Mengganti foto profil atau profile picture mungkin hal biasa, namun jika yang melakukan itu adalah orang terkenal, tentu beda nasibnya. Contohnya adalah Mark Zuckerberg, CEO dan pendiri Facebook.
Baru-baru ini Zuck mengganti foto profilnya dengan gambar ala Memoji milik Apple yang menunjukkan gambar dirinya sedang menggunakan masker. Dalam caption fotonya, Zuck mengajak para 'pengikutnya' untuk memakai masker.
Postingan ini, saat berita ini dibuat, di-like oleh 887 ribu orang, mendapat sekitar 115 ribu komentar, dan dibagikan sekitar 37 ribu kali.
Ajakan ini tentu ada kaitannya dengan pandemi Corona yang tak juga berakhir, dan memakai masker adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi penyebaran virus tersebut.
Dalam kolom komentar pun banyak orang yang mendukung ajakan Zuck tersebut, dan ada juga yang memberikan alternatif lain untuk orang yang tak nyaman menggunakan masker. Salah satunya adalah dengan menggunakan face shield.
"Saya sulit bernafas saat menggunakan masker jadi saya menggunakan face shield. Jauh lebih nyaman," tulis Claudette Alexander-James.
Namun ada juga menulis komentar dengan nada bercanda. Yaitu mengajak menggunakan masker untuk menghindari mencium bau mulut yang tak enak.
"Gunakan masker untuk menghindari mencium bau nafas," tulis Andrei JC Raff.
Meski ada juga yang menulis komentar tak terkait dengan penggunaan masker, atau malah menyindir Zuck terkait masalah Facebook dengan penyebaran hoax.
"Pertama, minta Donald Trump untuk melakukan hal yang sama. Sepertinya dia tidak percaya dengan keberadaan virus ini...Saya tak pernah melihatnya memakai masker. Namun, dia adalah orang pertama yang menyarankan kita untuk memakai masker," tulis Gustave Katsuva.
Pernah Kena Gangguan Mental, Selebgram Awkarin Bakal Buat Project Ini
Mentall illness atau penyakit mental merupakan kondisi kesehatan mental yang melibatkan perubahan emosi, pemikiran, perilaku, atau kombinasi dari ketiganya. Gangguan mental sering dikaitkan dengan gejala depresi yang dialami oleh penderitanya.
Hal ini bisa menimpa siapa saja tak terkecuali selebgram sekaligus YouTuber Awkarin. Ia mengaku mengalami sakit mental pada 2018 lalu. Menurutnya stigma gangguan mental tersebut jangan dikonotasikan secara negatif, sebab kesehatan merupakan suatu hal yang harus dijaga oleh tiap orang.
"Menurut aku kesehatan mental itu konotasinya nggak selalu negatif, lu punya gangguan mental bukan berarti sakit jiwa, karena kebanyakan orang Indonesia, stigmanya nih orang gangguan mental nih pasti sakit jiwa, emang benar jiwanya lagi sakit dan harus diobatin dan caranya kita cari yang profesional seperti psikolog untuk cerita," ujarnya dalam Live Streaming Power Up Talk 'Transforming Limitation Into Strength' bareng Smartfren di detikcom, Rabu (8/7/2020).
Karin mengatakan gangguan mental masih kurang dipahami dan dipedulikan oleh banyak orang termasuk para orang tua yang anaknya terkena gejala penyakit mental. Padahal, gangguan mental itu obatnya tidak harus obat, melainkan dipedulikan oleh orang sekitar.
"Karena obatnya itu nggak harus bentuk obat, karena obatnya untuk jiwa itu kadang cukup menenangkan diri, dan ngobrol sama orang, dipeduliin atau mungkin rehat untuk istirahat, juga ngasih gift buat diri sendiri itu kadang solusinya seperti itu," terangnya.
Maka dari itu, ia pun berencana untuk membuat suatu project agar menyadarkan banyak orang tentang pentingnya kesehatan mental ini. Dia berharap setelah COVID-19 mereda dapat membuat konsultasi gratis bersama psikolog untuk ratusan orang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau mental illnes.
https://indomovie28.net/the-corrupted/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar