Keputusan Apple meninggalkan Intel sebagai penyuplai prosesor untuk perangkat Mac dinilai membuat mereka bisa mengirit pengeluaran mereka, mencapai miliaran dollar.
Pada ajang WWDC 2020 lalu, Apple mengeluarkan keputusan bahwa mereka tak lagi menggunakan prosesor Intel untuk perangkat Mac. Mereka akan mulai menggunakan chip berbasis ARM untuk perangkat Mac generasi selanjutnya.
Menurut analis di Trefis, keputusan ini bisa membuat Apple bisa mengirit USD 2,2 miliar. Angka ini didasarkan dari harga rata-rata prosesor Intel di pasaran dibandingkan dengan harga system on a chip (SoC) yang ada di iPhone, tentunya dengan sejumlah penyesuaian.
Menurut analisis ini, secara teoritis, Apple bisa mengirit sekitar USD 110 untuk setiap chipnya. Jika angka tersebut dikalikan dengan jumlah perangkat Mac yang dikapalkan oleh Apple, maka muncul angka USD 2,2 miliar setiap tahunnya.
Tentunya analisis ini didasarkan jika Apple menggunakan SoC yang sama dengan iPhone. Tentunya (atau seharusnya) Apple mendesain chip anyar yang disesuaikan dengan kebutuhan perangkat Mac, agar performanya bisa setara atau malah lebih kencang ketimbang prosesor x86/x64 buatan Intel.
Namun keuntungan peralihan dari chip Intel ke Apple Silicon (nama chip ARM untuk Mac) tak cuma dari segi biaya, melainkan juga menghilangkan ketergantungan Apple terhadap chip Intel, kaitannya tentu dengan performa chip tersebut dan juga integrasi yang lebih bagus antara hardware dan software, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (9/7/2020).
Di PES 2021, Tak Ada Nama Klub AC Milan dan Inter Milan
Bagi kalian tifosi AC Milan dan Inter Milan, maka bersiaplah kecewa. Sebab, di game Pro Evolution Soccer (PES) 2021, nama klub tersebut kemungkinan besar menggunakan nama palsu.
Hal itu tak terlepas dari kabar bahwa Konami, pengembang game PES, telah kehilangan lisensi dua klub raksasa Serie A itu. Sebagaimana dilansir dari Euro Gamer, Rabu (8/7/2020) Konami diharuskan untuk mencari nama lain untuk AC Milan dan Inter Milan untuk PES 2021.
"Untuk game sepakbola Konami lainnya, mohon tunggu pengumuman lebih lanjut untuk masing-masing judul," ujar Konami dalam pernyataannya.
"Ke depannya, kami akan terus memperkuat kemitraan yang ada dan membangun hubungan baru untuk memberikan pengalaman eFootball sebaik mungkin. Terima kasih sekali lagi atas dukungan dan pengertian Anda," ucap Konami menambahkan.
Padahal sebelumnya, Konami menjalin kerja sama eksklusif dengan mengantongi lisensi resmi Serie A. Kesepakatan itu mengartikan bahwa semua logo, piala, dan logo resmi dari semua klub di kasta tertinggi Liga Italia itu.
Rumor yang beredar menyebutkan, hilangnya lisensi Konami terhadap dua klub satu itu, karena EA Sports, pengembang game FIFA, telah menggaet keduanya agar tampil eksklusif di FIFA 2021.
EA Sports seakan balas dendam kepada Konami yang sebelumnya menggaet Juventus secara eksklusif di PES 2020, sehingga di game pesaingnya FIFA 20 tidak ditemukan nama klub Juventus, melainkan Piemonte Calcio.
https://indomovie28.net/a-mistress-of-father-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar