Kamis, 04 Maret 2021

Ingat Lagi Kilas Balik Setahun Corona dari Sisi Sains

  Maret 2020 menjadi bulan penting dalam perjalanan melawan pandemi COVID-19 di Indonesia. Tanggal 2 Maret tepat satu tahun kasus positif terinfeksi virus Corona pertama di Indonesia diumumkan.

Saat itu, meski kabar tersebut mengagetkan, sebagian besar orang masih merasa keberadaan virus Corona adalah sesuatu yang tidak nyata. Tidak ada yang menyangka, tak lama setelah itu pandemi virus Corona melanda Indonesia, menyusul negara-negara lain di dunia yang sudah lebih dulu terdeteksi kasusnya. Berikut ini kilas baliknya.


Pengumuman kasus pertama

Perjalanan COVID-19 di Indonesia berawal saat pertama kali kabar terkonfirmasinya kasus positif COVID-19 langsung disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Maret 2020. Jokowi mengungkapkan ada 2 orang yang berstatus positif COVID-19 yang disebut sebagai kasus 1 dan kasus 2 yang merupakan ibu dan anak asal Depok.


Jokowi menyampaikan kabar itu didampingi Menteri Kesehatan saat itu Terawan Agus Putranto, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Ibu dan anak itu disebut tertular virus dari warga negara Jepang saat mengikuti sebuah acara di Jakarta.


Pembentukan Satgas COVID-19

Setelahnya, pada 3 Maret 2020 Jokowi menunjuk Achmad Yurianto menjadi juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19. Satuan tugas (Satgas) COVID-19 pun dibentuk untuk menjadi satu-satunya sumber rujukan informasi bagi masyarakat. Hal ini guna mencegah kesimpangsiuran informasi.


Satgas dibentuk lewat Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 yang diteken Jokowi pada Jumat (13/3/2020).


Protokol kesehatan digalakkan

Untuk menekan laju penyebaran virus, protokol kesehatan pun digalakkan. Kebiasaan 3M yakni: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menjadi protokol kesehatan yang wajib dijalankan setiap orang.


Namun dengan kasus di Indonesia terus bertambah, para ahli menambah 3M menjadi 5M yakni ditambah dengan: menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Masyarakat pun diingatkan agar 5M tetap harus dilakukan meski program vaksinasi COVID-19 sudah dijalankan.

https://movieon28.com/movies/always-and-forever/


Chip Makin Langka di Dunia, Produksi HP Terancam


Sejak pertengahan 2020, stok chip semikonduktor semakin langka dan harganya terus meningkat. Kelangkaan ini berdampak pada banyak industri, termasuk bisnis ponsel.

Nah, pada 2021 ini, kelangkaan chip tersebut bukannya membaik malah semakin mengkhawatirkan. Setidaknya ada dua pabrikan ponsel asal China, yang notabene adalah negara konsumen chip semikonduktor terbesar di dunia.


Dua pabrikan itu adalah Xiaomi dan Realme, utamanya karena keduanya baru merilis ponsel yang menggunakan prosesor flagship Snapdragon 888. Yaitu Redmi K40 dan Realme GT 5G.


Dalam konferensi pers saat meluncurkan Redmi K40, President of Xiaomi China Lu Weibing menyatakan bahwa stok chip untuk tahun ini sudah habis. Sembari menegaskan bahwa ini adalah kelangkaan yang sangat besar.

https://movieon28.com/movies/young-aunt/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar