Bagi pasutri yang sedang punya anak kecil, rutinitas bercinta umumnya jadi prioritas kesekian setelah mengasuh anak. Salah satu pilihan untuk curi-curi waktu adalah setelah mereka tertidur.
Itupun tidak selalu mudah. Terlebih bagi kamar maupun tempat tidurnya berdekatan dengan anak, atau bahkan masih tidur bersama dengan anak-anak.
Satu-satunya pilihan dalam kondisi seperti ini adalah bercinta dengan manuver seminimal mungkin agar tidak berisik, sehingga anak tidak terbangun dari tidur.
Bercinta tanpa mengeluarkan suara tentu tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Dikutip dari Healthline, ada beberapa tips untuk mengakalinya.
1. Atur posisi tempat tidur
Menggeser tempat tidur agar tidak menempel ke dinding biasanya cukup efektif mengurangi bunyi. Suara gesekan antara ranjang dengan dinding bisa dihindari.
Tidak lupa, kencangkan rangka dan sambungan tempat tidur agar lebih kokoh menahan guncangan.
2. Putar musik
Suara-suara tertentu yang disebut white noise bisa membuat anak-anak tidur lebih pulas. Selain itu, musik yang menenangkan juga bisa membantu menyamarkan desahan-desahan lembut yang mungkin tidak tertahankan.
3. Fokus ke ekspresi dibanding bersuara
Pada kondisi normal, komunikasi saat berhubungan seks banyak dilakukan dengan suara, baik berbicara atau lewat desahan-desahan tertentu. Saat kondisi tidak memungkinkan untuk bersuara, manfaatkan gestur dan ekspresi. Mulailah mempelajari bahasa tubuh pasangan masing-masing.
KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA
Update Vaksinasi COVID-19: Tambah 336.492 Penerima Dosis-1 Per 7 Maret
- Jumlah penerima vaksin COVID-19 dosis-1 telah mencapai 2.888.757 pada Minggu (7/3/2021). Angka ini bertambah 336.492 dibanding hari sebelumnya.
Dibandingkan target penerima vaksin COVID-19 hingga tahap kedua ini, jumlah tersebut telah mencakup 7,16 persen.
Sementara itu, dosis kedua telah diterima oleh 1.133.787 orang atau 2,81 persen dari target penerima vaksin hingga tahap kedua.
Detail perkembangan vaksinasi COVID-19 hingga Minggu (7/3/2021) adalah sebagai berikut, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan hingga pukul 14.00 WIB:
Total Sasaran Vaksinasi: 181.484.465
Total SDM Kesehatan, Petugas Publik, dan Lansia: 40.349.051
Total Penerima Vaksinasi-1: 2.888.757
Total Penerima Vaksinasi-2: 1.133.787
Target SDM Kesehatan: 1.468.764
Vaksinasi-1 SDM Kesehatan: 2.049.652
Vaksinasi-2 SDM Kesehatan: 1.129.340
Target Petugas Publik: 17.327.169
Vaksinasi-1 Petugas Publik: 623.474
Vaksinasi-2 Petugas Publik: 4.445
Target Lansia: 21.553.118
Vaksinasi-1 Lansia: 215.623
Vaksinasi-2 Lansia: 2
https://kamumovie28.com/movies/the-thing/
4 Minuman Ini Dipercaya Ampuh Turunkan Berat Badan
Setiap orang tentunya menginginkan memiliki berat badan yang ideal. Sering kali, mereka melakukan diet ekstrem untuk memangkas berat badannya. Padahal, diet ekstrem dan berlebihan justru memiliki pengaruh buruk bagi kesehatan.
Di sisi lain, memulai hari dengan melakukan kebiasaan sehat dapat membuatmu merasa berenergi seharian sekaligus menurunkan berat badan, lho. Meski menurunkan berat badan sebenarnya merupakan proses yang memakan waktu, sedikit perubahan kecil seperti memilih jenis minuman yang dikonsumsi bisa membantumu untuk mencapai tujuan diet.
Pasalnya, ternyata terdapat minuman yang dapat membuatmu agar bersemangat, tetapi juga bisa memangkas berat badan. Dikutip dari laman NDTV, berikut 3 minuman sehat yang dapat dikonsumsi saat sarapan dan bisa bantu menjaga kesehatan serta menurunkan berat badan.
1. Air lemon dan biji chia
Air lemon dan chia seed atau biji chia diketahui memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan. Kombinasi keduanya tentunya dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh sekaligus memangkas berat badan. Kamu bisa menyiapkan satu gelas air hangat dan tambahkan perasan lemon. Untuk rasa yang lebih manis, kamu juga bisa menambahkan madu, lho. Setelah itu, tambahkan sedikit biji chia ke dalam campuran air lemon dan madu tersebut. Beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari minuman ini meliputi penurunan berat badan, detox, serta antioksidan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar