Bagi pasutri yang sedang punya anak kecil, rutinitas bercinta umumnya jadi prioritas kesekian setelah mengasuh anak. Salah satu pilihan untuk curi-curi waktu adalah setelah mereka tertidur.
Itupun tidak selalu mudah. Terlebih bagi kamar maupun tempat tidurnya berdekatan dengan anak, atau bahkan masih tidur bersama dengan anak-anak.
Satu-satunya pilihan dalam kondisi seperti ini adalah bercinta dengan manuver seminimal mungkin agar tidak berisik, sehingga anak tidak terbangun dari tidur.
Bercinta tanpa mengeluarkan suara tentu tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Dikutip dari Healthline, ada beberapa tips untuk mengakalinya.
1. Atur posisi tempat tidur
Menggeser tempat tidur agar tidak menempel ke dinding biasanya cukup efektif mengurangi bunyi. Suara gesekan antara ranjang dengan dinding bisa dihindari.
Tidak lupa, kencangkan rangka dan sambungan tempat tidur agar lebih kokoh menahan guncangan.
2. Putar musik
Suara-suara tertentu yang disebut white noise bisa membuat anak-anak tidur lebih pulas. Selain itu, musik yang menenangkan juga bisa membantu menyamarkan desahan-desahan lembut yang mungkin tidak tertahankan.
3. Fokus ke ekspresi dibanding bersuara
Pada kondisi normal, komunikasi saat berhubungan seks banyak dilakukan dengan suara, baik berbicara atau lewat desahan-desahan tertentu. Saat kondisi tidak memungkinkan untuk bersuara, manfaatkan gestur dan ekspresi. Mulailah mempelajari bahasa tubuh pasangan masing-masing.
KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA
https://kamumovie28.com/movies/say-anything/
Corona B117 Ditemukan Lagi di 4 Provinsi, Kemenkes Ungkap Gejalanya
Varian Inggris Corona B117 ditemukan lagi di 4 provinsi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Direktur Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular dr Siti Nadi Tarmizi menyebut keempat kasus tersebut mengalami gejala COVID-19 ringan hingga sedang.
"Keempat kasus ini mengalami gejala ringan hingga sedang dan hanya melakukan sitasi secara terpusat di tempat-tempat isolasi," beber dr Nadia dalam konferensi pers Kemenkes RI Selasa (8/3/2021).
Salah satu di antaranya ada yang perlu dirawat di rumah sakit namun gejala COVID-19 yang dialami kasus Corona B117 tersebut juga cukup ringan. Menurut dr Nadia, kondisi keempat kasus Corona B117 ini sudah dinyatakan sembuh dan negatif COVID-19.
"Keempat kasus dengan varian Corona B117 ini saat ini sudah sembuh dan sudah menjalani pengobatan dan tatalaksana karana pada saat awal PCR mereka dinyatakan positif," beber Nadia.
Sekali lagi, dr Nadia menegaskan tidak ada bukti kalau varian Corona B117 lebih ganas dibandingkan dengan varian yang mendominasi sebelumnya. Begitu pula pada efektivitas soal vaksin Corona berdasarkan laporan WHO.
"Dari penelitian di negara lain varian ini disebut lebih cepat menular namun tidak lebih mematikan," pungkasnya.
Berikut detail sebaran Corona B117:
Satu kasus di Palembang, Sumatera Selatan, pada 11 Januari 2021
Satu kasus di Kalimantan Selatan pada 6 Januari 2021
Satu kasus di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 12 Februari
Satu kasus di Medan, Sumatera Utara, pada 28 Januari 2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar