liburan Anak Saat Akhir Pekan di Bandung
Kawasan wisata Floating Market Lembang menjadi destinasi menarik bagi traveler khususnya yang berkeluarga. Salah satu wahananya bernama Kota Mini khusus untuk si kecil.
Di Kota Mini si kecil akan diajak bermain peran. Tersedia aneka profesi yang bisa dimainkan si kecil di tempat ini, tentu saja lengkap dengan seragam dan berbagai peralatan pendukungnya.
Misalnya si kecil ingin menjadi pemadam kebakaran, si kecil bisa mengikuti simulasi pemadaman api lengkap dengan seragam pemadam kebakaran. Tapi jangan kuatir apinya bukan sungguhan kok.
Yang menggelikan saat si kecil melakukan simulasi menjadi polisi, setelah berganti seragam, si kecil akan mengejar petugas yang berperan menjadi penjahat. Tidak heran kita akan melihat situasi kejar-kejaran di sepanjang kota mini.
Jika si kecil mau menjadi chef, tersedia aneka peralatan memasak mini, dan si kecil bisa langsung mencoba memasak, dengan didampingi petugas. Hasil masakan si kecil juga bisa langsung dinikmati lho.
Masih banyak lagi keseruan lain dari permainan peran di tempat ini, tidak hanya itu, terdapat juga playground dan aneka permainan anak yang pastinya akan membuat si kecil betah dan senang bermain di tempat ini.
Untuk merasakan keseruan di kota mini, kita bisa membeli tiket untuk tiap wahana, namun saran saya belilah tiket untuk beberapa wahana sekaligus dalam bentuk paket, sebab akan lebih hemat. Setiap permainan rata-rata akan berlangsung sekitar 15 menit, dan setiap wahana berkisar antara Rp 25,000 - Rp 30.000.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar